Logo BeritaSatu

Cegah Covid Gelombang II, Pemerintah Awasi Ketat Klaster Pekerja Migran

Senin, 4 Mei 2020 | 11:16 WIB
Oleh : Novy Lumanauw/Lenny Tambun / HS

Bogor, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan memonitor secara ketat potensi penyebaran virus corona (Covid-19) dari klaster pekerja migran untuk mencegah penularan gelombang kedua di Indonesia.
Saat ini, terdapat sejumlah klaster yang dinilai berpotensi menularkan Covid-19, yaitu klaster pekerja migran, klaster jemaah tablig, klaster Gowa, klaster rembesan pemudik, dan klaster industri.

“Ini perlu betul-betul dimonitor secara baik. Kita lihat bahwa pekerja migran Indonesia, menurut laporan yang saya terima sudah 89 ribu yang kembali dan mungkin akan bertambah lagi 16 ribu,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (4/5/2020). Ratas dihadiri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, menteri-menteri Kabinet Kerja, dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Advertisement

Dia mengatakan, klaster-klaster ini harus ditangani dan dikawal secara baik di lapangan jangan sampai muncul penularan Covid-19 gelombang kedua. “Harus dicek di lapangan. Mereka melakukan protokol kesehatan secara ketat atau tidak,” katanya.

Jumlah yang disampaikan Presiden Jokowi tersebut lebih besar dari prediksi Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bahwa ada 37.075 pekerja migran Indonesia yang pulang ke Tanah Air karena habisnya masa kontrak pada April dan Mei 2020.

Menurut BP2MI, diantara pekerja migran yang kembali ke Tanah Air ada 15.429 orang dari Malaysia, 11.303 orang yang pulang dari Hong Kong​​, 3.507 orang yang pulang dari Singapura. Ketiga negara itu juga menghadapi wabah Covid-19.

Presiden juga mengemukakan pentingnya mewaspadai penularan Covid-19 di kawasan industri serta menginstruksikan pemeriksaan operasi industri di daerah-daerah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mengendalikan penularan penyakit tersebut.

Sebelumnya, Jokowi ingin memastikan PSBB di empat provinsi dan 22 Kabupaten/Kotadapat diterapkan secara ketat dan efektif. Untuk itu, ia meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk melakukan evaluasi terhadap penerapan PSBB di empat provinsi dan 22 kabupaten/kota tersebut.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bencana Hidrometeorologi Basah Tak Lepas dari Faktor Populasi

Menurut BNPB, dengan populasi tinggi, pasti di situ bencana hidrometeorologi basah cukup dominan

NEWS | 31 Januari 2023

5 Top News: Kabar Reshuffle, Tuntutan Bharada E hingga Tewasnya Mahasiswi Ditabrak

Selain berita mengenai perombakan kabinet atau reshuffle, berita soal tuntutan Bharada E dan juga tewasnya mahasiswi ditabrak di Cianjur mendapat perhatian besar,

NEWS | 31 Januari 2023

PKB Tunggu Parpol Pilihan Kaesang

Wakil Sekjen PKB itu berharap rencana Kaesang terjun ke politik menjadi momentum bagi para generasi Z dan milenial mengambil pilihan masuk di politik praktis.

NEWS | 31 Januari 2023

Polresta Malang Pulangkan Puluhan Aremania

Dari 107 orang yang sebelumnya diamankan, setelah diperiksa ternyata mereka mengaku tidak ikut dalam aksi demonstrasi di kantor Arema FC.

NEWS | 31 Januari 2023

Pemkot Jakpus Bangun 4 Embung Cegah Banjir di Cempaka Putih

Pemkot Jakpus membangun embung di Kecamatan Cempaka Putih untuk menampung air hujan. Selain itu, untuk mencegah potensi banjir.

NEWS | 31 Januari 2023

Covid-19 Subvarian Kraken, Pemerintah: Disiplin Prokes Diperlukan

Kemunculan Covid-19 subvarian Omicron XBB 1.5 atau Kraken mengingatkan masih perlunya memperkuat disiplin penerapan protokol kesehatan.

NEWS | 31 Januari 2023

Polda Metro Respons Pengakuan Wanita dalam Audi yang Tabrak Mahasiswi di Cianjur

Polda Metro Jaya merespons pengakuan penumpang wanita di sedan Audi A6 yang menabrak mahasiswi Selvi Amalia Nuraeni di Cianjur, hingga tewas.

NEWS | 30 Januari 2023

Politeknik Tridaya Virtu Morosi Selenggarakan Studi Vokasi Industri

Politeknik Tridaya Virtu Morosi menyelenggarakan program studi vokasi industri dan bertekad mencetak serta membentuk SDM unggul dan berkompeten.

NEWS | 31 Januari 2023

Siap-siap, Rekrutmen Calon ASN 2023 Bakal Segera Dibuka

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2023 bakal segera dibuka.

NEWS | 31 Januari 2023

BPJS Kesehatan Diprediksi Kembali Defisit tahun 2024

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) memprediksi aset bersih dana jaminan sosial atau DJS kembali defisit pada tahun 2024.

NEWS | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Covid-19 Subvarian Kraken, Pemerintah: Disiplin Prokes Diperlukan

Covid-19 Subvarian Kraken, Pemerintah: Disiplin Prokes Diperlukan

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE