Logo BeritaSatu

KIP Sebut 6 Partai Menolak Terbuka

Selasa, 20 Desember 2016 | 16:23 WIB
Oleh : FMB

Jakarta - Dari 10 partai politik (parpol) yang berada di DPR RI, berdasarkan penilaian Komisi Informasi Pusat (KIP) hanya ada empat parpol yang masuk peringkat keterbukaan informasi publik. Meskipun, hasil penilaian empat parpol tersebut masih dikategorikan tidak informatif.

Keempat partai tersebut adalah, Partai Gerindra di peringkat pertama dengan 25,97 poin, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di peringkat kedua dengan 17,94 poin, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di urutan ketiga dengan 16,73 poin dan Partai Amanat Nasional (PAN) di peringkat keempat dengan nilai 10,70.

Ditemui usai memberikan Ketua KIP, John Fresly mengungkapkan alasan mengapa hanya empat parpol yang masuk peringkat. Menurutnya, enam partai lainnya tidak cukup kooperatif dalam merespon tahapan verifikasi yang dilakukan tim monitoring dan evaluasi (monev).

"Parpol lainnya itu kurang menunjukan respon, di mana baru pada tahapan pertama yang mereka diberi kuesioner itu tidak merespon secara baik. Sehingga tidak mungkin dilanjutkan lagi ke tahap kedua," ungkap John di Istana Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Selasa (20/12).

Ditambah lagi, lanjutnya, enam parpol tersebut tidak memenuhi kewajibannya memberikan informasi sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 15 UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam Pasal 15 menyebutkan informasi Publik yang wajib disediakan oleh partai politik adalah asas dan tujuan, program umum dan kegiatan partai politik, nama, alamat dan susunan kepengurusan dan perubahannya. Kemudian, pengelolaan dan penggunaan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selanjutnya, informasi mengenai mekanisme pengambilan keputusan partai, keputusan partai yang berasal dari hasil muktamar/kongres/munas dan/atau keputusan lainnya yang menurut anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai terbuka untuk umum. Serta, informasi lain yang ditetapkan oleh Undang-Undang yang berkaitan dengan partai politik.

John juga menyebutkan bahwa enam parpol tersebut tidak mempunyai pejabat atau pengurus yang ditunjuk khusus untuk melayani permintaan indormasi. Padahal, dalam UU Keterbukaan Informasi Publik, PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) wajib dan sangat mendasar untuk dimiliki.

"(Keberadaan)Juru bicara pun tidak cukup. Karena PPID berbeda tugas dan fungsi dari juru bicara. PPID itu memang mendokumentasikan semua catatan-catatan dokumen. Semua informasi yang terkait dengan partai politik tersebut. Khususnya dalam hal parpol itu ada anggaran APBN, APBD, atau sumbangan masyarakat yang masuk ke parpol itu," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, ada 10 parpol yang memiliki wakilnya di DPR RI. Tetapi, ternyata hanya empat partai yang merespon verifikasi yang dilakukan KIP, yaitu Gerindra, Hanura, PKS dan PAN. Sedangkan, enam partai sisanya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golkar, Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Nasdem tidak merespon dengan baik sehingga tidak ada penilaiannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Guru Besar UGM Meninggal Terseret Ombak, Ini Imbauan BNPB

Terkait periwisata guru besar UGM yang meninggal terseret ombak, BNPB mengingatkan masyarakat terkait keamanan berwisata di pantai.

NEWS | 25 September 2022

Jelang Kunjungan Kamala Harris, Korut Lepas Rudal Balistik

Jelang kunjunan Wapres AS Kamala Harris, Korut menembakkan rudal balistik ke arah timur di lepas pesisir pantai pada Minggu (25/9/2022).

NEWS | 25 September 2022

Perubahan Jam Kerja Dinilai Belum Maksimal Kurangi Kemacetan Jakarta

Rekayasa lalu lintas seperti pengaturan jam kerja tidak bisa dijadikan satu-satunya tumpuan kebijakan dan belum maksimal kurangi kemacetan di Jakarta.

NEWS | 25 September 2022

Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster Hari Ini Sebanyak 44.853

Update vaksinasi Covid-19 dosis booster atau dosis ketiga diberikan kepada 44.853 orang pada hari ini, Minggu (25/9/2022).

NEWS | 25 September 2022

UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar yang Meninggal Terseret Ombak

UGM memberikan penghormatan terakhir kepada guru besar Fakultas Kedokteran Prof Samekto Wibowo yang meninggal dunia setelah terseret ombak.

NEWS | 25 September 2022

Gubernur Lukas Enembe Disebut Bermain Judi di Tiga Negara

Gubernur Papua, Lukas Enembe diduga pernah berjudi di tiga negara berdasarkan informasi dari orang-orang terdekatnya.

NEWS | 25 September 2022

Update Covid-19: Kasus Positif Hari Ini Naik 1.411

Update Covid-19 pada hari ini, Minggu (25/9/2022), kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 1.411 kasus.

NEWS | 25 September 2022

Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II Hampir Rampung

Progres pembangunan konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II hampir rampung dengan penyelesaian mencapai 93 persen.

NEWS | 25 September 2022

Soal Dewan Kolonel, Puan Sebut Itu Hanya Nama

Ketua DPP PDIP Puan Maharani tak ambil pusing terkait adanya pembentukan Dewan Kolonel oleh sejumlah anggota di internalnya.

NEWS | 25 September 2022

Cerita Cak Imin Minta Uang ke Taufiq Kiemas Saat Lamar Istri

Cak Imin atau Muhaimin Iskandar, yang juga Ketua Umum PKB, pernah minta uang ke mendiang Taufiq Kiemas saat melamar istri.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tyson Fury Peringatkan Joshua: Teken Kontrak atau Batal!

Tyson Fury Peringatkan Joshua: Teken Kontrak atau Batal!

SPORT | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings