Logo BeritaSatu

Warga Rembang Tolak Moratorium Pabrik Semen

Senin, 8 Agustus 2016 | 13:20 WIB
Oleh : Stefi Thenu / JEM

Semarang - Warga Rembang menolak adanya moratorium pabrik semen yang diusulkan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. Pembangunan pabrik semen harus didukung sepanjang memiliki dokumen amdal (analisis mengenai dampak lingkungan).

"Kami menolak adanya usulan Ganjar kepada Presiden (Joko Widodo) untuk moratorium pembangunan pabrik semen," tegas Ketua LSM Semut Abang Rembang, Suparno kepada SP, Senin (8/8).

Gubernur Ganjar Pranowo pekan lalu mengusulkan agar Presiden Joko Widodo melakukan moratorium pembangunan pabrik semen di Indonesia. Sebab pembangunannya selalu menjadi polemik di tengah masyarakat.

Menurutnya, moratorium salah satu cara yang bisa ditempuh untuk menghindari polemik. Sebab dengan mengeluarkan moratorium, secara otomatis semua izin pendirian pabrik semen baru akan ditolak.

Hal itu diusulkjan Ganjar menanggapi adanya hasil pertemuan warga lereng pegunungan Kendeng dengan Presiden di Jakarta, Selasa (2/8) lalu. Ganjar menilai, moratorium juga bisa menjadi solusi mencegah kerusakan lingkungan.

Gusno, sapaan akrab Suparno, menegaskan, di tengah proses pembangunan, pemerintah gencar melakukan pembangunan infrastruktur, dan itu tak bisa dilepaskan dari kebutuhan semen.

Maka, keberadaan pabrik semen menurutnya menjadi sangat penting dan vital. "Kalau kemudian harus dihentikan, dasarnya apa? Harus jelas, jangan cuma karena ada yang menolak, lantas dimoratorium, itu sangat tidak fair," tegasnya.

Gusno mencontohkan, kendati mendukung pembangunan pabrik semen, pihaknya tetap mengkritisi yakni mendukung jika telah dilengkapi Amdal. Selain itu, pabrik harus mampu menyejahterakan rakyat di sekitarnya. Mereka harus merekrut tenaga kerja lokal.

Menurut Gusno, sangat tidak bijak jika usulan moratorium didasarkan atas adanya konflik terkait pembangunan pabrik semen. Adanya pihak yang pro dan kontra, menurutnya, adalah sesuatu yang lumrah dalam iklim demokrasi.

"Nonsen kita mau membangun infrastruktur tanpa adanya semen. Itu sama saja dengan mundur 50 tahun," tukasnya.

Pihaknya juga menolak usulan Ganjar agar pembangunan pabrik semen yang sudah berjalan dibatalkan. "Pabrik semen Rembang sudah hampir rampung. Kok sekarang ada yang usul agar dihentikan atau dibatalkan. Kami kecewa dan sangat sesalkan pernyataan itu. Ganjar sebaiknya segera mencabut pernyataan itu," tegasnya.

Menurut Gusno, pabrik semen Rembang secara hukum juga legal, karena pihak PTUN Semarang pada 16 April 2015 telah menolak gugatan warga yang menolak pembangunan pabrik semen itu.

Dalam putusan majelis hakim PTUN Semarang, dipaparkan fakta bahwa wilayah pabrik semen milik Semen Indonesia tidak tumpang tindih dengan wilayah CAT Watuputih yang ditetapkan berdasarkan Keppres No.26/2011.

Wilayah penambangan juga terbukti berada di luar kawasan imbuhan air sehingga tidak masuk wilayah konservasi dan boleh dilakukan kegiatan penambangan.

Hal itu juga dikuatkan kesaksian pakar geologi dari UGM Eko Haryono yang menegaskan, kawasan karst di Rembang tidak termasuk dalam bentangan alam karst yang dilindungi.

Menurut Eko, hanya ada tiga kawasan karst dilindungi di Indonesia, yaitu kawasan Sukolilo, Gunung Sewu, dan kawasan karst Gombong. "Kawasan karst Rembang termasuk dalam katagori karst muda sehingga di lokasi itu dapat dilakukan pengelolaan atau budidaya apa pun termasuk penambangan," katanya.

Pembangunan pabrik semen Rembang berkapasitas 3 juta ton tersebut, saat ini mencapai 94 persen, dan ditargetkan beroperasi pada akhir tahun ini.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kunjungi Korban Musibah MTsN 19, Anies: Peristiwa Ini Pembelajaran

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengunjungi keluarga korban meninggal dunia akibat musibah MTsN 19 Jakarta yang roboh akibat banjir, Kamis malam.

NEWS | 7 Oktober 2022

Anies: Pemprov DKI Akan Perbaiki Fasilitas Gedung MTsN 19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI akan memperbaiki fasilitas Gedung MTsN 19 yang rusak akibat robohnya tembok.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kamis Malam, Anies Kunjungi Korban Tembok Roboh MTsN 19

Anies mengatakan sebelumnya Wali Kota Jakarta sudah mendatangi lokasi dan bertemu dengan keluarga korban MTsN 19. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Verifikasi Terakhir Stadion Kanjuruhan oleh LIB Tahun 2020

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut PT LIB,  tidak melakukan verifikasi ulang di Stadion Kanjuruhan. Verifikasi terakhir dilakukan 2020.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kapolri: Tersangka Tragedi Kanjuruhan Bisa Bertambah

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa jumlah tersangka tragedi Kanjuruhan masih dimungkinkan untuk bertambah.

NEWS | 7 Oktober 2022

Jaksa Agung Harap STIH Adhyaksa Jadi Tonggak Perubahan Hukum di Indonesia

STIH Adhyaksa merupakan sekolah tinggi hukum yang diselenggarakan oleh Yayasan Karya Bhakti Adhyaksa sejak 26 Januari 2022 lalu.

NEWS | 7 Oktober 2022

Lesti Kejora Diisukan Akan Umrah untuk Tenangkan Diri

 Lesti Kejora dikabarkan akan umrah. Hal itu diungkapkan sahabat Lesti, Tiara Marleen dalam unggahan di media sosialnya, @Tiara_marleen1.

NEWS | 6 Oktober 2022

Akademisi PTIQ: Teladani Rasulullah dalam Praktik Bernegara

Abdul Muid Nawawi mengatakan, meneladani Rasulullah dalam hal berbangsa dan bernegara adalah akhlaknya.

NEWS | 6 Oktober 2022

Syngenta Perkenalkan Ekosistem Pertanian Centrigo di Indonesia

Centrigo menawarkan solusi menyeluruh dan terintegrasi dalam mengatasi hambatan untuk mencapai produktivitas dan keuntungan yang lebih tinggi.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kunjungi Korban Musibah MTsN 19, Anies: Peristiwa Ini Pembelajaran

Kunjungi Korban Musibah MTsN 19, Anies: Peristiwa Ini Pembelajaran

NEWS | 18 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings