Logo BeritaSatu

Ojek Berbasis Aplikasi Turunkan Angka Kemiskinan Jakarta

Kamis, 1 Oktober 2015 | 19:15 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / B1

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyatakan angka kemiskinan di DKI Jakarta tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Penurunan angka kemiskinan paling banyak disumbangkan dengan adanya ojek berbasis aplikasi yang marak di Jakarta.

Berdasarkan data BPS DKI Jakarta, jumlah penduduk miskin pada bulan Maret 2015 ada sebanyak 398.920 jiwa atau 3,93 persen dari total jumlah penduduk di DKI Jakarta. Sedangkan pada September 2014, jumlah penduduk miskin di Jakarta mencapai 412.790 jiwa atau 4,09 persen.

Advertisement

Artinya, jumlah penduduk miskin di Ibu Kota mengalami penurunan sebanyak 13.870 jiwa atau 0,16 persen dibandingkan September 2014.

Kepala BPS DKI Jakarta, Nyoto Widodo mengatakan penurunan angka kemiskinan dikarenakan lapangan pekerjaan yang disediakan di Jakarta sangat terbuka luas. Sayangnya, lapangan kerja yang terbuka luas tersebut umumnya ada di sektor informal.

“Hanya sayangnya, masih kebanyakan sektor informal yang masih berperan. Seharusnya, sektor-sektor formal harus digenjot supaya penyerapan APBD lebih cepat lagi. Kalau informal kita masih kuat, dan masih berperan banyak,” kata Nyoto di Kantor BPS DKI, Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat, Kamis (1/10).

Beberapa sektor informal yang memberikan kontribusi pada penurunan angka kemiskinan di tahun ini adalah banyaknya usaha kuliner dam ojek berbasis aplikasi beroperasi di Jakarta. Bahkan banyak warga Jakarta yang tak bosan-bosannya melakukan wisata kuliner.

Sedangkan untuk transportasi umum, warga Jakarta sudah banyak melirik menggunakan ojek berbasis aplikasi. Selain murah, ojek berbasis aplikasi ini menawarkan keamanan dan kenyamanan penumpang.

“Kuliner itu kan informal. Usaha kuliner di Jakarta itu nggak pernah sepi. Begitu juga dengan ojek berbasis aplikasi, barangkali itu juga berpengaruh. Walaupun katanya dimasalahkan. Tapi secara ekonomi keberadaan ojek tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta,” ujarnya.

Selain dapat menampung ratusan tukang ojek, ojek berbasis aplikasi ini termasuk ekonomi kerakyatan yang tidak berpengaruh pada naiknya nilai dolar Amerika Serikat. Serta tidak terpengaruh pada krisis global.

“Berapa banyak orang yang tertampung disitu. Ojek berbasis aplikasi itu ekonomi kerakyatan. Itu tidak berpengaruh pada naiknya dolar. Juga tidak terpengaruh krisis global,” ungkapnya.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

TAG: 
BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sandiaga Optimistis Target Transaksi Travex 2023 Tercapai

Sandiaga mengatakan, antusiasme seller dan buyer cukup tinggi, mengingat produk pariwisata dan ekonomi kreatif terbaik hadir dalam pameran Travex 2023.

NEWS | 6 Februari 2023

TSI Perkenalkan Solo Safari di ASEAN Tourism Forum 2023

Taman Safari Indonesia (TSI) turut memperkenalkan proyek terbarunya, Solo Safari di perhelatan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023, Jogja Expo Center, Yogyakarta.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Wowon, Polisi Cari Bukti ke Mesir

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya berencana mencari bukti baru kasus pembunuhan berantai oleh Wowon dan kawan-kawan ke Mesir.

NEWS | 5 Februari 2023

Taruna Merah Putih Gelar Cap Go Meh untuk Rekatkan Persatuan

Taruna Merah Putih Provinsi DKI Jakarta menggelar Festival Cap Go Meh Nusantara untuk rekatkan persatuan.

NEWS | 6 Februari 2023

Ribuan Pengunjung Padati Bogor Street Festival Cap Go Meh 2023

Sedikitnya 50.000 warga masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia datang untuk menyaksikan Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh 2023, Minggu (5/2/2023).

NEWS | 5 Februari 2023

1 Abad NU, PKB Bertekad Tingkatkan Kesejahteraan Nahdliyin

DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar acara tasyakuran 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) pada hari ini, Minggu (5/2/2023) malam.

NEWS | 6 Februari 2023

Persiapan 1 Abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo Sudah 100%

Persiapan resepsi puncak 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Gelora Delta Sidoarjo 100% telah siap.

NEWS | 5 Februari 2023

Harlah Seabad NU, Jajaran PBNU Silaturahmi ke Ponpes Keluarga Ganjar

Jajaran PBNU bersilaturahmi ke Ponpes keluarga Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, yakni Ponpes Roudlotus Sholichiin Sukawarah di Purbalingga.

NEWS | 6 Februari 2023

Anak Obesitas Lebih Rentan jika Terkena Demam Berdarah

Pada anak-anak dengan obesitas, apabila terkena demam berdarah dengue (DBD) bisa mengalami gejala yang lebih berat.

NEWS | 6 Februari 2023

Gus Yahya: Muktamar Fikih Peradaban Bahas Piagam PBB

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar Muktamar Fikih Peradaban sebagai rangkaian acara peringatan Satu Abad NU di Surabaya, Senin (6/2/2023).

NEWS | 5 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menit Ke-15, Kane Bawa Tottenham Ungguli Manchester City

Menit Ke-15, Kane Bawa Tottenham Ungguli Manchester City

BOLA | 13 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE