Logo BeritaSatu

TMC Mampu Kurangi 40% Curah Hujan Jabodetabek

Senin, 13 Januari 2020 | 17:14 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Sejak operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) dilakukan (3/1/2020), kajian sementara Balai Besar TMC Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) curah hujan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) berkurang sekitar 40 persen.

Baca Juga: BPPT Pasang Empat CBT Baru di Halmahera

Operasi TMC dengan pola redistribusi hujan dilakukan oleh BPPT bersama TNI Angkatan Udara (AU), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mencegah terulangnya banjir besar yang mengepung Jabodetabek (1/1/2020). Apalagi, menurut BMKG puncak musim hujan masih akan terjadi Februari dan cuaca ekstrem masih mengancam.

Kepala Balai Besar TMC BPPT, Tri Handoko Seto, mengatakan, berdasarkan update prediksi cuaca memang ancaman banjir 11 dan 12 Januari 2020 tidak besar. Sehingga TMC yang semula direncanakan untuk ditingkatkan eskalasi operasinya tidak jadi dilakukan.

"Kita bahkan hanya melakukan penyemaian 1 sorti pada Minggu (12/1 dan 3 sorti pada Sabtu (11/1) lebih sedikit daripada biasanya yang mencapai 4 sorti penerbangan sehari," katanya di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Baca Juga: BPPT Perkuat Upaya Deteksi Tsunami dengan CBT

Meski begitu lanjut Seto, untuk antisipasi adanya peningkatan kembali ancaman banjir maka tim TMC terus melakukan operasi TMC yang rencana dilakukan hingga Februari 2020.

Operasi TMC dilakukan untuk mengurangi curah hujan yang akan terjadi di Jabodetabek agar tidak terjadi banjir dan longsor lagi. Caranya dengan menjatuhkan awan-awan di atas selat Sunda dan laut Jawa sebelum masuk menjadi hujan di Jabodetabek.

Meski ada upaya redistribusi hujan, Seto mengungkapkan, wilayah Jabodetabek tetap ada hujan. Terutama dari awan-awan yang tumbuhnya di daratan.

"Awan-awan ini tidak kami semai. Kami biarkan saja. Oleh karena itulah target pengurangan curah hujan TMC adalah 30-40 persen. Tanah Jabodetabek tetap punya hak atas air hujan. Karena memang diperlukan. Dan TMC juga memang tidak mampu menghilangkan hujan sama sekali setiap hari," paparnya.

Baca Juga: BPPT Modifikasi Cuaca Malam Hari

Sebelumnya lanjut Seto pada 6 Januari Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) mengeluarkan weather alert. Peringatan menyebut hingga 12 Januari akan terjadi hujan ekstrem. Berita ini menjadi viral karena masyarakat bahkan para ilmuwan banyak yang mengartikan akan terjadi cuaca ekstrem pada 12 Januari 2020.

"Kedutaan AS kaget. Padahal warning ini juga senada dengan prakiraan BMKG. Science and Technology Affairs US Embassy langsung ingin ketemu saya untuk berdiskusi. Beliau menyayangkan kesalahan baca yang terus diviralkan dan berakibat fatal. Sembari menggali informasi tentang TMC yang kami kerjakan," tuturnya.

Menurutnya, memprediksi hujan di Indonesia bukanlah urusan mudah. Lembaga dunia yang kredibel memprediksi hujan di negaranya (lintang tengah) pun kewalahan memprediksi hujan di Indonesia yang berada di ekuator. Sinyal perubahan cuaca di ekuator tidak cukup jelas karena gaya coriolis di ekuator yang sangat kecil bahkan nol untuk lintang nol.

Antisipasi Hujan Deras, Operasi Modifikasi Cuaca Diintensifkan

Global forecast system (GFS) yang banyak diacu oleh model prediksi hujan di Indonesia juga tidak berdaya memprediksi hujan beberapa minggu terakhir. Curah hujan di Jabodetabek 27 Desember 2019-2 Januari 2020 lanjutnya diprediksi 101 milimeter (mm) tapi nyatanya 207 mm.

Bahkan curah hujan di Halim Perdanakusuma akhir tahun 2019 yang terukur 377 mm, yang sebelumnya diprediksi GFS hanya kurang dari 30 mm.

Mempertimbangkan sulitnya memprediksi hujan di Indonesia secara kuantitatif dan akurat, juga prakiraan BMKG bahwa puncak musim hujan akan terjadi pada akhir Januari hingga awal Februari 2020 maka operasi TMC akan terus dilakukan secara profesional.

"Eskalasi operasi disesuaikan dengan eskalasi ancaman banjirnya. Hari per hari, jam per jam, bahkan menit per menit strategi operasi bisa berubah tergantung tingkat ancaman. Dengan tujuan mengurangi curah hujan penyebab banjir dan longsor. Bukan menghilangkan hujan," katanya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dilarang Dipakai di Pernikahan Kaesang, Batik ParangSimbol Strata Sosial

Batik motif parang dilarang dipakai di pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Pura Mangkunegaran. Ini penjelasan mengenai larangan tersebut.

NEWS | 8 Desember 2022

PBB Soroti UU KUHP yang Tak Sesuai Kebebasan Fundamental dan HAM

PBB menyoroti sejumlah bagian dari UU KUHP yang direvisi yang dinilai tidak sesuai dengan kebebasan fundamental dan hak asasi manusia (HAM).

NEWS | 8 Desember 2022

Kebakaran di Kemenkumham, Satu Pegawai Terluka

Satu pegawai Kemenkumham terluka akibat memecahkan kaca saat kebakaran melanda gudang lantai lima, Kamis pagi.

NEWS | 8 Desember 2022

Ibu Kota China Mulai Melonggarkan Kebijakan Keras Covid-19

Ibu Kota China Beijing pada Rabu (7/12/2022) mulai melonggarkan kebijakan keras Covid-19 mereka yang telah memukul sektor ekonomi dan memicu aksi protes.

NEWS | 8 Desember 2022

2 Korban Bom Bunuh Diri Bandung Masih Dirawat di Rumah Sakit

Dua korban bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung atau bom Bandung dirawat di RS Immanuel dan RS Bhayangkara Sartika Asih. 

NEWS | 8 Desember 2022

Orang Tua Korban Gangguan Ginjal Lapor ke Bareskrim Polri

Keluarga korban kasus gangguan ginjal akut melapor ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. 

NEWS | 8 Desember 2022

Kuasa Hukum Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Tembak Brigadir J

Kuasa hukum Ferdy Sambo, Rasamala Aritonang menyebut kliennya tidak ikut menembak Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 8 Desember 2022

Hapus Cara Tradisional, Aturan Baru Ini Bikin Usia Orang Korea Selatan Lebih Muda

Aturan baru menghapus metode penghitungan usia cara tradisional yang akan membuat usia orang Korea Selatan lebih muda.

NEWS | 8 Desember 2022

Pengurus Baru Aspikom Korwil Jabodetabek Periode 2022-2025 Resmi Dilantik

Acara pelantikan berlangsung di Aula Nurcholis Madjid, Universitas Paramadina, Jakarta Selatan pada Rabu, 7 Desember 2022. 

NEWS | 8 Desember 2022

Kemenkes Pantau Subvarian Omicron BN.1 yang Muncul di Indonesia

Selain Amerika Serikat, Omicron BN.1 juga terdeteksi di lebih 30 negara lainnya, termasuk Australia, Inggris, India, hingga Austria

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dilarang Dipakai di Pernikahan Kaesang, Batik ParangSimbol Strata Sosial

Dilarang Dipakai di Pernikahan Kaesang, Batik ParangSimbol Strata Sosial

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE