Logo BeritaSatu

Jepang dan Prancis Dukung Kebijakan Tiongkok atas Hong Kong

Senin, 8 Juni 2020 | 12:19 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAI

Tokyo, Beritasatu.com - Jepang dan Prancis mendukung prinsip “satu negara, dua sistem” termasuk Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan Nasional, yang diterapkan Tiongkok terhadap Hong Kong.

Kantor berita Jepang, Kyodo, Minggu (7/6/2020), melaporkan Jepang telah memutuskan tidak bergabung dengan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan negara lain untuk mengeluarkan pernyataan kecaman kepada Tiongkok atas persetujuan RUU Keamanan Nasional terhadap Hong Kong.

AS, Inggris, Australia, dan Kanada telah mengecam Tiongkok pada 28 Mei karena menerapkan hukum yang dianggap bisa mengancam kebebasan dan merusak kesepakatan Sino-Inggris tahun 1984 tentang otonomi bekas jajahan.

Baik Kementerian Luar Negeri Jepang maupun Kedutaan Besar AS di Tokyo, belum memberikan tanggapan atas sikap terbaru Jepang dalam persoalan Hong Kong seperti dipublikasikan Kyodo.

Sebelumnya pada 28 Mei 2020, hari di saat parlemen Tiongkok menyetujui RUU keamanan tersebut, Pemerintah Jepang mengeluarkan pernyataan sangat khawatir atas langkah itu.

Jepang berada dalam posisi rumit diantara ketegangan antara Tiongkok dan AS terkait Hong Kong. Presiden Tiongkok Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan ke Jepang pada awal April2020, tapi ditunda karena kedua pemimpin memprioritaskan penanganan virus corona (Covid-19).

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron, menyatakan kepada mitranya, Presiden Xi Jinping, bahwa dia mengikuti secara cermat peristiwa di Hong Kong, dan terus mendukung kebijakan “satu negara, dua sistem” yang diterapkan Tiongkok terhadap Hong Kong.

Pernyataan Emmanuel Macron tersebut disampaikan oleh istana kepresidenan Prancis, Elysee, setelah Tiongkok menyetujui rancangan undang-undang (RUU) keamanan baru untuk Hong Kong, pada 28 Mei 2020.

“Presiden mengatakan dirinya mengawasi situasi Hong Kong secara cermat dan menegaskan dukungan Prancis untuk prinsip ‘satu negara, dua sistem’,” sebut pernyataan Elysee, Sabtu (6/6/2020).

Melalui pernyataan tersebut, Prancis menegaskan sikap untuk tidak bergabung dengan Amerika Serikat, Inggris, Kanada dan beberapa negara lain, yang mengecam RUU Keamanan Nasional atas Hong Kong dan menawarkan kewarganegaraan bagi warga Hong Kong yang hendak berimigrasi jika RUU tersebut diberlakukan.

Persetujuan RUU keamanan dikhawatirkan akan mengikis demokrasi di negara it, serta para diplomat dan pengusaha mengkhawatirkan situasi itu membahayakan posisi kota itu sebagai pusat keuangan global.

RUU itu juga memicu ketegangan antara Washington dan Beijing serta mendorong kekhawatiran dari Uni Eropa (UE) pekan lalu. Pejabat istana Elysee, menyatakan pembicaraan Hong Kong disinggung dalam percakapan telepon selama 1,5 jam antara Emmanuel Macron dan Xi Jinping. Namun, pernyataan resmi Elysee terkait pembicaraan kedua pemimpin tidak menyebutkan soal konflik di Hong Kong.

Komunikasi Emmanuel Macron dan Xi Jinping juga membahas penanganan pandemi Covid-19. Macron menegaskan peran penting Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang dituding AS telah melakukan kesalahan dalam menangani krisis saat ini.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Suara Pembaruan, Reuters, The Guardian

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen Mundur dari Ketua Partai Progresif Demokratik

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen mundur dari ketua Partai Progresif Demokratik yang berkuasa.

NEWS | 26 November 2022

Pramono Anung Ingatkan Kader PDIP Target Hattrick pada Pemilu 2024

Pramono Anung mengingatkan seluruh jajaran kader PDIP soal target meraih hattrick atau tiga kali kemenangan berturut-turut pada Pemilu 2024.

NEWS | 26 November 2022

Wamenag Ingatkan Santri Siap Hadapi Tantangan Baru

Wakil Menteri Agama mengingatkan bahwa zaman terus berubah dan santri harus menghadapi tantangan tantangan baru masa kini.

NEWS | 26 November 2022

PT KAI Pastikan Tak Ada Korban di Gerbong Anjlok di Kampung Bandan

PT KAI Kereta Api Commuter memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa gerbong anjlok kereta rel listrik (KRL) di sekitaran stasiun Kampung Bandan.

NEWS | 26 November 2022

Platform Merdeka Mengajar: 1,6 Juta Guru Belajar dan Berbagi

Lebih dari 1,6 juta guru di seluruh Indonesia terkoneksi untuk saling belajar dan berbagi melalui platform Merdeka Mengajar.

NEWS | 26 November 2022

Dian Meninggal Terakhir di Keluarga Tewas di Kalideres, Jasad Ibu Termumifikasi

Kombes Hengki Haryadi mengatakan, diduga yang terakhir meninggal dunia dari sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, adalah korban bernama Dian (40).

NEWS | 26 November 2022

Viral Video Angin Puting Beliung Terjang Tenda Resepsi Pernikahan

Sebuah video amatir menjadi viral karena merekam angin puting beliung yang memporak-porandakan resepsi pernikahan warga di Kampung Kukun, Cikarang.

NEWS | 26 November 2022

Sekjen PDIP Bawa Oleh-oleh Khusus untuk Megawati Soekarnoputri

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mendapatkan hadiah khusus berupa tanaman Puring.

NEWS | 26 November 2022

Kosgoro 1957: Soliditas dengan Rakyat Kunci Kemenangan Pemilu

Ketum Kosgoro 1957 Dave Laksono meminta kadernya di seluruh Indonesia membangun soliditas dengan rakyat.

NEWS | 26 November 2022

Guru dan Tenaga Kependidikan Inspiratif Dapatkan Apresiasi

Kemendikbudristek memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan melalui Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Inspiratif 2022.

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lionel Messi dan Enzo Fernandez Angkat Kembali Pamor Argentina

Lionel Messi dan Enzo Fernandez Angkat Kembali Pamor Argentina

SEMESTA BOLA 2022 | 2 jam yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE