Logo BeritaSatu

Pelosi Kembali Jadi Ketua DPR, Siap Lawan Trump

Jumat, 4 Januari 2019 | 05:53 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Washington - Nancy Pelosi diambil sumpahnya untuk kembali menjadi Ketua DPR Amerika Serikat, Kamis (3/1) waktu setempat, menasbihkan dirinya sebgai politikus perempuan paling tinggi dalam sejarah negara tersebut.

Pelantikan Pelosi, 78, juga memulai era baru dalam politik Amerika yang terbelah, dengan kembalinya mayoritas Partai Demokrat di DPR melawan pemerintahan Partai Republik yang dipimpin Presiden Donald Trump.

Advertisement

Dalam 50 tahun terakhir, Pelosi adalah orang pertama yang dua kali menjabat ketua DPR, dan satu-satunya perempuan yang pernah menduduki jabatan itu dalam sejarah politik Amerika.

DPR yang dikuasai Demokrat akan mengesahkan enam rancangan undang-undang pengeluaran yang akan mengakhiri kondisi government shutdown.

Namun, Senat Amerika yang dikuasai Partai Republik kemungkinan tidak akan menyetujui proposal DPR, sehingga bisa menempatkan Pelosi dalam posisi yang sulit.

Dia telah menegaskan tidak akan meluluskan permintaan dana US$ 5,6 mliar oleh Trump untuk membiayai pembangunan tembok perbatasan di wilayah selatan.

"Presiden memanfaatkan government shutdown untuk berusaha memaksakan pembangunan tembok yang mahal dan tidak efektif atas beban rakyat Amerika," ujarnya awal pekan ini. Di pihak lain, Trump menuduh Demokrat mempolitisasi masalah perbatasan ini.

Setelah dua tahun Partai Republik menguasai parlemen dan eksekutif, ini pertama kali Trump menghadapi perlawanan oposisi di parlemen, khususnya menyangkut government shutdown.

Debbie Walsh, Direktur Center for American Women and Politics, mengatakan pertemuan di Gedung Putih bulan lalu antara Trump, Pelosi, dan Senator Chuck Schumer yang menyajikan debat panas tentang pendanaan tembok perbatasan memberi gambaran tentang bagaimana hubungan ketua DPR sekarang dengan presiden.

Ketika itu, Trump mengatakan Pelosi tidak dalam posisi untuk menegosiasikan masalah keamanan perbatasan karena dia masih butuh suara untuk menjadi ketua DPR. Pelosi menjawab: "Pak Presiden, tolong jangan meremehkan kekuatan yang saya bawa dalam pertemuan ini sebagai pemimpin Demokrat di DPR, yang baru saja meraih kemenangan besar."

Walsh mengatakan pendekatan Pelosi yang "menantang secara terbuka" terhadap presiden itu dilakukan dengan cara yang "kuat, jelas, dan beradab".

Setelah itu, Pelosi akhirnya mendapatkan suara yang dibutuhkan untuk menjadi ketua DPR, meskipun dia masih menghadapi tantangan dari sejumlah koleganya sendiri yang menginginkan Demokrat untuk lebih progresif.

Pemakzulan
Ketua DPR yang baru mengambil sikap hati-hati soal wacana pemakzulan Trump, tetapi dia mendukung investigasi oleh berbagai komisi DPR yang berencana menyelidiki aktivitas bisnis presiden dan dugaan kontak dengan Rusia selama kampanye pemilihan presiden 2016.

Namun, dalam wawancara dengan NBC, Kamis (3/1), Pelosi berkata: "Kita tidak boleh melakukan pemakzulan dengan alasan politis, dan kita tidak bisa menghindari pemakzulan atas alasan politis."

Walsh mengatakan pada 2010 Pelosi berjasa memuluskan legislasi Affordable Care Act, salah satu peninggalan besar Presiden Barack Obama.

Ayah Pelosi pernah menjabat anggota Kongres Partai Demokrat dan Wali Kota Baltimore, tetapi Pelosi bisa dibilang lambat terjun ke politik, setelah dia sendiri punya anak.

"Saya terutama bangga menjadi ketua DPR dalam Kongres ini, yang menandai 100 tahun hak perempuan untuk memberikan suara," kata Pelosi dalam pidatonya setelah dilantik.

DPR AS saat ini menciptakan rekor baru dalam jumlah partisipasi perempuan, menghadapi seorang presiden yang banyak dikritik atas sikapnya terhadap perempuan. Tuduhan pelecehan seksual terhadap Trump, kebijakan pemerintahannya atas hak reproduksi, dan penunjukan Hakim Agung Brett Kavanaugh yang juga dituduh melakukan serangan seksual, telah memicu demonstrasi di berbagai penjuru negeri.

Jabatan ketua DPR menempatkan Pelosi sebagai perempuan paling kuat dalam politik AS untuk menghadapi Trump.

Pertama kali menjadi ketua DPR pada 2007, dia duduk di kursinya dengan dikelilingi cucunya, dan anak-anak para anggota Kongres.

"Dia bicara soal gender. Dia tidak mengatakan betapa beratnya sebagai seorang perempuan, tetapi dia bicara tentang perbedaan yang bisa dilakukan kaum perempuan ketika mereka menjabat, dan mengapa ini penting untuk memiliki mereka di sana," kata Walsh.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: VoA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Satu Abad NU, Denny Malik Tertantang Buat Koreografi untuk 12.000 Anggota Banser

Denny Malik mengaku tertantang menjadi koreografer bagi 12.000 anggota Banser saat puncak peringatan Harlah Satu Abad NU atau Nahdlatul Ulama. 

NEWS | 28 Januari 2023

Tempat Penimbunan BBM di Cilegon Kebakaran, Terdengar Suara Ledakan

Kebakaran melanda tempat penimbunan BBM di Kota Cilegon, Jumat (27/1/2023) malam. Terdengar beberapa kali suara ledakan. Sebanyak 2 mobil dan 6 motor hangus.

NEWS | 28 Januari 2023

Angkot Terbalik dan Tabrak Motor di Mandailing Natal, 1 Orang Tewas

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Mandailing Natal. Sebuah angkot menabrak motor yang menyebabkan satu orang meninggal dan tiga lainnya terluka. 

NEWS | 28 Januari 2023

Puncak Peringatan Harlah Satu Abad NU Digelar 7 Februari 2023

Puncak Peringatan Harlah Satu Abad NU atau Nahdlatul bakal digelar meriah dan diramaikan sejumlah musisi ternama Tanah Air pada 7 Februari 2023. 

NEWS | 28 Januari 2023

29 Rumah di Lumajang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Sebanyak 29 rumah warga di Dusun Krajan, Desa Barat, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang rusak diterjang angin puting beliung, Jumat (27/1/2023). 

NEWS | 28 Januari 2023

KLHK Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan yang Adil dan Nyata

KLHK memperkuat kerja sama dan kolaborasi antar pihak guna mendorong penegakan hukum lingkungan yang adil dan berdampak nyata.

NEWS | 28 Januari 2023

Ibu Mahasiswa UI: Anak Saya Ditabrak dan Dilindas, Mungkinkah Jadi Tersangka?

Ira Adi Saputra, ibu almarhum Hasya Atallah mahasiswa UI yang tewas ditabrak mengaku kecewa sang anak justru ditetapkan polisi sebagai tersangka.

NEWS | 27 Januari 2023

Jurusan Bisnis Masih Pilihan Favorit Calon Mahasiswa

Rektor IBI Kwik Kian Gie, Hisar Sirait mengatakan belajar di jurusan bisnis menjadi investasi masa depan karena membuka kesempatan di pasar kerja global.

NEWS | 28 Januari 2023

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi III Dorong Humas Perguruan Tinggi Kolaborasi

Dikti mendorong agar Humas perguruan tinggi dapat berkolaborasi antarperguruan tinggi maupun dengan media massa.

NEWS | 27 Januari 2023

Sopir Audi A8 Bantah Tabrak Mahasiswi Cianjur Selvi Amalia

Yudi Junadi, kuasa hukum keluarga Selvi Amalia Nuraini menyatakan, sopir mobil Audi A8 sudah membantah jadi pelaku tabrak lari mahasiswi Cianjur itu. 

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sean Dyche Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru Everton

Sean Dyche Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru Everton

BOLA | 17 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE