Logo BeritaSatu

E-Wallet dan AI, Ini Tren Fintech 2018

Jumat, 8 Desember 2017 | 13:47 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta - Kolaborasi perbankan dengan perusahaan financial technology (fintech), penggunaan intelijensia buatan (artificial intelligence/AI), e-wallet atau dompet elektronik dan regulasi yang semakin jelas akan menjadi tren teknologi finansial pada tahun 2018.

Elquino Simanjuntak, Chief Credit Officer Akseleran, menyampaikan empat tren yang akan berlaku pada industri fintech di tahun 2018 dalam Forum Diskusi Professional (Fordip) yang mengangkat tema ‘Financial Technology: Regulation, Infrastructure, Idea and Funding’ di Gedung MM UGM di Jakarta, hari ini. Tren tersebut adalah:

1.Kolaborasi Bank dan Lembaga Pembiayaan Konvensional dengan Fintech dalam Penyaluran Pinjaman
Saat ini peranan penyaluran kredit terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hanya sebesar 40 persen. Oleh karenanya, untuk mewujudkan perekonomian yang lebih maju para pelaku bisnis harus mendapat kemudahan akses dalam memperoleh pinjaman – terutama bagi Usaha Kecil Menengah (UKM). Selain itu, masih terdapat 160 juta masyarakat Indonesia yang belum menggunakan bank (unbanked). Fintech diharapkan bisa membentuk kolaborasi yang sinergi dengan bank dan lembaga pembiayaan konvensional untuk mengakomodasi kebutuhan ini dan mewujudkan inklusi keuangan.

2.Peluang Penggunaan Artificial Intelligence (AI) di Fintech
AI telah berkembang pesat selama beberapa tahun belakangan ini. Dengan semakin banyaknya interaksi konsumen di dunia digital, AI menjadi teknologi yang dikembangkan untuk melayani konsumen dengan lebih baik lagi. AI dapat diterapkan pada berbagai industri termasuk industri fintech. Dengan kecerdasan buatan ini, sebuah fintech P2P lending dapat dengan mudah melakukan seleksi kelayakan peminjam, berdasarkan data-data yang ada di dunia maya. Data finansial digabungkan dengan data di sosial media dapat menghasilkan prediksi perilaku calon peminjam terhadap pinjaman yang sedang diajukan. Tantangan ada pada sumber daya manusia yang harus belajar mengadaptasi teknologi AI ini ke industri fintech.

3.Penggunaan E-Wallet untuk Transaksi Offline
Tren yang akan menonjol di tahun 2018 adalah akan semakin banyaknya penggunaan e-wallet untuk transaksi offline. E-wallet yang biasanya diakses secara online juga akan hadir dalam versi offline menggunakan scan code QR. Jumlah saldo pada e-wallet akan berkurang setelah transaksi jual beli dinyatakan selesai. Kepraktisan transaksi offline nontunai ini sudah dibuktikan di Tiongkok dengan penggunaan Alipay dan WeChat sebagai alat pembayaran menggantikan uang tunai.

4.Regulasi untuk Fintech Semakin Jelas
Hingga akhir tahun 2016 silam tercatat ada 135 perusahaan fintech di Indonesia. Sekiranya ada 30 perusahaan yang sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh OJK. Akhir tahun lalu pemerintah sudah mengeluarkan ketentuan bagi penyelenggara bisnis peer-to-peer (P2P) lending atau fintech melalui POJK 77 tahun 2016 dan PBI 18/40 tahun 2016. Salah satu isi peraturan tersebut adalah jumlah pinjaman yang bisa disalurkan pun dibatasi maksimal Rp 2 miliar guna melindungi stabilitas sistem keuangan nasional. Di akhir tahun ini akan diterbitkan pula surat edaran OJK sebagai peraturan pelaksana (implementing regulation) dari POJK. Dengan adanya regulasi, diharapkan akan tercipta keseimbangan antara keamanan konsumen dengan standarisasi layanan fintech di Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rakernas I PKN: Pasek Ingatkan Kader Jangan Turun Gunung

Ketum PKN Gede Pasek Suardika menyemangati ribuan kader untuk bekerja lebih keras agar lolos verifikasi faktual menuju Pemilu 2024.

NEWS | 7 Oktober 2022

Cuaca Ekstrem, BMKG Peringatkan Waspadai Gelombang Tinggi hingga 6 Meter di Wilayah Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada hari ini dan besok.

NEWS | 7 Oktober 2022

3 Siswa MTsN 19 Jakarta Meninggal Tertimpa Tembok Roboh, Menag Beri Santunan

Menag Yaqut Cholil Qoumas menyatakan rasa belasungkawa atas kejadian yang menimpa MTsN 19 Jakarta menyebabkan tiga korban tewas.

NEWS | 7 Oktober 2022

Analisis BPBD DKI, Tembok MTsN 19 Tak Mampu Menahan Air

Berdasarkan hasil kaji cepat sementara oleh BPBD DKI Jakarta, robohnya tembok MTsN 19 Pondok Labu.

NEWS | 7 Oktober 2022

Awas, Cuaca Hari Ini, Jaksel dan Jaktim Diprediksi Hujan Disertai Petir

Cuaca hari ini, BMKG memprakirakan cuaca Jakarta Selatan dan Jakarta Timur alami hujan disertai petir pada Jumat (7/10/2022) siang.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kemenag Beri Santunan Korban Banjir di MTsN 19 Pondok Labu

Kementerian Agama (Kemenag) akan memberi santunan bagi korban meninggal dunia dan luka-luka akibat banjir MTsN 19, Pondok Labu, Jakarta Selatan

NEWS | 7 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Momen Perdamaian Suporter di Indonesia

Tragedi Kanjuruhan bisa menjadi momen bagi perdamaian suporter dan menghilangkan permusuhan serta kebencian.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kunjungi Korban Musibah MTsN 19, Anies: Peristiwa Ini Pembelajaran

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengunjungi keluarga korban meninggal dunia akibat musibah MTsN 19 Jakarta yang roboh akibat banjir, Kamis malam.

NEWS | 7 Oktober 2022

Anies: Pemprov DKI Akan Perbaiki Fasilitas Gedung MTsN 19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI akan memperbaiki fasilitas Gedung MTsN 19 yang rusak akibat robohnya tembok.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kamis Malam, Anies Kunjungi Korban Tembok Roboh MTsN 19

Anies mengatakan sebelumnya Wali Kota Jakarta sudah mendatangi lokasi dan bertemu dengan keluarga korban MTsN 19. 

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Harga Minyak Naik karena Pemotongan Produksi OPEC+

Harga Minyak Naik karena Pemotongan Produksi OPEC+

EKONOMI | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings