Logo BeritaSatu

Koalisi 7 Partai Capai Kesepakatan "Asal Bukan Ahok"

Senin, 8 Agustus 2016 | 17:39 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta - Meski tidak mengumumkan dua nama untuk dijadikan pasangan calon (paslon) yang akan diusung bersama, Koalisi Kekeluargaan dari tujuh partai politik sepakat akan memilih pemimpin yang lebih baik dari petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDI Perjuangan, Bambang Dwi Hartono mengatakan musyawarah yang dilakukan tujuh partai politik ini berjalan dengan suasana kekeluargaan. Dari musyawarah tersebut, ketujuh partai tersebut mencapai satu kesepakatan.

“Kami berhasil memformulasikan kriteria seperti apa kira-kira pemimpin Jakarta yang akan kita perjuangkan untuk dipilih warga Jakarta. Mudah-mudahan pilihan ini menggambarkan apa yang dicita-citakan dan dimimpikan setelah sekian waktu warga Jakarta menyaksikah kiprah pemimpin yang sekarang,” kata Bambang seusai pertemuan di Restoran Bunga Rampai, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/8).

Ketujuh partai yang menghadiri pertemuan yaitu PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional.

Menurutnya, ketujuh partai sudah sepakat pemimpin yang akan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 harus mempunyai kriteria alim, bijaksana, beradab, santun, beretika, bersih, dan cerdas.

“Mudah-mudahan bisa membantu masyarakat. Jadi kita butuh pemimpin seperti itu. Tidak perlu suasana gaduh. Jakarta bisa kita tinggali dengan suasana kondusif. Jadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.

Diharapkan paslon yang akan diusung bersama ini, dapat memperbaiki sistem penyerapan anggaran daerah DKI Jakarta serta memulihkan kembali hubungan legislatif dan eksekutif yang sempat menegang.

“Penyerapan anggaran saja masih kurang 30 persen. Mungkin karena pencernaan kurang baik. Hal itu patut diduga karena komunikasi kurang baik antara legislatif dan eksekutif,” paparnya.

Ke depan, bila paslon dari koalisi ini menang, maka paslon ini harus mampu membina komunikasi dengan legislatif semakin bagus. Sehingga proses perencanaan anggaran di DKI semakin bagus dan matang.

“Kalau sekarang kan memprihatinkan. Anggaran yang terserap hanya untuk belanja pegawai, seperti gaji pegawai. Belanja modal tidak terserap,” ungkapnya.

Diakuinya, dalam pertemuan tadi, tidak dibahas secara spesifik nama-nama paslon yang akan diusung ketujuh partai politik ini. Langkah ke depan, Koalisi Kekeluargaan akan memilih paslon sesuai dengan kriteria yang telah disepakati bersama.

“Tidak ada. Kami tidak menyebutkan tokoh. Kriteria itu mudah-mudahan memudahkan mencari tokoh. Semua kemingkinan ada. Kalau lihat kursi PDIP cukup tapi kita tidak ingin sendiri. Bisa kita jadikan contoh semua kekuatan politik bisa membangun Jakarta bersama,” tuturnya.

Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Eko Patrio mengakui masing-masing partai mempunyai dapur sendiri dan mekanisme yang berbeda. Namun, semua perbedaan itu bisa disatukan jika ingin membangun daerah yang menyejahterakan rakyat.

“Jadi kesepakatan kita hari ini akan kita bawa ke tingkat yang lebih tinggi. Kita sudah sepakat yang kita ajukan dengan kriteria yang tadi disebutkan Mas Bambang. Ini sudah merupakan yang baik dan bagus. Pertemuan ini mencerahkan karena partai sudah memiliki kesepakatan. Insya Allah kita sudah sepakat. Solid tujuh partai,” tegas Eko.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, M Taufik mengatakan pembantukan koalisi tujuh partai politik ini merukan anugerah bagi kemajuan demokrasi di Indonesia. Meski tidak menyebutkan nama pasangan calon secara spesifik, semua orang sudah banyak tahu siapa-siapa saja yang akan dicalonkan.

“Nama sudah banyak yang tahu. Pokoknya, kita punya pasangan calon yang menang. Tetapi yang penting. Kita kumpul tujuh partai politik punya rasa satu yang kuat. Ini suatu anugerah. Pertemuah tujuh partai ini atas izin yang maha kuasa,” kata Taufik.

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Nachrowi Ramli mengungkapkan adanya kriteria pemimpin yang arif, bijaksana, bersih, cerdas dan santun serta beretika bukan untuk memojokkan pemimpin DKI Jakarta yang sekarang.

Melainkan, ketujuh partai politik ini ingin pemimpin yang terpilih dalam Pilgub DKI, dapat lebih baik lagi dari pemimpin yang sekarang.

“Kita akan menggodok. Kita tidak bilang yang sekarang enggak begitu, bukan. Tetapi ke depan kita ingin punya yang seperti itu dan lebih baik lagi,” kata pria yang akrab disapa Nara ini.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ancam Bawa Bom di Tas, Penumpang Singapore Airlines Ditangkap

Polisi menangkap seorang pria berusia 37 tahun dalam penerbangan Singapore Airlines setelah dia diduga menyerang awak kabin dan mengancam bawa bom di tas jinjingnya.

NEWS | 28 September 2022

Berkas Lengkap, Ferdy Sambo dan Tersangka Lain Segera Disidang

Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara Irjen Ferdy Sambo dan tersangka lainnya dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J telah lengkap.

NEWS | 28 September 2022

Gelar Wisuda Kejar Paket A-C, PKBM JICT Luluskan 124 Peserta

Wisuda ini sebagai bentuk apresiasi JICT kepada 124 peserta didik yang akhirnya lulus dan dapat menerima ijazah.

NEWS | 28 September 2022

Seleksi PPPK Guru 2022 Dibuka September, Ini Syarat Ketentuannya

Penerimaan PPPK guru ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat terutama oleh para guru honorer.

NEWS | 28 September 2022

Wartawan Terima Upeti dari Tambang Emas, Ini Kata Ketua PWI Papua Barat

PWI Papua Barat akan mengambil sikap tegas bahkan akan mencabut keanggotaan wartawan yang menerima upeti dari tambang emas ilegal.

NEWS | 28 September 2022

4 Tahun Terakhir, Dinas Pertamanan DKI Bangun 100 Taman

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta menyebutkan selama empat tahun terakhir telah membangun sebanyak 100 taman.

NEWS | 28 September 2022

Pelaku Pungli terhadap Soleh Solihun Sudah Dipecat

Samsat Jakarta Selatan menghentikan pelaku pungli yang dialami oleh komika Soleh Solihun saat melakukan cek fisik kendaraan.

NEWS | 28 September 2022

Komedian Soleh Solihun Ungkap Ada Pungli di Samsat Jaksel

Komedian Soleh Solihun mengungkap pungli (pungutan liar) di Samsat Polres Metro Jakarta Selatan ketika sedang mengurus perpanjangan STNK.

NEWS | 28 September 2022

Presiden Jokowi Serahkan Bansos di Kantor Pos Jailolo

Saat mengunjungi Kantor Pos Jailolo, Presiden Jokowi menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi para penerima manfaat.

NEWS | 28 September 2022

TECH Dukung Menteri Nadiem Wujudkan Digitalisasi Pendidikan

IndoSterling Technomedia (TECH) melalui aplikasi Edufecta siap mendukung Menteri Nadiem mewujudkan digitalisasi pendidikan tingkat dasar dan menengah.

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
SiCepat Dukung Ekosistem Digital Lewat BUMN Startup Day

SiCepat Dukung Ekosistem Digital Lewat BUMN Startup Day

EKONOMI | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings