Logo BeritaSatu

Jakarta Butuh 7.800 Kilometer Jaringan Pipa Air Bersih

Rabu, 11 Oktober 2017 | 15:17 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta – Agar seluruh warga Jakarta dapat terlayani air bersih, idealnya dibutuhkan jaringan pipa air bersih sepanjang 19.500 kilometer (km). Saat ini, jaringan pipa air bersih yang terpasang sudah mencapai sekitar 11.700 km.

Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jaya, Erlan Hidayat mengatakan sejak konsesi kerja sama dengan dua mitra operator air bersih swasta dilakukan pada tahun 1997, sudah ada 11.700 km pipa air bersih yang terpasang. Dengan rincian, Palyja memasang pipa air sepanjang 5.482 km dan Aetra sepanjang 6.178 km.

“Sebenarnya kalau ditanya, perlu berapa kilometer pipa lagi yang harus dipasang supaya seluruh masyarakat terlayani, saya sulit menjawabnya. Karena tergantung kondisi daerah. Kita punya daerah yang terkotak dengan baik, ada juga daerah yang tidak terkotak dengan baik,” kata Erlan saat ditemui di Kantor PDAM Jaya, Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (11/10).

Karena, untuk mencapai suatu kelompok masyarakat, dibutuhkan pipa yang disesuaikan dengan kondisi geografis pemukiman warga. Sehingga ia tidak dapat mengestimasikan secara tepat, kecuali bila sudah ada detail engineering-nya.

“Tetapi bila berdasarkan logika matematika sederhana bisa seperti ini. Kalau (menurut data BPS) 12.000 km pipa itu sudah melayani 62 persen penduduk Jakarta, maka idealnya ya perlu 19.500 km,” ujarnya.

Artinya, sudah hampir separuh lebih, PDAM Jaya bersama kedua mitra swastanya mengembangkan jaringan pipa baru untuk mencapai rumah warga. Dengan begitu, masih ada 7.500 km pipa lagi yang harus dikembangkan agar mencapai layanan 100 persen ke warga DKI Jakarta.

“Belum lagi kita juga harus mengganti pipa yang sudah rusak,” tuturnya.

Erlan menjelaskan, sejak berlangsungnya kerja sama dengan swasta pada tahun 1997 hingga tahun 2015, volume air baku yang didapatkan PDAM Jaya tetap sama, yaitu sebanyak 18.025 liter per detik (lpd). Besaran itu untuk melayani sekitar 840.000 pelanggan di wilayah barat dan timur Jakarta.

“Kalau ditanya airnya dari mana? Sebagian besar 81 persen berasal dari Tarum Barat. Air masuk dari timur, diambil dulu oleh Aetra untuk diolah di IPA Buaran dan Pulogadung. Artinya, sampai di ujung, airnya berkurang. Dari sini baru dikirim ke IPA Pejompongan,” tuturnya.

Kondisi ini membuat, wilayah Timur Jakarta mengalami cukup air, sedang wilayah barat mengalami kekurangan air. Untuk itu, Palyja pun menambah pasokan air dengan membeli air dari Cisadane, Tangerang. Jadi masing-masing mengolah air yang sama yaitu sekitar 9.000 lpd. Belum lagi, sambungan ke rumah susun (rusun) dan apartemen, yang bisa melayani 200 keluarga untuk satu tower.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Diteriaki Presiden Saat Jadi Pembicara di Rakor PAN Jateng

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo kembali diteriaki "Ganjar Presiden" saat menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Partai Amanat Nasional (PAN) Jateng.

NEWS | 2 Desember 2022

Saatnya Mengajak Masyarakat Berperan Aktif Mengendalikan Virus HIV

Saat ini penderita kasus HIV di Indonesia berada di rentang usia 25-49 tahun dengan jumlah penderita sebanyak 69,7% pada tahun 2021.

NEWS | 2 Desember 2022

Polisi Ungkap Peran Istri dan Anak Ismail Bolong di Kasus Tambang Ilegal

Polri membeberkan peran istri dan anak Ismail Bolong dalam kasus tambang ilegal di Kaltim. Istri dan anak Ismail Bolong telah diperiksa penyidik kemarin.

NEWS | 2 Desember 2022

Tiba di DPR, Yudo Margono Didampingi Kasau, Kasad, dan Kapolri

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono tiba di Gedung DPR untuk menjalani fit and proper test, Jumat (2/12/2022).

NEWS | 2 Desember 2022

Kasus Tambang Ilegal Mencuat, Rumah Mewah Ismail Bolong Sepi

Rumah mewah Ismail Bolong di Kota Samarinda kini tampak sepi setelah mencuatnya kasus tambang ilegal di Kaltim yang menyeret namanya. 

NEWS | 2 Desember 2022

Bocoran Pertanyaan di Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Yudo Margono

Anggota Komisi I DPR Dave Laksono mengatakan akan menggali sejumlah persoalan kepada Laksamana Yudo Margono saat fit and proper test calon panglima TNI. 

NEWS | 2 Desember 2022

Transformasi Pembelajaran melalui Sekolah Responsif Gender

Program kolaboratif, kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia di bidang pendidikan bersama dengan UMSIDA (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo). 

NEWS | 2 Desember 2022

Disiplin Prajurit Jadi Materi Fit and Proper Test Calon Panglima TNI

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan akan mendalami soal disiplin prajurit TNI saat fit and proper test calon panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

NEWS | 2 Desember 2022

Bareskrim Segera Tetapkan Tersangka Kasus Mafia Tanah di Surabaya

Bareskrim Polri tengah mengusut kasus mafia tanah di Surabaya. Terkini, Bareskrim segera menetapkan tersangka kasus mafia tanah tersebut.

NEWS | 2 Desember 2022

Rumah Roboh Akibat Gempa Cianjur Mulai Diratakan

Rumah rumah roboh akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, mulai diratakan dengan menggunakan alat berat.

NEWS | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ganjar Diteriaki Presiden Saat Jadi Pembicara di Rakor PAN Jateng

Ganjar Diteriaki Presiden Saat Jadi Pembicara di Rakor PAN Jateng

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE