Logo BeritaSatu

Presiden Dorong Terwujudnya Sinkronisasi Sistem Hukum

Selasa, 28 Januari 2020 | 15:10 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bangsa Indonesia saat ini dihadapkan pada era disrupsi dan tantangan yang semakin kompleks, sehingga membutuhkan cara kerja baru yang lebih cepat dan efisien.

Salah satu di antaranya adalah terkait sistem hukum yang harus lebih responsif dan adaptif dalam menghadapi tantangan yang selaras dengan perkembangan zaman.

"Saya mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk bersama-sama pemerintah berada dalam satu visi yang sama. Visi besar dalam menciptakan hukum yang fleksibel, hukum yang sederhana, hukum yang kompetitif dan responsif demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana amanat konstitusi kita," kata Presiden Jokowi pada Penyampaian Laporan Tahunan Mahkamah Konstitusi Tahun 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Presiden Jokowi berharap semua pihak berada dalam satu visi besar yang sama dalam menciptakan hukum yang fleksibel, sederhana, namun tetap responsif demi kemajuan Indonesia.

Menurut Presiden Jokowi, pemerintah saat ini sedang berupaya mengembangkan sistem hukum yang responsif dengan menyinkronkan berbagai undang-undang melalui satu undang-undang yang disebut dengan omnibus law. Dengan omnibus law tersebut berbagai ketentuan dalam undang-undang yang ada akan dipangkas, disederhanakan, dan diselaraskan.

Omnibus Law pPerpajakan dan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja saat ini sedang kita siapkan dan segera akan kami sampaikan kepada DPR RI," katanya.

Omnibus Law, menurut Presiden Jokowi, belum populer di Indonesia. Namun, strategi serupa telah banyak diterapkan di berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Filipina dengan menggabungkan beberapa aturan yang substansi pengaturannya berbeda menjadi suatu peraturan besar yang berfungsi sebagai payung hukum.

Strategi itu akan digunakan dalam rangka mereformasi regulasi di Indonesia dengan harapan agar sistem hukum di Indonesia jauh lebih sederhana, fleksibel, responsif, dan cepat menghadapi era kompetisi.

Berdasarkan laporan yang diterima Presiden Jokowi, saat ini terdapat kurang lebih 8.451 peraturan pusat dan 15.985 peraturan daerah. Presiden sendiri menyebut bahwa saat ini negara kita mengalami hiper-regulasi atau obesitas regulasi yang membuat negara kita terjerat oleh aturan kompleks yang dibuat sendiri.

“Oleh karena itu, mulai dari PP, Perpres, Permen, Perdirjen, sampai Perda harus kita sederhanakan sehingga kita memiliki kecepatan nantinya dalam setiap memutuskan dan bertindak atas respons perubahan-perubahan dunia yang begitu cepat," katanya.

Penyampaikan Laporan Tahunan Mahkamah Konstitusi Tahun 2019 yang dihadiri Presiden Joko Widodo dipimpin oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman. MK selaku lembaga negara dan lembaga peradilan konstitusi menyampaikan kinerja MK selama tahun 2019, utamanya mengenai jumlah perkara yang teregistrasi, diperiksa, dan diputus, serta pengelolaan administrasi keuangan dan administrasi lainnya.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM Mahfud Md, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, hingga Sekretaris Kabinet Pramono Anung.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tiba di DPR, Yudo Margono Didampingi Kasau, Kasad, dan Kapolri

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono tiba di Gedung DPR untuk menjalani fit and proper test, Jumat (2/12/2022).

NEWS | 2 Desember 2022

Kasus Tambang Ilegal Mencuat, Rumah Mewah Ismail Bolong Sepi

Rumah mewah Ismail Bolong di Kota Samarinda kini tampak sepi setelah mencuatnya kasus tambang ilegal di Kaltim yang menyeret namanya. 

NEWS | 2 Desember 2022

Bocoran Pertanyaan di Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Yudo Margono

Anggota Komisi I DPR Dave Laksono mengatakan akan menggali sejumlah persoalan kepada Laksamana Yudo Margono saat fit and proper test calon panglima TNI. 

NEWS | 2 Desember 2022

Transformasi Pembelajaran melalui Sekolah Responsif Gender

Program kolaboratif, kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia di bidang pendidikan bersama dengan UMSIDA (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo). 

NEWS | 2 Desember 2022

Disiplin Prajurit Jadi Materi Fit and Proper Test Calon Panglima TNI

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan akan mendalami soal disiplin prajurit TNI saat fit and proper test calon panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

NEWS | 2 Desember 2022

Bareskrim Segera Tetapkan Tersangka Kasus Mafia Tanah di Surabaya

Bareskrim Polri tengah mengusut kasus mafia tanah di Surabaya. Terkini, Bareskrim segera menetapkan tersangka kasus mafia tanah tersebut.

NEWS | 2 Desember 2022

Rumah Roboh Akibat Gempa Cianjur Mulai Diratakan

Rumah rumah roboh akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, mulai diratakan dengan menggunakan alat berat.

NEWS | 2 Desember 2022

BNPT: Istilah Jihad Sering Disalahartikan untuk Memecah Bangsa

BNPT menegaskan, saat ini istilah jihad sering disalahartikan oleh oknum yang sengaja ingin memecah persatuan bangsa.

NEWS | 2 Desember 2022

Komisi I DPR Verifikasi Administrasi Calon Panglima TNI Yudo Margono

Komisi I DPR memverifikasi administrasi berkas Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI sebelum menjalani fit and proper test.

NEWS | 2 Desember 2022

Ini 5 Pesan Penting Jokowi untuk KPU Jelang Pemilu 2024

Presiden Jokowi menyampaikan lima pesan penting kepada KPU menjelang Pemilu 2024. Mulai dari hal teknis, kesiapan SDM, hingga soal pendidikan politik. 

NEWS | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
OJK <em>Pede</em> Penyaluran Kredit Perbankan Tetap Tumbuh di 2023

OJK Pede Penyaluran Kredit Perbankan Tetap Tumbuh di 2023

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE