Logo BeritaSatu

Cassava Castle, Upaya Hilirisasi Pangan Alternatif Berbasis Singkong

Jumat, 19 Juli 2019 | 14:15 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Bandar Lampung, Beritasatu.com - Indonesia membutuhkan ketahanan pangan. Salah satunya adalah dengan diversifikasi pangan lewat pangan lokal ubi kayu atau singkong. Untuk mendekatkan inovasi teknologi itu, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pun meluncurkan pojok inovasi bernama Cassava Castle.

Cassava Castle dikelola Balai Besar Teknologi Pati (BBTP) BPPT di Lampung. Kehadiran pojok inovasi ini untuk mendongkrak pamor singkong (ubi kayu) bernilai ekonomi dan menjadi alternatif keragaman pangan.

Lokasinya dipilih di kawasan perkotaan Bandar Lampung karena bertujuan untuk mendekatkan teknologi dan terapannya ke masyarakat serta dunia industri. Selain itu, lokasi BBTP BPPT memang berjarak hanya 80 kilometer dari pusat kota.

Kepala BPPT, Hammam Riza mengatakan, di tempat ini para penyedia maupun pengguna teknologi dapat bertemu dan berdiskusi sambil menikmati aneka produk olahan pangan sehat dan inovatif yang dihasilkan oleh para tenant technopark Lampung Tengah.

"Berbagai produk pangan sehat di Cassava Castle ini menggunakan bahan baku produk-produk hasil kajian BPPT, seperti aneka beras sehat, tepung cassava instan, dan berbagai tepung pati termodifikasi," katanya dalam peresmian Pojok Inovasi Cassava Castle di Bandar Lampung, Jumat (19/7) pagi.

Hammam menambahkan, adanya pojok inovasi ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya usaha-usaha makanan dan minuman sehat yang menggunakan produk-produk hasil kajian teknologi dari bahan baku unggulan lokal di Lampung. Selain itu, Cassava Castle juga dapat meningkatkan sinergi positif teknologi pati melalui Forum Komunikasi antara Pelaku Usaha dan Ahli Teknologi Pati (Forpati) ke ranah industri.

Provinsi Lampung, kata Hammam, merupakan produsen tapioka terbesar di Indonesia. Di provinsi ini terdapat sekitar 74 pabrik tapioka dengan kapasitas produksi lebih dari 2 juta ton. Aktivitas semua pabrik tersebut membutuhkan bahan baku ubi kayu sebanyak minimal 8 juta ton.

Namun ketersediaan bahan baku di Lampung hanya sekitar 6,5 juta-7 juta ton per tahun. Dengan kondisi tersebut, maka industri tapioka di Lampung sangat rentan mengalami kekurangan bahan baku.

"Hal tersebut karena masa panen ubi kayu tidak merata sepanjang tahun sehingga pabrik-pabrik tapioka tidak dapat beroperasi pada kapasitas terpasangnya secara kontinu. Sebagai akibatnya, industri tapioka di Lampung memiliki daya saing rendah," paparnya.

Oleh karena itu perlu ada sinergi dari para pihak yang berkepentingan untuk mengatasi kendala tersebut. Salah satunya adalah inovasi teknologi budidaya ubi kayu yang dapat mendukung ketersediaan bahan baku yang berkualitas dan berkesinambungan. Caranya, melalui penyediaan bibit ubi kayu yang mempunyai umur panen yang lebih pendek namun mempunyai kandungan pati yang tinggi, serta mempunyai produktivitas yang tinggi. Hal ini dapat dipecahkan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pangan Nonberas
Senada dengan itu, Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi BPPT Soni Solistia Wirawan mengatakan, Cassava Castle merupakan bagian dari pengembangan technopark di Lampung Tengah. Kehadiran technopark ini juga harus melahirkan pengusaha pemula berbasis teknologi.

Kehadiran pojok inovasi ini juga mendorong produk pangan nonberas. Kalau berhasil, lanjut Soni, pojok inovasi ini akan dikembangkan di daerah lain seperti Yogyakarta, Solo dan Bali.

"Saat ini masyarakat masih terbiasa mengkonsumsi beras yang jumlahnya mencapai 120 kilogram (kg) per kepala per tahun. Sedangkan protein dari ikan masih sedikit sekitar 40 kg per tahun," katanya.

Hal ini berbeda dengan Jepang yang justru lebih banyak mengkonsumsi protein dibanding beras. Di samping itu, beras padi mengandung indeks glikemik tinggi sehingga bisa menimbulkan penyakit diabetes.

"Negara lain mulai tekan makan beras. Ada pula diet keto nonberas. Kita punya bahan baku selain padi, yakni singkong, jagung yang bisa didorong untuk ketahanan pangan," ucapnya.

Dengan peningkatan teknologi, BBTP BPPT menggandeng usaha kecil menengah di kawasan Lampung untuk membuat beras sehat dan pangan olahan dari singkong.

"Saat ini sudah dipasarkan di minimarket sekitar Lampung. Hanya saja memang harganya agak lebih mahal dari beras biasa. Tapi pasti dicari orang-orang yang ingin hidup sehat," ucapnya.

Menurutnya, untuk menciptakan ketahanan pangan memang harus diupayakan diversifikasi pangan nonpadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mutasi Polri, Kapolres Jaksel Dijabat Kombes Ade Ary

Salah satu jabatan di Polri yang dirotasi yaitu Kapolres Metro Jakarta Selatan dan saat ini dijabat oleh Kombes Ade Ary Syam Indradi.

NEWS | 26 September 2022

Sesuai Agenda, KPK Jadwalkan Periksa Lukas Enembe Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan untuk memeriksa Gubernur Papua, Lukas Enembe hari ini, Senin (26/9/2022).

NEWS | 26 September 2022

Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Tersisa 33

Pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini Minggu (25/9/2022) tersisa 33 orang

NEWS | 26 September 2022

Sidang Etik Ipda Arsyad Daiva Dilanjutkan Hari Ini

Polri akan melanjutkan sidang etik mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Jaksel, Ipda Arsyad Daiva Gunawan pada hari ini, Senin (26/9/2022).

NEWS | 26 September 2022

Relawan Tegaskan Komitmen Usung Anies dengan Cara Etis

Forum Komunikasi Antar Simpul Relawan Anies Baswedan menegaskan akan mengusung Anies pada Pilpres 2024 dengan cara-cara yang etis.

NEWS | 26 September 2022

Rencana Penculikan Menteri Kehakiman Belgia, 4 Orang Ditangkap

Polisi telah menangkap empat orang tersangka terkait rencana penculikan menteri kehakiman Belgia pada akhir pekan kemarin.

NEWS | 26 September 2022

Dedi Mulyadi Kirim Pesan Menyayat Hati Jelang Sidang Cerai

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyampaikan sebuah pesan "menyayat hati" menjelang sidang gugatan perceraian dengan istrinya, Anne Ratna Mustika.

NEWS | 26 September 2022

BMKG: Awal Pekan, Cuaca Jakarta Bakal Cerah Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Jakarta pada hari ini, Senin (26/9/2022), akan cerah berawan hingga berawan.

NEWS | 26 September 2022

Visa Dikeluhkan Jokowi, Imigrasi Bentuk Satgas Kepatuhan

Dirjen Imigrasi segera membentuk Satgas Kepatuhan guna mempercepat proses pembuatan visa usai dikeluhkan oleh Presiden Jokowi.

NEWS | 26 September 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mutasi Polri, Kapolres Jaksel Dijabat Kombes Ade Ary

Mutasi Polri, Kapolres Jaksel Dijabat Kombes Ade Ary

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings