Logo BeritaSatu

Buka Rakernas KLHK, Siti Nurbaya: Jajaran Pusat dan Daerah Harus Kompak

Kamis, 27 Februari 2020 | 21:46 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JEM

Yogyakarta, Beritasatu.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengingatkan bahwa antara Kementerian LHK dengan Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota harus kompak bergerak bersama dan tidak boleh lagi bergerak sendiri-sendiri.

Siti Nurbaya menyampaikan hal itu saat membuka Rapat Kerja Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Rakernas KLHK), Kamis (27/2/2020) di Yogyakarta. Rakernas dihadiri sekitar 1.000 peserta dari jajaran KLHK, Unit Pelaksanaan Teknis (UPT), Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dari seluruh Indonesia.

''Lima tahun pertama berbagai langkah koreksi telah dilakukan dan hasilnya mulai terlihat, namun tantangan kian berat karena perhatian masyarakat terkait LHK kian besar. Untuk itu mulai sekarang yang namanya Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan di daerah, adalah bagian penting dan bersenyawa dengan Kementerian LHK. Saya titip dan minta tolong betul dijaga tentang itu,'' pesan Menteri Siti.

Dalam konteks hubungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang telah diatur dalam UU Pemda, pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan menjadi hal terpenting yang jarang diperhatikan di tingkat tapak. Karena itu jajaran pusat dan daerah yang mengurus lingkungan hidup dan kehutanan tidak boleh lagi saling terlepas.

''Mulai sekarang kalau saya mengatakan LHK, maka itu termasuk unsur-unsur daerah harus bersama kita. Jangan pernah dipisahkan lagi,'' tegas Siti Nurbaya.

Ia juga menekankan dalam merespons RUU Omnibus Law, harus dipelajari betul dengan baik, sehingga antara KLHK dengan Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan di daerah harus bersenyawa dalam pemahaman justifikasi, teoritik, empirik, ataupun pada konteks perspektif untuk disampaikan dengan baik ke ruang publik.

Rakernas KLHK yang berlangsung hingga Jumat (28/2/2020), akan dibahas berbagai isu setrategis LHK seperti pemulihan lingkungan dan rehabilitasi, Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) dan Perhutanan Sosial, Pengelolaan Sampah dan Limbah, NDC dan Carbon Pricing, serta Omnibus Law.

''Tugas jajaran yang mengurus LHK semakin berat. Kitalah pengawal dari harapan dan tuntutan masyarakat yang kian besar. Jadi saya minta Kepala Dinas, seringlah bikin nota dinas ke Gubernur, kalau perlu konsultasi ke Dirjen. Sampaikan soal kondisi terkini dan sikapi dengan cepat. Jangan biarkan siapapun tidak menghormati pemerintah, karena pekerjaan kita adalah menjaga kedaulatan NKRI,'' tegas Siti Nurbaya.

Program penting yang berkaitan dengan kerja bersama di antaranya mendukung realisasi TORA dan Perhutanan Sosial, terutama pada pengakuan hutan adat. Dicontohkan, bagi pemda yang serius, terbukti realisasi penyerahan sertifikat TORA dan Perhutanan Sosial ke masyarakat, dapat terealisasi dengan cepat. Namun ada juga pemda yang masih kurang responsif menyikapi program pro rakyat ini.

''Untuk TORA, tolong pastikan betul program ini sampai ke masyarakat, karena sebenarnya pemerintah provinsi yang harus serius. Saya yakin betul bahwa ini juga dibutuhkan kepala daerah, maka di bagian birokrasi yang harus memikirkannya. Saya minta para Dirjen KLHK mengawal betul soal ini. Kalau kadis-nya belum kokoh, bisa bersama-sama bekerja dengan ditjen (direktorat jenderal) di kementerian. Karena fasilitasnya sudah dikasi, sayang bila tidak dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat,'' pesan Siti Nurbaya.

Perhutanan Sosial
Begitu juga untuk Perhutanan Sosial, diingatkannya agar pemda lebih pro aktif "jemput bola" ke KLHK. Jangan lagi ada persepsi bahwa tanggung jawab realisasi program TORA dan Perhutanan Sosial hanya jadi tugas KLHK, tapi ini juga satu kesatuan dengan Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

''Saya titip betul bahwa KPH, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta UPT KLHK adalah berlian. Tidak boleh jalan sendiri-sendiri dan harus gerak bersama-sama untuk mewujudkan Indonesia Maju,'' tegas Menteri Siti.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin, yang turut hadir memberi pesan senada agar para kepala dinas di daerah turut aktif mendukung program kerja KLHK. ''Para kepala dinas tolong sampaikan ke gubernur, untuk memobilisasi rakyat rajin menanam pohon dan mendukung program kerja KLHK lainnya. Kami dari Komisi IV juga memberikan apresiasi pada KLHK dengan berbagai programnya, kami siap back up untuk lingkungan hidup dan kualitas kehutanan Indonesia yang lebih baik,'' kata Hasan.

Setelah dibuka Menteri LHK Siti Nurbaya, Rakernas dilanjutkan dengan paparan dari Wakil Menteri LHK Alue Dohong mengenai RPJMN 2020-2024, Sekjen KLHK Bambang Hendroyono mengenai evaluasi kerja 2019 dan prioritas kerja 2020, serta Irjen KLHK mengenai manajemen risiko KLHK.

Selanjutnya para Dirjen akan memaparkan materi dalam berbagai sesi terkait Pemulihan Lingkungan dan Rehabilitasi, TORA dan Perhutanan Sosial.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sidang Brigadir J hingga Impor Beras Terpopuler di Beritasatu.com

Sidang perkara pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan isu impor beras menjadi berita terpopuler di Beritasatu.com

NEWS | 29 November 2022

BNPB: Bencana Hidrometeorologi Diperkirakan Merata pada Desember

BNPB menyatakan, potensi terjadi bencana hidrometeorologi diperkirakan merata pada Desember 2022 mendatang.

NEWS | 29 November 2022

Tim Peneliti UGM Klaim Deteksi Gejala Sebelum Gempa Cianjur

Gejala gempa Cianjur itu tertangkap melalui sistem peringatan dini yang dikembangkan UGM dengan mengukur konsentrasi gas radon dan groundwater level 1-3.

NEWS | 29 November 2022

Ganjar Instruksikan Pemda ke Lapangan Antisipasi Inflasi

Ganjar Pranowo menginstruksikan 35 pemda untuk turun ke lapangan secara rutin hingga Januari 2023 guna mencegah terjadinya inflasi.

NEWS | 29 November 2022

Menlu Retno: Indonesia Akan Jadikan ASEAN sebagai Pusat Pertumbuhan Dunia

Menlu Retno Marsudi menegaskan, Indonesia akan menjadikan kawasan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dunia selama menjabat sebagai Ketua ASEAN. 

NEWS | 29 November 2022

Hujan Deras Guyur DKI, Beberapa Ruas Jalan Terendam Banjir

Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Senin (28/11/2022) petang, mengakibatkan beberapa ruas jalan teredam banjir.

NEWS | 28 November 2022

DPR Bakal Sahkan Kasal Yudo Margono Jadi Panglima TNI Sebelum 15 Desember

Ketua DPR Puan Maharani meyakini, pihaknya dapat mengesahkan Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI sebelum masa reses 15 Desember mendatang.

NEWS | 28 November 2022

Ada 9 Panggung di Resepsi Pernikahan Kaesang dan Erina

Erick Thohir mengungkapkan ada sembilan panggung di acara resepsi pernikahan Kaesang dan Erina yang digelar di Pura Mangkunegaran Solo.

NEWS | 28 November 2022

Presiden Pilihan Versi Adian Napitupulu, Yang Lanjutkan Program Jokowi

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu mengungkapkan kriteria sosok yang dia nilai pantas untuk dipilih menjadi presiden pilihan berikutnya.

NEWS | 28 November 2022

Kocak, Tanggapan Wagub Jabar soal Pemimpin Berambut Putih

Menanggapi pernyataan Jokowi soal pemimpin berambut putih, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum malah mengunggah fotonya dengan rambut kuning, mirip Naruto.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Trauma, Korban Gempa Cianjur Mengungsi ke Majalengka

Trauma, Korban Gempa Cianjur Mengungsi ke Majalengka

NEWS | 11 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE