Logo BeritaSatu

Pemprov DKI Lanjut Seleksi, Orang Tua Murid Pasrah

Jumat, 26 Juni 2020 | 08:29 WIB
Oleh : Yustinus Paat / HS

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Forum Orang Tua Murid Dewi Julia mengaku para orang tua murid akhirnya pasrah ketika Pemprov DKI Jakarta tetap melanjutkan seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui jalur zonasi yang memprioritaskan kriteria umur. Pihaknya sudah melalukan berbagai upaya agar Pemprov DKI mengkaji ulang seleksi jalur zonasi dengan basis kriteria umur sebagaimana diatur dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta No 501 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis PPDB 2020.

"Kita akhirnya pasrah mengikuti aturan tersebut, tetapi yang jelas, yang lolos jalur zonasi kebanyakan anak-anak yang umurnya lebih tua, yang mudah sulit untuk lolos," kata Dewi, Kamis (25/6).

Dalam pandangan orang tua murid, kata Dewi, basis seleksi jalur zonasi ini seharusnya jarak domisili calon peserta didik dengan sekolah. Hal ini, kata dia, juga sesuai dengan yang diatur dalam Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru.

"Kan dalam Permendikbud Nomor 44 sudah jelas disebut jarak menjadi kriteria utama seleksi peserta didik melalui jalur zonasi. Tetapi ini diganti dengan umur oleh Pemprov DKI. Kalau tahun sebelumnya pakai kriteria nilai. Kalau begini keadaannya lebih baik kembali ke kriteria nilai," jelaa dia.

Dalam Pasal 25 ayat (1) Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 mengatakan, 'seleksi calon peserta didik baru SMP (kelas 7) dan SMA (kelas 10) dilakukan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah dalam zonasi yg sama'. Pada Pasal 25 ayat (2) menyebutkan, 'jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah sebagaimana maksud ayat (1) sama, maka seleksi untuk pemenuhan kuota/daya tampung terakhir menggunakan usia peserta didik yang lebih tua'.

"Jadi sebenarnya sudah sangat clear di dalam pasal ini, bahwa patokan PPDB zonasi itu adalah jarak rumah siswa dengan sekolah, bukan seleksi berdasarkan usia," tegas dia.

Apalagi, kata dia, Juknis PPDB DKI Tahun 2020 baru dikeluarkan pada 11 Mei 2020. Menurut dia, sosialisasi juknis PPDB DKI termasuk seleksi jalur zonasi sangat minim ke orang tua murid.

"Makanya kita minta agar dikaji dulu lagi juknisnya, ditunda dulu sehingga tidak menciptakan kebijakan diskriminasi bagi anak-anak kami. Kita tidak tahu lagi apa yang mau dibuat, kita sudah ke eksekutif, ke DPRD tetap toh seleksi jalan terus. Mungkin kita nanti akan ke Menteri Pendidikan, Pak Nadiem terkait persoalan PPDB DKI ini," pungkas dia.

Sebagaimana diketahui, mulai hari ini, Pemprov DKI membuka pendaftaran calon peserta didik baru melalui jalur zonasi untuk tingkat SD, SMP dan SMA. Pendaftaran dilakukan secara daring hinggal 27 Juni 2020 mendatang.
Pelaksanaan PPDB jalur zonasi diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta, dibuktikan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta dan tercatat dalam sistem data kependudukan sesuai dengan domisili paling akhir tanggal 1 Juni 2019 sesuai dengan zona sekolah.

Kuota yang disediakan untuk PPDB jalur zonasi paling sedikit 40 persen (empat puluh persen) dari daya tampung kedua. Dalam hal jumlah pendaftar PPDB jalur zonasi melebihi daya tampung maka dilakukan seleksi dengan urutan usia calon peserta didik baru, urutan pilihan sekolah dan waktu mendaftar.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bareskrim Segera Tetapkan Tersangka Kasus Mafia Tanah di Surabaya

Bareskrim Polri tengah mengusut kasus mafia tanah di Surabaya. Terkini, Bareskrim segera menetapkan tersangka kasus mafia tanah tersebut.

NEWS | 2 Desember 2022

Rumah Roboh Akibat Gempa Cianjur Mulai Diratakan

Rumah rumah roboh akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, mulai diratakan dengan menggunakan alat berat.

NEWS | 2 Desember 2022

BNPT: Istilah Jihad Sering Disalahartikan untuk Memecah Bangsa

BNPT menegaskan, saat ini istilah jihad sering disalahartikan oleh oknum yang sengaja ingin memecah persatuan bangsa.

NEWS | 2 Desember 2022

Komisi I DPR Verifikasi Administrasi Calon Panglima TNI Yudo Margono

Komisi I DPR memverifikasi administrasi berkas Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI sebelum menjalani fit and proper test.

NEWS | 2 Desember 2022

Ini 5 Pesan Penting Jokowi untuk KPU Jelang Pemilu 2024

Presiden Jokowi menyampaikan lima pesan penting kepada KPU menjelang Pemilu 2024. Mulai dari hal teknis, kesiapan SDM, hingga soal pendidikan politik. 

NEWS | 2 Desember 2022

Bareskrim Polri Gelar Perkara Kasus Tambang Ilegal Kaltim Hari Ini

Bareskrim Polri akan melakukan gelar perkara kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim) pada hari ini, Jumat (2/12/2022).

NEWS | 2 Desember 2022

KPK Pastikan Segera Panggil Hakim Agung Gazalba Saleh

KPK memastikan segera memanggil Hakim Agung Gazalba Saleh yang sudah menjadi tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di MA.

NEWS | 2 Desember 2022

KPK Awasi Potensi Korupsi Penyaluran Bantuan Korban Bencana

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti soal isu bantuan kemanusiaan untuk para korban bencana yang dikelola dengan tidak amanah.

NEWS | 2 Desember 2022

Persiapan Pemilu 2024, KPU Gelar Konsolidasi Nasional

KPU menggelar rapat konsolidasi nasional dalam rangka persiapan Pemilu 2024 di Beach City Entertainment Center Ancol, Jakarta Utara, pada Jumat (2/12/2022).

NEWS | 2 Desember 2022

Ekonomi Global Suram, Jokowi Minta KPU Efisien Gunakan Anggaran Pemilu 2024

Presiden Jokowi mengingatkan KPU untuk efisien menggunakan anggaran Pemilu 2024 karena Pemilu kali ini digelar dalam situasi ekonomi global yang suram. 

NEWS | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lebih Optimistis, Jaya Ancol Bidik Pendapatan Rp 1,1 Triliun

Lebih Optimistis, Jaya Ancol Bidik Pendapatan Rp 1,1 Triliun

EKONOMI | 11 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE