Logo BeritaSatu

Pemuda Jadi Ujung Tombak Jaga Toleransi

Minggu, 24 Januari 2016 | 11:05 WIB
Oleh : Yustinus Paat / PCN

Kutacane – Pemuda mempunyai peran besar dalam sejarah perjuangan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Sejak Kebangkitan Nasional tahun 1908, Sumpah Pemuda 1928, Kemerdekaan RI 1945 sampai reformasi 1998, pemuda mempunyai peran penting untuk menjaga dan melestarikan eksistensi Negara Kasatuan Republik Indonesia. Bahkan Presiden Pertama Indonesia Ir. Soekarno pernah mengatakan "Berikan aku 10 pemuda, maka kuguncangkan dunia."

Ketua Umum Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa menilai, peran pemuda masih sangat dibutuhkan oleh bangsa ini, khususnya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pemuda, kata Karolin, dapat menjadi ujung tombak menjaga toleransi dan kurukunan dalam masyarakat Indonesia yang beraneka ragam. Apalagi, keberagaman ini dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menghancurkan bangsa.

Hal ini disampaikan oleh Karolin dalam acara Musyawarah Komisiariat Daerah (Muskomda) Aceh di Balai Diklat BKPP Kutacane, Aceh Tenggara pada Sabtu (23/1). Dalam acara ini hadir, Wakil Bupati Aceh Tenggara Ali Basrah, Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Medan Elias Semangat Sembiring, OFM, Cap, sejumlah anggota DPRD Faisal (Partai Aceh), Bustami (PDIP), Nazaruddin (PDIP), Roy Tarigan (Demokrat), Syamsiar (Golkar), dan Ketua DPC PDIP Aceh Tenggara Kasiman, serta Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Tenggara Deni Febrian Rosa.

"Salah satu tantangan bangsa kita sekarang ini adalah bagaimana meramu keberagaman sehingga menjadi kekuatan bangsa dalam menghadapi berbagai masalah. Saling menghargai, menghormati, dan menjaga toleransi merupakan cara-cara yang dapat digunakan menjaga keberagaman. Dalam konteks ini, pemuda bisa menjadi ujung tombak untuk menjaga toleransi tersebut," ujar Karolin dalam seminar yang bertajuk Kebersamaan dalam Keberagaman.

Karolin menilai, perbedaan dan keberagaman itu bisa menjadi musibah jika tidak dikelola dengan baik. Apalagi, masyarakat Indonesia sangat majemuk, terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan aliran kepercayaan.

"Berhadapan dengan kenyataan keberagaman ini, tidak lain yang bisa dilakukan adalah membuka diri, membangun dialog, dan komunikasi sehingga bisa memahami dan mengerti satu sama lain, serta menghargai dan menghormati orang yang berbeda dengan kita," jelas dia.

Karena itu, Karolin mendorong pemuda untuk aktif di kegiatan-kegiatan organisasi kepemudaan. Dalam organisasi tersebut, pemuda, katanya, harus menjalankan kaderisasi yang baik dan kegiatan-kegiatan organisasi yang bisa mengembangkan diri dan membangun komunikasi dengan organisasi kepemudaan lain.

"Di organisasi kepemudaan memang harus ditempa dan dibentuk sehingga menjadi kader-kader yang berkualitas, bernilai, dan berintegritas sehingga mampu membuka diri, berdialog, dan berkomunikasi dengan orang lain yang berbeda baik dari segi suku, agama, maupun ras. Misalnya, Pemuda Katolik berdialog dan bekerja sama dengan Pemuda Muslin, Kristen, Hindu, Budha, Konghucu, atau aliran kepercayaan lain untuk membangun toleransi dan menjaga keberagaman di masyarakat," terang dia.

Hal senada diungkapkan juga oleh Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Tenggara Deni Febrian Rosa. Menurut Deni, pemuda di Aceh Tenggara telah berkomitmen menjaga kebersamaan dan toleransi di masyarakat Aceh Tenggara.

"Kami Pemuda di Aceh Tenggara, menjalankan kegiatan-kegiatan yang bisa mempererat satu sama lain dan menjaga keberagaman, seperti kegiatan seni dan budaya, olahraga, dan forum kebersamaan. Bahkan, saya berinisiatif akan meminta legalisasi Forum Pemuda Lintas Agama untuk menjaga toleransi di Aceh Tenggara," ungkap Deni.

Dia juga mengharapkan agar pemuda menghilangkan rasa emosional dan egosektoral. Pemuda, katanya, harus lebih membuka diri, aktif di organisasi sosial-kemasyarakatan dan belajar banyak sehingga tidak terlibat dalam narkoba, tindakan kriminal, dan teroris.

Sementera itu, Ketua Demisioner Komda Pemuda Katolik Aceh Kikin Tarigan mengaku merasa terbantu dengan kebersamaan pemuda di Aceh Tenggara serta pemerintah daerah yang menerima keberadaan Pemuda Katolik khususnya dan umat katolik umumnya di Aceh Tengggara.

"Meskipun kami minoritas di Aceh Tenggara, tetapi kerja sama antara pemuda dan pemerintah daerah Aceh Tenggara yang sangat baik, kami merasa dibantu, difasilitasi, bahkan sembilan gereja di Aceh Tenggara sudah mendapat Izin Mendirikan Bangunan semua. Itulah indahnya kebersamaan dalam keberagaman," tutur Kikin seraya menyampaikan terima kasih kepada Pemda Aceh Tenggara.

Sebagaimana diketahui, Musyawarah Komisariat Daerah (Muskomda) merupakan salah satu kegiatan Pemuda Katolik yang diselenggarakan daerah (setingkat Provinsi) sekali dalam tiga tahun. Muskomda dilakukan untuk mengevaluasi dan menetapkan program-program organisasi di tingkat daerah. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk memberhentikan, memilih, dan menetapkan kepengurusan Komisariat Daerah.

Komda Aceh menyelenggarakan Muskomda di Aceh Tenggara, salah satu kabupaten di Aceh. Daerah yang dipimpin oleh H. Hasanuddin Beruh dan Ali Basrah ini sangat majemuk, namun yang patut diapresiasi dari daerah ini, yakni tidak pernah terdengar kerusuhan yang berbau SARA. Mayoritas penduduknya beragama Muslin, disusul Kristen Protestan dan Kristen Katolik. Sementara suku bangsa yang hidup di Aceh Tenggara sangat banyak, yakni suku Alas, suku Gayo, suku Batak, suku Karo, suku Minangkabau, suku Singkil, suku Aceh, suku Batak Mandailing, suku Jawa, suku Sunda, suku Nias, suku Melayu, dan suku Tionghoa.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kemenag Beri Santunan Korban Banjir di MTsN 19 Pondok Labu

Kementerian Agama (Kemenag) akan memberi santunan bagi korban meninggal dunia dan luka-luka akibat banjir MTsN 19, Pondok Labu, Jakarta Selatan

NEWS | 7 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Momen Perdamaian Suporter di Indonesia

Tragedi Kanjuruhan bisa menjadi momen bagi perdamaian suporter dan menghilangkan permusuhan serta kebencian.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kunjungi Korban Musibah MTsN 19, Anies: Peristiwa Ini Pembelajaran

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengunjungi keluarga korban meninggal dunia akibat musibah MTsN 19 Jakarta yang roboh akibat banjir, Kamis malam.

NEWS | 7 Oktober 2022

Anies: Pemprov DKI Akan Perbaiki Fasilitas Gedung MTsN 19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI akan memperbaiki fasilitas Gedung MTsN 19 yang rusak akibat robohnya tembok.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kamis Malam, Anies Kunjungi Korban Tembok Roboh MTsN 19

Anies mengatakan sebelumnya Wali Kota Jakarta sudah mendatangi lokasi dan bertemu dengan keluarga korban MTsN 19. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Verifikasi Terakhir Stadion Kanjuruhan oleh LIB Tahun 2020

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut PT LIB,  tidak melakukan verifikasi ulang di Stadion Kanjuruhan. Verifikasi terakhir dilakukan 2020.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kapolri: Tersangka Tragedi Kanjuruhan Bisa Bertambah

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa jumlah tersangka tragedi Kanjuruhan masih dimungkinkan untuk bertambah.

NEWS | 7 Oktober 2022

Jaksa Agung Harap STIH Adhyaksa Jadi Tonggak Perubahan Hukum di Indonesia

STIH Adhyaksa merupakan sekolah tinggi hukum yang diselenggarakan oleh Yayasan Karya Bhakti Adhyaksa sejak 26 Januari 2022 lalu.

NEWS | 7 Oktober 2022

Lesti Kejora Diisukan Akan Umrah untuk Tenangkan Diri

 Lesti Kejora dikabarkan akan umrah. Hal itu diungkapkan sahabat Lesti, Tiara Marleen dalam unggahan di media sosialnya, @Tiara_marleen1.

NEWS | 6 Oktober 2022

Akademisi PTIQ: Teladani Rasulullah dalam Praktik Bernegara

Abdul Muid Nawawi mengatakan, meneladani Rasulullah dalam hal berbangsa dan bernegara adalah akhlaknya.

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kemenag Beri Santunan Korban Banjir di MTsN 19 Pondok Labu

Kemenag Beri Santunan Korban Banjir di MTsN 19 Pondok Labu

NEWS | 16 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings