Logo BeritaSatu

PGRI: Kurang Koordinasi Pusat dan Daerah, Tunjangan Guru Belum Dicarikan

Senin, 6 April 2015 | 07:08 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / CAH

Jakarta - Ketua Umum Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo mengungkapkan tunjangan profesi guru pegawai negeri sipil daerah (TPG PNS ) yang semestinya diterima dalam bentuk tri wulan, sampai sejauh ini belum cair. Jika sesuai dengan sistem seharusnya akhir Maret dana telah dicairkan oleh setiap daerah.

Berdasarkan surat keputusan perihal TPG PNS daerah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), dana tersebut selambat - lambatnya diterima pada 16 April sesuai dengan pedoman petunjuk teknis penyaluran tunjangan melalui mekanisme transfer daerah yang telah keluarkan pada 31 Januari 2015.

"Secara sistem, pemerintah sejauh ini belum mampu. Seharusnya, jika sistemnya tri wulan perhitungannya, Januari, Februari dan Maret, akhir Maret semua sudah terima," ujar Sulistyo kepada Beritasatu.com, Senin, (6/4) Pagi.

Ia mengungkapakan, jika dana akan dicairkan pada 16 April, pihaknya mewakili PGRI menunggu dan berharap dana yang diterima tepat waktu dan tepat jumlah.

Menurut Sulistyo, berdasarkan pengalaman seringkali surat keputusan (SK) Mendikbud tidak sama dengan SK daerah. Misalnya, SK kabupaten ada 2000 guru yang harus bayar tentu berbeda dengan pusat yang hanya menyiapkan anggaran untuk 1000 guru sesuai dengan SK Mendikbud.

"Hal semacam ini, yang sering terjadi dan pemerintah daerah tentu tidak langsung membayarkan ke 1000 guru karena untuk menghindari kecemburuan, dan menahan anggaran dana tersebut," ujarnya.

Ia mengharapkan agar pemerintah dapat melakukan koordinasi yang baik agar dana yang disalurkan dari pusat ke daerah tidak ada masalah. Pasalnya rata-rata guru hanya mengandalkan gaji dan tunjangan dari pemerintah tidak ada pekerjaan sampingan lain. Jika memungkinkan, PGRI mengharapkan dana tunjangan profesi dapat disalurkan setiap bulan layaknya gaji

"Kami berharap diberikan setiap bulan melekat langsung bersama gaji agar perencanaan penggunaan dibayar setiap bulan dan jelas, tetapi sejauh ini pemerintah secara sistem belum mampu, jika uangnya tentu ada," kata Sulistyo.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Banjir di MTsN 19 Jakarta, KPAI Ingatkan Sekolah Aman Bencana Wajib Memiliki Jalur Evakuasi

Merespons bencana banjir di MTsN 19 Jakarta Selatan, KPAI mengingatkan sekolah aman bencana wajib memiliki jalur evakuasi dan SOP penanganan bencana.

NEWS | 7 Oktober 2022

Rakernas I PKN: Pasek Ingatkan Kader Jangan Turun Gunung

Ketum PKN Gede Pasek Suardika menyemangati ribuan kader untuk bekerja lebih keras agar lolos verifikasi faktual menuju Pemilu 2024.

NEWS | 7 Oktober 2022

Cuaca Ekstrem, BMKG Peringatkan Waspadai Gelombang Tinggi hingga 6 Meter di Wilayah Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada hari ini dan besok.

NEWS | 7 Oktober 2022

3 Siswa MTsN 19 Jakarta Meninggal Tertimpa Tembok Roboh, Menag Beri Santunan

Menag Yaqut Cholil Qoumas menyatakan rasa belasungkawa atas kejadian yang menimpa MTsN 19 Jakarta menyebabkan tiga korban tewas.

NEWS | 7 Oktober 2022

Analisis BPBD DKI, Tembok MTsN 19 Tak Mampu Menahan Air

Berdasarkan hasil kaji cepat sementara oleh BPBD DKI Jakarta, robohnya tembok MTsN 19 Pondok Labu.

NEWS | 7 Oktober 2022

Awas, Cuaca Hari Ini, Jaksel dan Jaktim Diprediksi Hujan Disertai Petir

Cuaca hari ini, BMKG memprakirakan cuaca Jakarta Selatan dan Jakarta Timur alami hujan disertai petir pada Jumat (7/10/2022) siang.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kemenag Beri Santunan Korban Banjir di MTsN 19 Pondok Labu

Kementerian Agama (Kemenag) akan memberi santunan bagi korban meninggal dunia dan luka-luka akibat banjir MTsN 19, Pondok Labu, Jakarta Selatan

NEWS | 7 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Momen Perdamaian Suporter di Indonesia

Tragedi Kanjuruhan bisa menjadi momen bagi perdamaian suporter dan menghilangkan permusuhan serta kebencian.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kunjungi Korban Musibah MTsN 19, Anies: Peristiwa Ini Pembelajaran

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengunjungi keluarga korban meninggal dunia akibat musibah MTsN 19 Jakarta yang roboh akibat banjir, Kamis malam.

NEWS | 7 Oktober 2022

Anies: Pemprov DKI Akan Perbaiki Fasilitas Gedung MTsN 19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI akan memperbaiki fasilitas Gedung MTsN 19 yang rusak akibat robohnya tembok.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Dirut LIB Pasrah

Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Dirut LIB Pasrah

BOLA | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings