Logo BeritaSatu

PGRI Pertanyakan Larangan Merayakan Hari Guru

Selasa, 8 Desember 2015 | 19:15 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / HA

Jakarta - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mempertanyakan surat edaran yang dikeluarkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi tentang larangan merayakan hari guru.

Edaran itu dikeluarkan tanggal 7 Desember 2015 kepada gubernur, bupati, kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota.

Advertisement

Menurut Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Sulistiyo, perayaan ulang tahun tidak ada kaitannya dengan profesionalisme. Perayaan itu dilaksanakan pada hari Minggu di mana semua guru libur dari aktivitas mengajar tanpa mengorbankan siswa di jam belajar.

“Saya sangat mempertanyakan latar belakang menteri melarang guru menghadiri perayaan ini. Sungguh dangkal sekali jika pemerintah menganggap kedatangan guru untuk menghadiri peringatan ulang tahun adalah bentuk kurang profesionalismenya,” kata Sulistiyo di Jakarta, Selasa (8/12).

Sulistiyo mengatakan surat edaran itu tidak akan mempengaruhi agenda perayaan HUT Guru yang akan dihadiri oleh 100.000 guru di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, hari Minggu (13/12). Dalam acara itu, PGRI juga mengundang Presiden Joko Widodo, sehingga guru diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Saya meyakini presiden akan tetap datang menemui para tenaga pendidik ini yang akan datang dari seluruh penjuru Indonesia untuk memberikan pengarahan,” kata Sulistiyo.

Menurutnya, kehadiran 100.000 guru dalam HUT PGRI sebagai rangkaian Hari Guru Nasional (HGN) tanggal 25 November lalu, bukanlah tanpa alasan. PGRI selalu membuat hajatan besar setiap satu dasawarsa, terlebih tahun ini PGRI sudah berusia 70 tahun.

“PGRI pun tidak pernah mengagendakan untuk melakukan demonstrasi jika memang alasan Menpan mengeluarkan Surat edaran itu karena takut guru berdemo,” ujarnya.

Sebelumnya, Menpan dan RB Yuddy Chrisnandi mengeluarkan surat edaran tanggal 7 Desember perihal Surat Peringatan HUT PGRI yang meminta para guru agar menghindari semua bentuk aktivitas yang dapat mengurangi citra guru sebagai pendidik profesional, antara lain ikut serta dalam peringatan HUT PGRI pada 13 Desember nanti yang dikemas sebagai bagian dari rangkaian HGN 2015.

Terkait surat edaran itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan rencananya akan mempublikasikan secara luas lewat iklan di banyak media massa cetak nasional. Namun, sejumlah kritik dari praktisi pendidikan bermunculan sehingga iklan tersebut langsung dibatalkan sehari sebelum disiarkan di media massa.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ditangkap Densus 88, Tersangka Pembunuh Sopir Taksi Online Ditahan di Polda Metro

Pelaku anggota Densus 88 ditangkap sekitar pukul 16.30 WIB sore di kawasan Bekasi, Jawa Barat tak lama setelah jasad sopir taksi online ditemukan.

MEGAPOLITAN | 7 Februari 2023

Indef Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2023 Bakal Meredup

Indef memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 berada pada kisaran 4,7 persen hingga 4,9 persen.

EKONOMI | 8 Februari 2023

KPK Duga Ada yang Pengaruhi Saksi Kasus Lukas Enembe

Tim penyidik KPK mendalami dugaan adanya pihak yang memengaruhi saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Terduga Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online Masih Aktif di Densus 88

Identitas pelaku pembunuhan seorang sopir taksi onoine berinisial HS, seorang anggota Densus 88 yang masih aktif ini disampaikan oleh penyidik.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Dongkrak Penjualan 2023, BELL Andalkan Omnichannel

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) melanjutkan strategi omnichannel untuk mendongkrak penjualan di tahun 2023.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Jumlah Korban Pelecehan Seksual Ibu Muda di Jambi Kemungkinan Bertambah

Subdit IV Ditreskrimum Polda Jambi masih terus melakukan penyidikan terhadap kasus pelecehan seksual yang dilakukan tersangka Yunita Asri kepada belasan anak-anak.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Kejagung Tetapkan dan Tahan Tersangka Kelima Kasus Korupsi BTS 4G Kominfo

Irwan Hermawan (IH), selaku Komisaris PT Solitech Media Sinergy jadi tersangka kelima kasus

NASIONAL | 7 Februari 2023

Tiket Kereta Api Mahal, Penumpang: Kayak Harga Pesawat

Masyarakat mengeluhkan harga tiket kereta yang tinggi. Mahalnya tiket kereta api bahkan banyak disebut hampir setara dengan harga tiket pesawat.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Pabrik Kasur di Tenjo Bogor Terbakar, Petugas Kewalahan Padamkan Api

Besarnya api yang membakar pabrik kasur membuat petugas pemadam kebakaran hingga berita ini diturunkan belum bisa memadamkan api.

MEGAPOLITAN | 7 Februari 2023

Pemerintah Didesak Segera Tetapkan KLB Gagal Ginjal Akut

Tim Advokasi untuk Kemanusiaan mendesak status kejadian luar biasa (KLB) segera ditetapkan pada kasus gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA).

NASIONAL | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPK Duga Ada yang Pengaruhi Saksi Kasus Lukas Enembe

KPK Duga Ada yang Pengaruhi Saksi Kasus Lukas Enembe

NASIONAL | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE