Logo BeritaSatu

Presiden SBY Dituntut Minta Maaf atas Peristiwa 1965

Selasa, 24 Juli 2012 | 13:48 WIB
Oleh : B1

Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah menilai, kejahatan hak asasi manusia (HAM) yang terjadi pada tahun 1965/1966 bisa diselesaikan secara politik.

Antara lain dengan cara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuat pernyataan permohonan maaf kepada para korban kejahatan HAM dan merehabilitasi orang-orang yang menjadi tahanan politik.

"Selanjutnya Presiden SBY menggelar forum rekonsiliasi bangsa agar para pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut saling bermaaf-maafan dan menghapuskan dendam sejarah," kata Ahmad Basarah melalui pesan Blackberry, Selasa (24/7).

Hal tersebut disampaikan Ahmad Basarah menyusul rekomendasi Komnas HAM tentang adanya pelanggaran berat HAM tahun 1965/1966.

"Proses penyelesaian seperti itu sangat diperlukan agar bangsa ini tidak terus menerus terjebak dalam dendam sejarah dan seolah-olah menjadi dosa warisan yang harus ditanggung oleh para anak cucu," kata dia lagi.

Dia melanjutkan, dengan adanya momen saling bermaafan maka bangsa Indonesia kata dia bisa melanjutkan pembangunan tanpa beban pelanggaran HAM.

Kemudian, kasus-kasus tersebut dinilai bisa menjadi pelajaran agar tidak terulang pada masa yang akan datang.

"Pendekatan politik dan kemanusiaan tersebut juga perlu kita lakukan agar bangsa ini jangan mengulangi lagi perilaku-perilaku kekerasan yang melanggar HAM," tutup anggota Komisi III DPR ini.

Peristiwa 1965/1966 adalah tragedi kemanusiaan yang dipicu oleh peristiwa politik Gerakan 1 Oktober (Gestok) 1965. Para perwira tinggi militer gugur oleh gerakan pasukan yang diduga disusupi Partai Komunis Indonesia (PKI).

Sontak kondisi politik nasional menjadi kisruh. Demonstrasi pecah di mana-mana, kekuasaan Presiden Sukarno mulai diblejeti oleh angkatan bersenjata dan kekuatan antikomunis dan situasi ekonomi makin memburuk.

Karena itu, Presiden Sukarno membuat Surat Perintah 11 Maret 1966 kepada Pangkostrad Letjen Soeharto untuk memulihkan keamanan dan ketertiban, menjaga keluarga serta ajaran Bung Karno terjadi akumulasi kejahatan HAM.

Sejak itu, para kader PKI, pejabat sipil/militer yang terafiliasi organ PKI maupun simpatisannya diburu dan ditangkap oleh militer. Namun, hal itu didahului konflik horisontal antara kelompok anti dan pro-PKI.

Sejumlah laporan studi dari memaparkan, korban pembantaian pascagestok 1965/1966 oleh militer maupun organisasi sipil mencapai sedikitnya 500.000 orang, bahkan ada yang melaporkan hingga 2 juta orang.

Sejumlah lokasi pembantaian ditemukan oleh tim Komnas HAM yakni Solo, Jakarta, Denpasar, dan Tomohon.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pengurus Baru ASPIKOM Korwil Jabodetabek Periode 2022-2025 Resmi Dilantik

Acara pelantikan berlangsung di Aula Nurcholis Madjid, Universitas Paramadina, Jakarta Selatan pada Rabu, 7 Desember 2022. 

NEWS | 8 Desember 2022

Kemenkes Pantau Subvarian Omicron BN.1 yang Muncul di Indonesia

Selain Amerika Serikat, Omicron BN.1 juga terdeteksi di lebih 30 negara lainnya, termasuk Australia, Inggris, India, hingga Austria

NEWS | 8 Desember 2022

Hari Ini, 2 Gempa Lebih dari 5,0 M Guncang Tanah Air

Hari ini, Kamis (8/12/2022) wilayah Indonesia diguncang dua gempa berkekuatan lebih besar dari magnitudo 5.

NEWS | 8 Desember 2022

Publik Puas dengan Kinerja Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno

Publik mengaku puas dengan kinerja tiga menteri, yakni Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno.

NEWS | 8 Desember 2022

Jokowi Tinjau Rumah Contoh Tahan Gempa di Cianjur

Jokowi meninjau rumah contoh yang tahan gempa di Yonif Raider 300, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (8/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Korban Bom Bunuh Diri, Aipda Sofyan Dapat Kenaikan Pangkat

Korban bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Aipda Sofyan mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa dari Aipda menjadi Aiptu Anumerta.

NEWS | 8 Desember 2022

Survei Poltracking: Kepuasan Kinerja Jokowi Kembali Naik

Berdasarkan survei Poltracking, kepuasan mayoritas publik terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf meningkat.

NEWS | 8 Desember 2022

Pemeriksaan Genomik Tumor Tentukan Terapi Kanker yang Optimal

Pemeriksaan DNA tumor bisa membantu menentukan opsi terapi pengobatan kanker bagi para pasien.

LIFESTYLE | 8 Desember 2022

Ferdy Sambo Urung Bersaksi di Sidang Hendra dan Agus

Ferdy Sambo urung menyampaikan kesaksian terhadap dua terdakwa perkara obstruction of justice atau perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 8 Desember 2022

Bom Bunuh Diri di Bandung, Polisi Periksa 18 Saksi

Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan, sebanyak 18 orang diperiksa terkait peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kebakaran di Kemenkumham, Satu Pegawai Terluka

Kebakaran di Kemenkumham, Satu Pegawai Terluka

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE