Logo BeritaSatu

BPPT Gandeng Bukalapak Pasarkan Produk Startup

Selasa, 10 Desember 2019 | 21:27 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / FER

Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berkolaborasi dengan aplikasi jual beli online seperti Bukalapak agar startup atau pengusaha pemula berbasis teknologi yang dilahirkan Balai Inkubator Teknologi (BIT) BPPT bisa memasarkan produknya.

Mundur dari Bukalapak, Achmad Zaky Dirikan Yayasan

Selama kurun waktu 2001 hingga 2019, BIT BPPT sudah melahirkan 67 perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT). Nilai valuasinya pun beragam, ada yang di bawah Rp 10 miliar, Rp 50 miliar hingga mencapai Rp 100 miliar per tahun.

Deputi Pengkajian Kebijakan Teknologi BPPT, Gatot Dwianto mengatakan, untuk melahirkan PPBT butuh proses panjang. Tiongkok saja yang melahirkan produk-produk baru mendunia sudah memulai pembinaan PPBT sejak tahun 1994.

"BPPT melalui BIT akan terus membuat inkubator bagi PPBT. Bahkan saat ini sudah bisa dimanfaatkan kecerdasan buatan, big data sehingga bisa mendorong lahirnya PPBT," kata Gatot di sela-sela BPPT Innovation Day di Kawasan Puspiptek, Serpong Tangerang Selatan, Senin (10/12/2019).

130 Inovator Bersaing dalam Innovation Award BPPT

Salah satu PPBT binaan BIT, Algae Park, mengaku tantangan pasar PPBT di pesatnya digitalisasi berbeda dengan pasar konvensional.

CEO Algae Park, Rangga Wanita Aji, mengatakan, tantangan startup di masa depan tentu ada, selain ada persaingan juga berhadapan dengan mindset pasar yang tidak sederhana di era digitalisasi.

"Bagaimana kita harus bisa mengikat emosi konsumen tidak hanya mengejar omzet dan aset semata. Tapi bagaimana bisa diterima masyarakat luas," ucap Rangga.

Bahkan, lanjut Rangga, tantangan dari luar juga ada. Bidangnya di sektor mikrobiologi mikroalga dibidik luar negeri yang ingin mengajak kerja sama dan mengambil alih karena tahu Indonesia kaya keanekaragaman hayati.

"Kalau kita tidak segera kolaborasi (di dalam negeri) maka akan mudah diambil asing," imbuh Rangga.

Di bidang pertanian, teknologi industri 4.0 ini harus bisa memperbaiki pola pertanian tradisional. Sektor sawit misalnya banyak kampanye hitam, namun melalui inkubasi teknologi BPPT, CEO PTPN 5 Jatmiko K Santosa mencoba memenuhi sertifikasi internasional. Kemudian dikenal sebagai produk premium dan dari sisi lingkungan bisa mengetahui berapa besar emisi gas rumah kaca yang bisa ditangkap dari aktivitasnya.

BPPT Innovation Day dibuka Kepala BPPT Hammam Riza. Sejumlah produk PPBT yang ditampilkan antara lain Bitumen Nano, material berbahan dasar aspal termodifikasi nano silika yang berfungsi untuk mengatasi dan mencegah kebocoran yang terjadi pada rumah atau gedung serta dapat sebagai pelindung logam dari korosi.

Selain itu ada pula produk PT Algaepark Indonesia Mandiri, spesialis di bidang mikrobiologi khususnya mikroalga dan bakteri yang sudah diaplikasikan dalam beberapa turunan produk dan kerja sama industri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Bakal Telusuri Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe Terkait Judi

KPK membuka peluang untuk menelusuri dugaan pencucian uang oleh Gubernur Papua Lukas Enembe yang terkait dengan perjudian.

NEWS | 26 September 2022

PM Malaysia Ismail Sabri Minta Sekjen PBB Hilangkan Hak Veto

PM Malaysia Ismail Sabri bertemu dengan Sekjen PBB António Guterres kembali meminta pimpinan organisasi dunia itu menghilangkan hak veto.

NEWS | 26 September 2022

BUMN Startup Day, Jokowi: Tangkap Peluang dengan Teknologi

Pada BUMN Startup Day, Presiden Jokowi mengatakan krisis pangan adalah suatu masalah besar yang bisa dipecahkan dengan teknologi.

NEWS | 26 September 2022

Jokowi Optimistis Teknologi Digital Jadi Solusi Krisis Pangan

Presiden Jokowi optimistis teknologi digital akan menjadi solusi untuk menyelesaikan krisis pangan di berbagai negara di dunia

NEWS | 26 September 2022

Sultan Ground Bisa Dimanfaatkan Bukan untuk Tambang

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan Sultan Ground bisa dimanfaatkan tetapi bukan untuk pertambangan

NEWS | 26 September 2022

Mutasi Polri, Kapolres Jaksel Dijabat Kombes Ade Ary

Salah satu jabatan di Polri yang dirotasi yaitu Kapolres Metro Jakarta Selatan dan saat ini dijabat oleh Kombes Ade Ary Syam Indradi.

NEWS | 26 September 2022

Sesuai Agenda, KPK Jadwalkan Periksa Lukas Enembe Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan untuk memeriksa Gubernur Papua, Lukas Enembe hari ini, Senin (26/9/2022).

NEWS | 26 September 2022

Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Tersisa 33

Pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini Minggu (25/9/2022) tersisa 33 orang

NEWS | 26 September 2022

Sidang Etik Ipda Arsyad Daiva Dilanjutkan Hari Ini

Polri akan melanjutkan sidang etik mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Jaksel, Ipda Arsyad Daiva Gunawan pada hari ini, Senin (26/9/2022).

NEWS | 26 September 2022

Relawan Tegaskan Komitmen Usung Anies dengan Cara Etis

Forum Komunikasi Antar Simpul Relawan Anies Baswedan menegaskan akan mengusung Anies pada Pilpres 2024 dengan cara-cara yang etis.

NEWS | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPK Bakal Telusuri Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe Terkait Judi

KPK Bakal Telusuri Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe Terkait Judi

NEWS | 13 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings