Logo BeritaSatu

Operasi Tinombala, TNI-Polri Kepung Santoso dari Segala Arah

Selasa, 10 Mei 2016 | 13:14 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / CAH

Jakarta - Operasi pengejaran kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso alias Abu Wardah di hutan pegunungan Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) telah dipastikan diperpanjang. Pasukan gabungan TNI-Polri yang berkekuatan sekitar 2.000 personel, dengan sandi operasi Tinombala 2016, bertekad menuntaskan Santoso Cs.

“Kita bertekad terus melakukan pengejaran terhadap kelompok Santoso. Polri dan TNI bertekad untuk menuntaskan penegakkan hukum terhadap kelompok ini. Kita tidak ingin kelompok ini menjadi besar dan kemudian mengancam kehidupan masyarakat,” kata Kadiv Humas Polri Brigjen Boy Rafly Amar di Mabes Polri, Selasa (10/5).

Advertisement

Jadi, Boy melanjutkan, tujuan perpanjangan operasi itu untuk memastikan bahwa upaya pengejaran terhadap para pelaku terus berlangsung. Mengingat faktor geografis yang luas tentu proses ini memerlukan waktu. Boy juga mengatakan jika personil yang ada telah cukup dan pihaknya akan memikirkan langkah yang terbaik agar mereka cepat ditangkap.

“Kita sudah melakukan pengepungan dari berbagai arah. Kita lihat medannya sangat berat. Tentu ini tidak bisa dalam waktu singkat. Mereka juga mobile, tetapi titik koordinat mereka pada umumnya sudah diketahui, hanya untuk mencapai dan menemukan mereka perlu perjuangan. Perpanjangan masa operasi ini dapat menjadi solusi menemukan tempat persembunyian mereka,” urainya.

Seperti diberitakan saat ini konsentrasi pasukan masih pada wilayah yang diyakini dimana Santoso dan anak buahnya terkepung, yakni mulai dari Desa Patiwunga Kecamatan Poso Pesisir Selatan, sampai ke dataran Napu yang meliputi kecamatan Lore Utara, Lore Timur, Lore Piore, dan Lore Tengah.

Operasi Tinombala adalah operasi di bawah komando Polda Sulteng yang dimulai sejak 10 Januari 2016 dan melibatkan sekitar 2.000 personel gabungan TNI-Polri, antara lain dari satuan Brimob, Kostrad, Marinir, Raider, dan Kopasus.

Namun, hingga operasi yang ditargetkan berakhir 10 Maret 2016, upaya untuk melumpuhkan kelompok ini secara tuntas belum juga membuahkan hasil. Santoso, pimpinan kelompok itu, masih bergerilya di hutan pegunungan Poso.

Operasi pun diperpanjang sejak 10 Maret dan berakhir 8 Mei 2016 kemarin. Namun lagi-lagi masa perpanjangan ini belum juga berhasil melumpuhkan Santoso meski diklaim bahwa kelompok itu sudah terkepung dan ketiadaan pasokan logistik. Hingga kini diperkirakan masih ada sekitar 24 orang yang masih dikejar dari 39 orang yang dikejar saat operasi ini dimulai. Mereka mempersenjatai diri dengan senapan pabrikan seperti SS-1 dan M-16.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Satu Abad NU, Denny Malik Tertantang Buat Koreografi untuk 12.000 Anggota Banser

Denny Malik mengaku tertantang menjadi koreografer bagi 12.000 anggota Banser saat puncak peringatan Harlah Satu Abad NU atau Nahdlatul Ulama. 

NEWS | 28 Januari 2023

Tempat Penimbunan BBM di Cilegon Kebakaran, Terdengar Suara Ledakan

Kebakaran melanda tempat penimbunan BBM di Kota Cilegon, Jumat (27/1/2023) malam. Terdengar beberapa kali suara ledakan. Sebanyak 2 mobil dan 6 motor hangus.

NEWS | 28 Januari 2023

Angkot Terbalik dan Tabrak Motor di Mandailing Natal, 1 Orang Tewas

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Mandailing Natal. Sebuah angkot menabrak motor yang menyebabkan satu orang meninggal dan tiga lainnya terluka. 

NEWS | 28 Januari 2023

Puncak Peringatan Harlah Satu Abad NU Digelar 7 Februari 2023

Puncak Peringatan Harlah Satu Abad NU atau Nahdlatul bakal digelar meriah dan diramaikan sejumlah musisi ternama Tanah Air pada 7 Februari 2023. 

NEWS | 28 Januari 2023

29 Rumah di Lumajang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Sebanyak 29 rumah warga di Dusun Krajan, Desa Barat, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang rusak diterjang angin puting beliung, Jumat (27/1/2023). 

NEWS | 28 Januari 2023

KLHK Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan yang Adil dan Nyata

KLHK memperkuat kerja sama dan kolaborasi antar pihak guna mendorong penegakan hukum lingkungan yang adil dan berdampak nyata.

NEWS | 28 Januari 2023

Ibu Mahasiswa UI: Anak Saya Ditabrak dan Dilindas, Mungkinkah Jadi Tersangka?

Ira Adi Saputra, ibu almarhum Hasya Atallah mahasiswa UI yang tewas ditabrak mengaku kecewa sang anak justru ditetapkan polisi sebagai tersangka.

NEWS | 27 Januari 2023

Jurusan Bisnis Masih Pilihan Favorit Calon Mahasiswa

Rektor IBI Kwik Kian Gie, Hisar Sirait mengatakan belajar di jurusan bisnis menjadi investasi masa depan karena membuka kesempatan di pasar kerja global.

NEWS | 28 Januari 2023

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi III Dorong Humas Perguruan Tinggi Kolaborasi

Dikti mendorong agar Humas perguruan tinggi dapat berkolaborasi antarperguruan tinggi maupun dengan media massa.

NEWS | 27 Januari 2023

Sopir Audi A8 Bantah Tabrak Mahasiswi Cianjur Selvi Amalia

Yudi Junadi, kuasa hukum keluarga Selvi Amalia Nuraini menyatakan, sopir mobil Audi A8 sudah membantah jadi pelaku tabrak lari mahasiswi Cianjur itu. 

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Cak Imin: Mutu dan Kualitas Pendamping Desa Harus Maju

Cak Imin: Mutu dan Kualitas Pendamping Desa Harus Maju

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE