Logo BeritaSatu

Mahfud Tegaskan Pemerintah Ingin KPK Tetap Kuat

Selasa, 4 Februari 2020 | 17:59 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengemukakan, pemerintah berketetapan menjadikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap kuat. Undang-undang (UU) baru KPK yang disetujui pemerintah hanya berkeinginan agar lebih mudah dipahami secara hukum dan tidak dicurigai.

Hubungan Komisioner dan Dewas KPK Diklaim Berjalan Baik

Advertisement

"Bagi pemerintah sendiri, KPK harus kuat. Penguatan KPK sebagai salah satu ujung tombak dalam perang melawan korupsi," kata Mahfud usai menerima anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Adapun anggota Dewas yang hadir lengkap, dipimpin oleh Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, dan empat anggota yaitu Artidjo Alkostar, Syamsuddin Haris, Albertina Ho, dan Harjono.

Mahfud menjelaskan, penunjukkan anggota Dewas sebagai komitmen Presiden Jokowi dalam memperkuat KPK. Hal itu ditunjukkan dengan mengangkat anggota Dewas yang kredibel, berkualitas dan berintegritas.

Pencegahan Korupsi Tak Hanya Tergantung KPK

"Dewan Pengawas yang oleh presiden dipilih dari orang-orang yang kredibel dan dipercaya oleh masyarakat. Nama-nama itu dipilih sendiri oleh presiden sebagai komitmen terhadap penguatan KPK," jelas Mahfud.

Dia menegaskan, pemerintah juga bekerja memperkuat kepolisian dan kejaksaan. Hal itu agar bisa lebih kuat lagi bersineegi dengan KPK.

"Di tingkat pemerintah akan ada dorongan bahwa kepolisian dan Kejaksaan Agung juga harus kuat sehingga menjadi sinergi antara ketiga lembaga penegak hukum itu sebelum masuk ke lembaga yudikatif atau Mahkamah Agung," tutur Mahfud.

Dewas: Tugas Kami Menahan Laju Pelemahan KPK

Sementara itu, Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, mengemukakan, KPK merupakan salah satu aparat penegak hukum yang dikoordinir oleh Menko Polhukam. Dengan hirarki seperti itu, sangat wajar Dewas datang ke Mahfud untuk meminta pandangan dan pendapat tentang keberadaan Dewas.

"Banyak hal beliau sampaikan kepada kami untuk memperkuat kedudukan KPK dalam pemberantasan korupsi. Khususnya Dewas yang memang kami sendiri juga masih baru untuk mengawali kinerja kami dalam melakukan pengawasan terhadap tugas dan wewenang KPK," ujar Tumpak.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IDAI Sebut Kasus Diabetes Anak Naik Drastis Sejak 2010

Berdasarkan kategori jenis kelamin, anak perempuan memiliki risiko terkena diabetes melitus yang lebih tinggi ketimbang anak laki-laki

NEWS | 1 Februari 2023

Indeks Literasi Digital 2022 Naik, Tertinggi Yogyakarta dan Kalbar

Status literasi digital di Indonesia pada tahun 2022 mengalami kenaikan menjadi 3,54 dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3,49.

NEWS | 1 Februari 2023

Pasien Omicron Kraken di Tangsel Sudah Vaksinasi Booster

Temuan kasus konfirmasi Subvarian Omicron XBB.1.5 atau Kraken di Tangsel dialami seorang warga yang sudah menenerima vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster.

NEWS | 1 Februari 2023

SILO Tingkatkan Layanan Spesialisasi Transplantasi Ginjal

PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) mengembangkan industri kesehatan dengan memberikan layanan spesialisasi kesehatan, seperti transplantasi ginjal.

NEWS | 1 Februari 2023

Sepekan Terakhir, Aktivitas Gunung Anak Krakatau Masih Terus Meningkat

Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berada di Selat Sunda masih menunjukan peningkatan sejak satu pekan terakhir.

NEWS | 1 Februari 2023

Surya Paloh Ungkap Suasana Pertemuan dengan Jokowi

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh diketahui bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Kamis (26/1/2023) sore lalu.

NEWS | 1 Februari 2023

Hoax, Rekaman Percobaan Penculikan Anak Beredar di WhatsApp

Beredar sebuah pesan audio berantai tentang percobaan penculikan anak di SDN Kepatihan 01, Jember. Polisi pastikan rekaman itu hoax.

NEWS | 1 Februari 2023

Ini Saran Dokter Agar Anak Tidak Terinfeksi Diabetes Melitus

Kasus penyakit diabetes melitus tercatat menyerang anak sejak tahun 2010 dan meningkat hingga 70 persen.

NEWS | 1 Februari 2023

Ramai Isu Reshuffle Kabinet Rabu Pon, Surya Paloh Angkat Bicara

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh akhirnya angkat bicara soal perombakan atau reshuffle kabinet yang ramai dibicarakan belakangan ini.

NEWS | 1 Februari 2023

KPK Usut Dugaan Lukas Enembe Ikut Campur Pemenang Proyek

KPK mengusut dugaan Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe ikut campur dalam menentukan pemenang proyek di daerahnya.

NEWS | 1 Februari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IDAI Sebut Kasus Diabetes Anak Naik Drastis Sejak 2010

IDAI Sebut Kasus Diabetes Anak Naik Drastis Sejak 2010

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE