Logo BeritaSatu

Kabupaten Bungo Diterjang Banjir, 914 Rumah Warga Terendam

Selasa, 6 November 2018 | 08:49 WIB
Oleh : Radesman Saragih / CAH

Jambi - Banjir menerjang Kabupaten Bungo, Jambi. Bupati Bungo, Mashuri meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengevakuasi seluruh warga yang terdampak banjir di delapan desa di dua kecamatan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Warga yang rumahnya terendam dan tidak bisa lagi melakukan aktivitas sehari-hari perlu segera diungsikan dan diberi bantuan.

“Saya meminta BPBD Bungo segera mengevakuasi seluruh korban banjir di Kecamatan Jujuhan dan Jujuhan Ilir yang rumahnya sudah terisolir. Evakuasi korban banjir itu perlu segera dilakukan karena banjir cukup tinggi dan diperkirakan bakal terus naik. Warga yang rumahnya sudah terendam banjir jangan dibiarkan bertahan di rumah mereka agar tidak ada warga yang menjadi korban,”kata Mashuri ketika meninjau korban banjir di beberapa desa di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Senin (5/11).

Menurut Mashuri, penanganan banjir di daerah itu harus dilakukan secara cepat mencegah jatuhnya korban jiwa. Korban banjir yang rumahnya sudah teriolir harus segera diungsikan. Kemudian dapur umum juga harus segera didirikan mengantisipasi bertambahnya korban banjir yang mengungsi.

“Selain itu posko kesehatan juga perlu segera didirikan di desa-desa yang terendam banjir. Kemudian bantuan makanan, air bersih, obat-obatan dan pakaian juga harus segera disalurkan kepada korban banjir. Penanganan korban banjir ini harus dilakukan secepatnya hingga nanti penanganan pascabanjir,”ujarnya.

Sementara itu Kepala BPBD Bungo, Indones di di Muarabungo, Kabupaten Bungo, Jambi menjelaskan, jumlah korban banjir yang mengungsi di Bungo hingga Selasa (6/11) baru 20 kepala keluarga (KK). Korban banjir yang mengugsi itu terdapat di Desa Ujungtanjung, Kecamatan Jujuhan. Sebagian besar korban banjir di daerah itu masih bertahan di rumah mereka menunggu banjir surut.

Dijelaskan, banjir yang melanda delapan desa di Kecamatan Jujuhan dan Jujuhan Ilir, Bungo sejak Minggu – Selasa (4 – 6/11) menyebabkan 914 unit rumah warga terendam. Rumah warga yang terendam banjir di lima desa, Kecamatan Jujuhan mencapai 738 unit. Kemudian rumah warga yang terendam banjir di tiga desa, Kecamatan Jujuhan Ilir mencapai 176 unit. Satu rumah di Desa Ujungtanjung, Jujuhan hanyut terseret banjir. Namun tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut.

Sebagian besar warga yang rumahnya terendam banjir masih bertahan di rumah mereka. Mereka menunggu banjir surut. Warga yang mengungsi baru 20 KK, yakni di Desa Ujungtanjung, Jujuhan. Namun kami terus memantau kondisi banjir di lapangan.

“Bila rumah warga sudah terisolir banjir, warga akan kami evakuasi. Petugas BPBD dibantu relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) sudah siap mengevakuasi warga. Bantuan untuk korban banjir juga sudah disalurkan,” katanya.

Indones mengatakan, banjir yang melanda Kecamatan Jujuhan dan Jujuhan Ilir, Bungo disebabkan lualan air Sungai Jujuhan. Sungai tersebut meluap sejak Minggu (4/11) menyusul curah hujan yang terus meninggat di daerah itu pekan lalu. Luapan Sungai Jujuhan diperkirakan terus naik karena curah hujan di daerah itu masih tinggi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Perguruan Tinggi Dunia Apresiasi Kemendikbudristek Selenggarakan Program IISMA

IISMA adalah salah satu program paling kompetitif dari Kemendikbudristek yang diminati. Tahun ini jumlah pendaftar mencapai 7.500 mahasiswa dari 31 provinsi.

NEWS | 9 Desember 2022

Top News, Wakil Wali Kota Pagar Alam Meninggal dan Kebakaran Gedung Kemenkumham

Berita meninggalnya Wakil Wali Kota Pagaralam, Sumatera Selatan Muhammad Fadli dan kebakaran gedung Kemenkumham paling banyak dibaca.

NEWS | 9 Desember 2022

Soal Motif Bom Bunuh Diri Bandung, Pengamat Singgung ISIS dan KUHP

Pengamat terorisme, Stanislaus Riyanta menyinggung soal ISIS dan KUHP terkait motif Agus Sujatno melakukan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung.

NEWS | 9 Desember 2022

Patahan Cugenang, Pemicu Gempa Cianjur Belum Pernah Teridentifikasi

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, selama ini patahan Cugenang, pemicu gempa Cianjur, Jawa Barat, belum teridentifikasi.

NEWS | 9 Desember 2022

Aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Amalan Jihad

Aksi bom bunuh diri seperti bom Bandung itu, menurut Sekum DDI KH Suaib Tahir, bukan bagian amalan jihad.

NEWS | 9 Desember 2022

Hendra Kurniawan Bantah Menemui Ferdy Sambo pada 13 Juli

Hendra Kurniawan membantah keterangan mantan staf pribadi Ferdy Sambo yang menyebutnya menemui Ferdy Sambo di ruang Kadiv Propam Polri pada 13 Juli 2022.

NEWS | 8 Desember 2022

Eks Napiter Tegaskan Ekonomi Bukan Motif Bom Bunuh Diri

Pujianto alias Raider Bakiyah, mantan narapidana terorisme (napiter) mengatakan ekonomi bukan motif teroris melakukan bom bunuh diri.

NEWS | 8 Desember 2022

Masyarakat Harus Dibekali Kemampuan Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus bersatu memerangi terorisme. Pemerintah harus mulai membekali masyarakat dengan kemampuan mendeteksi dan pencegahan dini.

NEWS | 8 Desember 2022

Pernikahan Kaesang, Erick Thohir: Jokowi Ingin Festival Budaya

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Presiden Joko Widodo ingin konsep Festival Budaya sehingga dekat dengan rakyat saat menggelar pernikahan Kaesang Pangarep

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Sebut 97 Perusahaan Relokasi Pabrik ke Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, puluhan perusahaan melakukan relokasi pabrik ke berbagai daerah di Jateng.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pilarmas: IHSG di Bawah Tekanan, Saham-saham Ini Bisa Jadi Pilihan

Pilarmas: IHSG di Bawah Tekanan, Saham-saham Ini Bisa Jadi Pilihan

EKONOMI | 23 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE