Logo BeritaSatu

Tangani Kasus Novel, Kejati Tunjuk Empat Jaksa

Jumat, 10 Januari 2020 | 19:02 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menunjuk empat jaksa guna menangani berkas berita acara perkara dugaan tindak kekerasan yang dilakukan dua tersangka RM dan RB kepada Penyidik Senior KPK Novel Baswedan.

"Adapun Jaksa Peneliti yang ditunjuk untuk meneliti dan memantau perkembangan penyelidikan ada empat orang," kata Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Asri Agung Putra melalui keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Advertisement

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Penunjukan Jaksa Penuntut umum untuk mengikuti dan memantau perkembangan penyidikan perkara tindak pidana Surat P-16 No. Print-37/M.1.4/Eku.1/01/2020 tanggal 7 Januari 2020 yang telah ditandatangani oleh Kajati DKI Jakarta.

Penerbitan Surat P-16 merupakan tindak lanjut atas diterimanya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan ( SPDP ) No B/24261/XII/RES.1.24/2019/Ditreskrimum tanggal 27 Desember 2019 dari Polda Metro Jaya.

"SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) diterima pada 02 Januari 2020," kata Asri.

Asri menyebutkan, kekerasan dengan tenaga bersama yang diduga dilakukan oleh tersangka RM dan RB terhadap korban Novel Baswedan pada Selasa 11 April 2015 sekitar pukul 05.15 WIB, di Jalan Deposito, Kelapa Gading Jakarta Utara.

"Saat itu korban diduga disiram dengan air keras setelah keluar dari Masjid Al-Iksan," katanya.

Asri menambahkan, tindak pidana yang disangkakan adalah kekerasan dengan tenaga bersama mengakibatkan luka berat sebagaimana diatur dalam Pasal 170 ayat (2) KUHP dengan ancaman maksimal 9 (sembilan) tahun penjara.

Kasus penyiraman air keras kepada Penyidik Senior KPK Novel Baswedan sempat mangkrak selama dua tahun delapan bulan memasuki babak baru setelah Tim Teknis Bareskrim menangkap dua orang yang diduga pelaku teror tersebut.

Mereka ditangkap di Jalan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (26/12) malam.

Dua orang tersebut berinisial RM dan RB merupakan polisi.Setelah ditangkap keduanya lantas ditetapkan sebagai tersangka.

Tim Pencari Fakta (TPF) menemukan fakta motif pelaku terkait masalah pribadi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus KSP Indosurya, Bareskrim Terus Buru Tersangka Suwito Ayub

Dittipideksus Bareskrim Polri terus memburu tersangka Suwito Ayub terkait kasus penipuan investasi dana nasabah KSP Indosurya.

NEWS | 3 Februari 2023

Tepis Pembatasan, Panitia Satu Abad NU: Semua Boleh Datang ke Sidoarjo

Wasekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan menegaskan, acara puncak resepsi Satu Abad NU dipastikan terbuka untuk semua golongan masyarakat.

NEWS | 3 Februari 2023

Pertama di Indonesia, Bendungan Tamblang Gunakan Teknologi Inti Aspal

Presiden Jokowi meresmikan proyek Bendungan Tamblang yang dikerjakan oleh PTPP di Kabupaten Buleleng, Bali, dengan anggaran dari APBN senilai Rp 820 miliar.

NEWS | 3 Februari 2023

Duloh Mengaku Bersetubuh dengan Noneng Mertua Wowon Sebelum Membunuhnya

Solihin alias Duloh mengaku bahwa dirinya bersetubuh terlebih dahulu dengan Noneng Suryati, mertua Wowon sebelum akhirnya dibunuh.

NEWS | 3 Februari 2023

Menko Airlangga Apresiasi Progres Konstruksi Smelter Manyar

Menko Airlangga optimis konstruksi smelter Manyar milik PT Freeport Indonesia rampung tepat waktu pada Desember 2023.

NEWS | 3 Februari 2023

Toko Material di Pondok Labu Ludes Terbakar

Sebuah toko penjual material bangunan di Jalan Wijaya Kusuma, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, ludes terbakar, Jumat (3/2/2023) pagi.

NEWS | 3 Februari 2023

Lukas Enembe Tagih Janji Firli, KPK: Suratnya Masih di Bagian Persuratan

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan surat Lukas Enembe kepada Ketua KPK Firli Bahuri masih di bagian persuratan lembaga antikorupsi.

NEWS | 3 Februari 2023

Soal Kasus Formula E, KPK Klaim Tak Ragu Jerat Siapa pun

KPK mengeklaim tidak ragu menjerat pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi Formula E.

NEWS | 3 Februari 2023

Bukan karena Formula E, Ini Alasan Direktur Penuntutan KPK Kembali ke Kejagung

KPK membantah Direktur Penuntutan Fitroh Rohcahyanto kembali ke Kejagung karena kasus dugaan korupsi Formula E

NEWS | 3 Februari 2023

IPK Indonesia Merosot 4 Poin, KPK Tak Ingin Disalahkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak ingin disalahkan atas merosotnya corruption perception index (CPI) atau indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia.

NEWS | 3 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Mutasi Perwira


# Ganjar


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Luhut Minta Semua Elemen Sukseskan F1 Powerboat Danau Toba 2023

Luhut Minta Semua Elemen Sukseskan F1 Powerboat Danau Toba 2023

SPORT | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE