Logo BeritaSatu

MenLH Didesak Tolak MP3EI

Selasa, 20 Desember 2011 | 07:13 WIB
Oleh : B1

KLH sedang mencari formula.

Para aktivis lingkungan menantang menteri lingkungan hidup (MenLH) menolak program unggulan pemerintah, MP3EI (Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia), karena tidak berwawasan lingkungan.

"MP3EI itu sama sekali tidak berwawasan lingkungan. Saya harapkan menLH bisa datang ke Hatta (Rajasa) dan tolak itu," kata Surna Tjahja, pengamat lingkungan, di Jakarta, Senin(19/12).

Nada keras juga dilontarkan oleh Berry Nahdian Furqan, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi), yang mengkritik karena dalam konsiderannya, MP3EI tidak menyebut UU 32 Tahun 2009 (UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup).

"Itu nonsense kalau bernuansa lingkungan. Walaupun dikatakan akan diatur melalui KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) dan sebagainya, tapi latar belakangnya saja tidak mengacu pada UU Lingkungan," kata Berry.

KLH Cari Formula
Menteri Lingkungan Hidup (MenLH), Balthasar Kambuaya, mengatakan masih mencari formula untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tanpa merusak lingkungan.

"Kita sedang berpikir keras soal itu (MP3EI) karena pertumbuhan 7 persen kita upayakan, tetapi harus perhatikan lingkungan. Kita kan di bawah Kesra, jadi kita selalu sampaikan soal itu. Boleh saja kita pacu untuk ekonomi tetapi lingkungan harus dijaga," kata Balthasar, saat diminta komentaar mengenai desakan untuk menolak MP3EI.

Balthasar mencontohkan adanya penambahan produksi harus memperhatikan persyaratan Amdal.

"Misalnya, ada penambahan produksi, kita harus hati-hati soal itu, harus lihat Amdal yang baik, entah Freeport atau batubara, kita akan lihat soal itu," kata Balthasar.

MenLH juga mengatakan otonomi daerah memang menjadi perhatian karena adanya kewenangan daerah untuk mengeluarkan ijin.

"Makanya nanti kita koordinasi untuk hati-hati keluarkan ijin. Memang agak rumit sedikit dari struktur pengelolaan lingkungan," kata Balthasar yang memiliki latar belakang pendidikan ekonomi itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Barang Bukti Kasus Tewasnya Brigadir J, Ada 3 Pistol

Polri melimpahkan barang bukti kasus tewasnya Brigadir J, Salah satu barang bukti yang dilimpahkan, adalah pistol.

NEWS | 4 Oktober 2022

NEC Indonesia akan Tampilkan Solusi Keuangan Digital di WFIS 2022

PT NEC Indonesia (NEC Indonesia) akan menampilkan solusi keuangan digitalnya termasuk solusi electronic Positive Identification (ePID)di gerai NEC pada acara “World Financial Innovation Series (WFIS) 2022” yang akan digelar pada 4-5 Oktober 2022 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

NEWS | 4 Oktober 2022

Moeldoko Sebut Lahan di Bima Cocok untuk Budidaya Sorgum

Moeldoko menyebutkan lahan di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai cocok untuk budidaya tanaman sorgum.

NEWS | 4 Oktober 2022

Nasdem Calonkan Anies, Wagub Riza: Itu Hak Setiap Parpol

Nasdem mengusung Gubernur Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Wagub Riza menilai, keputusan itu merupakan hak setiap parpol.

NEWS | 4 Oktober 2022

Anies Maju Capres 2024, Wagub: Saya Dukung Prabowo

Anies Baswedan dicalonkan sebagai presiden pada Pemilu 2024. Namun, Wagub DKI Riza Patria hanya akan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

NEWS | 4 Oktober 2022

Capaian Vaksinasi Rendah, Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM, baik di Jawa-Bali maupun di luar Jawa-Bali, salah satu alasannya karena vaksinasi Covid-19 masih rendah.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pengamat Militer: Oknum Prajurit TNI “Tendangan Kungfu” Harus Disanksi Tegas

Khairul Fahmi meminta agar oknum prajurit TNI yang melakukan kekerasan “tendangan kungfu” diberi sanksi tegas.

NEWS | 4 Oktober 2022

Surya Paloh Pastikan Pencapresan Anies Baswedan Tidak Terkait Isu di KPK

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menegaskan langkah pencapresan Anies Baswedan tidak terkait dengan isu dugaan kasus korupsi Formula E Jakarta di KPK.

NEWS | 4 Oktober 2022

Besok, Ferdy Sambo Dkk Dilimpahkan ke Kejari Jaksel

Polri akan melimpahkan Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J

NEWS | 4 Oktober 2022

Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Dihentikan Sementara

Seluruh sentra vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), dihentikan sementara, karena stok vaksin tak tersedia.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BLT Jadi Katalis Positif Tingkat Kepuasan untuk Jokowi

BLT Jadi Katalis Positif Tingkat Kepuasan untuk Jokowi

EKONOMI | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings