Logo BeritaSatu

TNI Minta Polisi Tangkap Perekayasa Ceramah Panglima TNI di Petamburan

Selasa, 20 Desember 2016 | 14:17 WIB
Oleh : Robertus Wardi / PCN

Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) meminta kepolisian untuk menangkap pelaku rekayasa ceramah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di markas salah satu ormas Islam di Petamburan Jakarta Pusat pada acara Maulid Nabi Muhammad, 11 Desember lalu. Ceramah yang diklaim disampaikan langsung oleh Gatot adalah fitnah dan tidak benar.

"Kami serahkan ke pihak terkait (polisi, Red) untuk mencari dan menangkapnya. Polisi adalah aparat penegak hukum," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto di Jakarta, Selasa (20/12).

Advertisement

Ia menjelaskan, TNI tidak bisa bertindak sendiri untuk menangkap pelaku. Pasalnya, tindak pelaku adalah wilayah kerja kepolisian.
Saat ditanya apakah sudah ada laporan dari kepolisian soala identitas pelaku, dia menegaskan, belum ada pemberitahuan. TNI menunggu saja kerja polisi.

Sebelumnya, beredar di sosial media (Sosmed) mengenai ceramah Gatot di wilayah Petamburan. Dalam ceramah tersebut, ditulis seolah-olah Gatot Nurmantyo yang menyampaikan ceramah itu.

Kutipan cermahan yang beredar di antaranya adalah "Oleh sebab itu, kita wajib berhati-hati karena saat ini China komunis mulai mengobok-obok negeri ini. Mereka memasukan banyak tenaga kerja ke Indonesia dan minggu lalu Presiden mengingatkan kepada pengusaha untuk menggunakan Yuan."

Wuryanto menyatakan, ceramah yang mengatasnamakan Gatot Nurmantyo adalah tidak benar dan tidak bertanggung jawab. Isi ceramah sangat tendensius dan cenderung berupaya memecah belah bangsa serta mengandung ujaran kebencian.

Menurutnya, pada hari Minggu (11/12), pukul 18.30 WIB, Gatot didampingi istri, Nenny Gatot Nurmantyo mengantar keberangkatan Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara dalam rangka kunjungan kerja ke India dan Iran, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Pada hari Senin (12/12), Gatot didampingi pejabat Mabes TNI melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Selama kegiatan di Provinsi NAD, Panglima TNI beserta rombongan meninjau langsung korban gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, serta memberikan bantuan berupa makanan cepat saji, obat-obatan, rumah sakit lapangan, tim medis, dan alat berat TNI.

Dengan demikian, pada tanggal 11 Desember, Gatot sama sekali tidak menghadiri ceramah di Ormas yang berlokasi di wilayah Petamburan tersebut. Gatot sibuk dengan tugas dan pekerjaannya.





Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ratusan Warga Bersenjata Tajam Menyerang Polres Malinau

Ratusan warga bersenjata tajam menyerang Polres Malinau, Kalimantan Utara lantaran tidak terima setelah ada warga yang tewas akibat tertembak peluru polisi.

NASIONAL | 6 Februari 2023

PPA Lakukan Pendampingan Psikologis terhadap Korban Pedofilia Ibu Muda

Pendampingan psikologis dan sosial terhadap anak-anak korban seks menyimpang (pedofilia) segera diberikan oleh PPA Provinsi Jambi.

NASIONAL | 5 Februari 2023

Angin Kencang Sebabkan Atap Pusat Belanja di Serang Roboh, 2 Luka

Sebuah atap salah satu pusat perbelanjaan di Kota Serang, Minggu (5/2/2023) sore roboh lantaran angin kencang.

NASIONAL | 5 Februari 2023

PGIW Apresiasi Nahdlatul Ulama sebagai Organisasi Islam Toleran

Ketekunan Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga dan merawat toleransi antar kerukunan umat beragama telah dirasakan oleh seluruh umat agama lai.

NASIONAL | 5 Februari 2023

Polda Metro: Bripka Madih Tak Konsisten soal Laporan Sengketa Tanah

Polda Metro nilai Bripka Madih tak konsisten soal laporan sengketa tanah milik orang tuanya yang sempat dilaporkannya pada 2011 silam.

NASIONAL | 5 Februari 2023

Top News, Penembakan Calon Anggota DPD hingga Pengakuan Duloh Setubuhi Korbannya

Berita penembakan calon anggota DPD RI Bengkulu hingga pengakuan Duloh bersetubuh dengan mertua Wowon menjadi berita terpopuler

NASIONAL | 4 Februari 2023

Korban Gempa Cianjur Diminta Pastikan Termasuk Penerima Bantuan Perbaikan Rumah

Warga korban gempa di Cianjur diminta memastikan rumahnya masuk dalam penerima bantuan perbaikan rumah yang sudah diumumkan di sejumlah desa terdampak.

NASIONAL | 4 Februari 2023

Kesehatan Lukas Enembe, Komnas HAM dan KPK Lakukan Koordinasi

Guna memastikan diperhatikannya hak-hak tahanan dalam hal ini Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe, Komnas HAM melakukan koordinasi dengan KPK.

NASIONAL | 3 Februari 2023

Bakamla RI Berpartisipasi Latihan Sea Lion SAR Avitex

Bakamla RI berpartisipasi dalam latihan yang digelar Turkish Coast Guard karena kedua negara menghadapi tantangan serupa dalam menjaga keamanan wilayah

NASIONAL | 16 Mei 2022

Kepala BNPT Apresiasi Upaya ESQ Jaga Pancasila dan NKRI

Upaya ESQ guna menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mendapatkan apresiasi.

NASIONAL | 16 Mei 2022


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dangkal, Gempa Turki Sedalam 17,7 Km dengan Magnitudo 7,8

Dangkal, Gempa Turki Sedalam 17,7 Km dengan Magnitudo 7,8

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE