Logo BeritaSatu

Remaja Penyandang Disabilitas Ikuti Ekspedisi Bhinneka Bagi Bangsa

Jumat, 8 November 2019 | 14:04 WIB
Oleh : Mashud Toarik / MT

Jakarta, Beritasatu.com – Keberagaman suku, budaya, keyakinan hingga perbedaan fisik dalam masyarakat Indonesia merupakan kekayaan. Kendati begitu perlu upaya terus menerus agar semua anak negeri dapat saling memahami perbedaan tersebut.

Salah satu upayanya adalah mempertemukan anak bangsa dari Aceh hingga Papua dalam sebuah kegiatan ekspedisi bersama. Kegiatan ini diinisiasi dan dilaksanakan oleh Yayasan Helping Hands (YHH).

Advertisement

Pada kegiatan bertajuk Ekspedisi Bhinneka Bagi Bangsa yang digelar selama 8 hari dari tanggal 25 Oktober - 1 November 2019, di OBI Eco Campus, Jatiluhur, Jawa Barat, YHH menyajikan kurikulum ekspedisi alam outdoor education pada anak-anak, termasuk anak penyandang disabilitas.

Direktur Eksekutif Yayasan Helping Hands Wendy Kusumowidagdo menerangkan, Ekspedisi Bhinneka Bagi Bangsa sejatinya adalah program beasiswa pertukaran pelajar bagi 29 siswa-siswi setara SMU, termasuk para pelajar Sekolah Luar Biasa (kaum disabilitas).

Menurutnya siswa-siswi difabel dan non difabel dari beragama suku bangsa, etnis, agama, melakukan berkegiatan bersama, menghadapi dan menyelesaikan tantangan bersama apapun kondisinya, hingga mendaki gunung dan menjelajah danau.

“Artinya, Ekspedisi Bhinneka Bagi Bangsa adalah program yang menerapkan inklusivitas secara utuh tanpa batas. Karena misi besar Ekspedisi Bhinneka Bagi Bangsa adalah agar para bibit penerus perjuangan bangsa ini mendapatkan pengalaman dan pembelajaran bersama melalui tantangan ekspedisi alam untuk mengembangkan karakter diri, kerjasama, dan toleransi di tengah tantangan, perbedaan dan keberagaman,” ungkap Wendy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/11/2019).

Para siswa peserta ekspedisi sendiri datang dari berbagai penjuru Tanah Air dengan dukungan dari; Bank BCA, GoWork, Yayasan Kasih Mulia, Freeport Indonesia, McDonald’s, Outward Bound Indonesia dan Wardah.

Total terdapat 29 siswa yang berasal dari Sumatera, Banten, DKI Jakarta, Yogyakarta, Kalimantan, Maluku, Sulawesi, NTT, hingga Papua yang menjadi peserta ekspedisi ini.

“Para siswa penerima beasiswa diseleksi melalui Komite Seleksi yang dibentuk oleh Yayasan Helping Hands. Seleksinya mencakup pengumpulan surat-surat perizinan dari orang tua dan kepala sekolah, surat pernyataan komitmen terhadap program dan dampaknya, CV yang menunjukkan prestasi siswa, video blog (vlog) yang dibuat oleh siswa. Serta ada juga proses wawancara kepada kepala sekolah dan kepada siswa,” ujar Wendy.

Melalui kegiatan ini Wendy berharap, setiap peserta dapat belajar bahwa semua orang dapat hidup berdampingan, apapun latar belakang kehidupan dan kondisi fisiknya.

“Hal ini dapat tercapai apabila kita bertoleransi dan bekerjasama. Kami juga berharap bahwa tiap siswa yang mengikuti Ekspedisi Bhinneka Bagi Bangsa akan meyakini bahwa #DisabilitasBukanHalangan untuk maju dan bukan halangan untuk maju bersama. Serta mereka dapat memaknai apa arti predikat Duta Perdamaian yang disematkan kepada mereka usai mengikuti Ekspedisi Bhinneka Bagi Bangsa dan sungguh-sungguh menjalani amanah tersebut, dari hal terkecil, sampai terbesar,” harap Wendy.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Majalah Investor

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Top News, Jokowi Semadi hingga Serial Killer Wowon

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersemadi, kasus serial killer Wowon Cs, dan kasus mahasiswi ditabrak mobil diduga rombongan polisi menjadi berita terpopuler.

NEWS | 27 Januari 2023

BMKG Ingatkan Pemda Waspada Karhutla

BMKG mengingatkan pemerintah daerah (pemda) untuk waspada dan siap-siaga menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

NEWS | 27 Januari 2023

Menag Minta Dana Pengembangan Madrasah Dikelola Profesional

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta dana pengembangan madrasah dikelola profesional dan hati-hati.

NEWS | 27 Januari 2023

Hakim Dinilai Layak Kurangi Hukuman Richard Eliezer

Hakim layak memberikan keringanan hukum kepada terdakwa Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dalam kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Sidang Obstruction of Justice Hari Ini, Hendra Kurniawan Cs Hadapi Tuntutan

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) akan menggelar sidang tuntutan terhadap para terdakwa Obstruction of Justice (ooj).

NEWS | 27 Januari 2023

Jadwal Perempat Final Indonesia Masters Hari Ini, Ada Jojo dan Bagas/Fikri di Awal

Aksi Jonatan Christie alias Jojo dan ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri bakal mengawali babak perempat final turnamen Indonesia Masters 2023.

NEWS | 27 Januari 2023

Pakar: Richard Eliezer Diperalat Ferdy Sambo

Richard Eliezer atau Bharada E, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, menyatakan dirinya diperalat mantan atasannya Ferdy Sambo.

NEWS | 27 Januari 2023

Kecelakaan Beruntun di Lintas Padang Panjang-Bukittinggi, 3 Tewas

Tiga orang tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Lintas Padang Panjang-Bukittinggi.

NEWS | 27 Januari 2023

PBB Ungkap Budidaya Opium di Myanmar Meningkat sejak Junta Berkuasa

PBB mengungkap adanya peningkatan signifikan dalam budidaya opium di Myanmar, setelah junta militer mengambil alih kekuasaan.

NEWS | 27 Januari 2023

LPSK: Ada Potensi Ancaman Tinggi ke Bharada E Saat Bongkar Kasus Brigadir J

LPSK menilai ada potensi ancaman tingkat tinggi yang akan dihadapi Bharada E saat hendak membongkar kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Terkait Barang yang Hilang Dicuri, Ashanty: Tolong Dikembalikan!

Terkait Barang yang Hilang Dicuri, Ashanty: Tolong Dikembalikan!

LIFESTYLE | 15 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE