Logo BeritaSatu

Rusuh di Madina, 6 Polisi Terluka dan Dua Mobil Dibakar

Selasa, 30 Juni 2020 | 10:53 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JAS

Madina, Beritasatu.com - Dua unit mobil dan sejumlah sepeda motor dibakar dalam kerusuhan di Desa Mompang Julu, Kecamatan Penyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), Senin (29/6/2020) sore. Dalam peristiwa ini enam orang polisi juga terluka.

Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, enam polisi yang terluka akibat terkena lemparan batu masing-masing, AKP J Hutajulu mengalami luka robek di kaki sebelah kanan, Aipda AB Siagian mengalami luka memar dibkaki dab Bripda WA Putra mengalami luka di bahu kiri.

Advertisement

"Korban luka lainnya, Bripka AR Kurniawan mengalami luka robek pada kelopak mata sebelah kiri. Briptu Muhammad Arif dan Bripka H Sitorus mengalami luka di bagian kepala. Seluruh korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan," ujar Tatan Dirsan, Selasa (30/6/2020).

Kerusuhan di Madina berawal dari aksi demo ratusan massa menuntut pembagian dana bantuan sosial tunai oleh warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Penyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), Senin (29/6/2020) sore.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Beritasatu.com, dua unit mobil yang dibakar itu, salah satunya merupakan milik Wakapolres Madina dan satu unit lagi milik warga sipil. Salah satu sepeda motor yang dibakar milik wartawan yang meliput saat kejadian kerusuhan tersebut.

Kerusuhan ini berawal dari pembagian BST sebesar Rp 600.000 yang disalurkan melalui pemerintahan desa di Desa Mompang Julu dan Desa Hutapuli. Warga menuding kepala desa tidak berlaku adil dalam menyalurkan dana bantuan pemerintah terhadap masyarakat di sana.

Masyarakat merasa tidak terima karena hanya sekitar 70 orang kepala keluarga (KK) yang menerima bantuan dari pemerintah pusat tersebut. Mereka kemudian melayangkan protes dengan menuduh kepala desa tidak transparan dalam mendaftarkan warga sebagai penerima bantuan itu.

Masyarakat kemudian melakukan aksi demonstrasi. Aksi ini berlangsung hampir setiap hari selama dua pekan terakhir. Merasa tidak puas, warga dengan jumlah ratusan orang memblokir jalan lintas Sumatera (Jalinsum) di desa tersebut. Polisi kemudian turun menetralisasi keadaan.

Pada hari Senin sekitar pukul 10.00 WIB, ratusan warga kembali turun ke jalanan. Mereka mendesak pemerintah kabupaten melalui camat supaya mencopot kepala desa. Selain itu, massa juga menuntut kepala desa supaya mundur dari jabatannya. Saat melakukan demo, warga membakar ban bekas.

Sampai siang hari, demo itu masih berlangsung aman. Awalnya, polisi yang melakukan pengamanan berhasil menenangkan warga. Sore harinya, aksi demo itu kemudian berlanjut. Bahkan, massa semakin melampiaskan kemarahannya meski petugas sudah melepaskan tembakan peringatan.

Massa melempari petugas dengan batu. Sejumlah kendaraan yang terparkir tidak jauh dari lokasi demo pun turut menjadi sasaran. Massa melakukan pengrusakan kendaraan dan membakarnya.

Kapolres Madina, AKBP Horas Silalahi menyampaikan, situasi kericuhan saat demo warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Penyabungan Utara, sudah dapat dikendalikan. Polisi masih melakukan pengamanan meski petugas sudah dapat menetralisasi keadaan.

"Memang benar ada sejumlah kendaraan pribadi maupun sepeda motor yang dibakar. Untuk sementara, kita menetralisasi keadaan di lokasi kejadian. Aksi demo warga ini diduga berkaitan dengan tuntutan supaya kepala desa mundur," sebutnya.

Beredar kabar, Kepala Desa Hutapuli, Hanafi Nasution mengundurkan diri setelah demo massa tersebut. Selain itu, Kepala Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendri Hasibuan, juga sudah mengundurkan diri.

Menurut Camat Siabu Madina, Ali Siabu, pengunduran diri tersebut atas kejadian tudingan masyarakat bahwa penerima BLT tidak tepat sasaran, yang akhirnya masyarakat mengambil tindakan pemblokiran jalan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Top 5 News: Penipuan Undangan Digital hingga Mahasiswa UI Ditabrak

Penipuan undangan pernikahan digital di Whatsapp bisa menguras rekening korban menjadi berita terpopuler atau top news di Beritasatu.com, Sabtu (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Liga Premier Singapura Gunakan Teknologi VAR untuk Pertama Kalinya

Wasit di Liga Premier Singapura (SPL) akan mendapat bantuan ekstra di musim mendatang, dengan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

NEWS | 29 Januari 2023

Surat Kewarganeragaan Tidak Sah, Wakil PM Nepal Dicopot dari Jabatan

Hakim di pengadilan tinggi Nepal memutuskan mencopot jabatan wakil PM Nepal Rabi Lamichhana karena memiliki surat kewarganegaraan yang tidak sah.

NEWS | 29 Januari 2023

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 melanda Maluku, Sabtu (28/1/2023) malam pukul 22.47 WIB, menurut BMKG, gempa itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

NEWS | 28 Januari 2023

Legislator Minta BPKH Susun Peta Jalan Pola Pembiayaan Haji

Legislator meminta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menyusun peta jalan atau roadmap pola pembiayaan haji.

NEWS | 28 Januari 2023

Soal Kemungkinan Biaya Haji Turun, Ini Respons Komnas

Komnas Haji mengatakan bahwa masih ada kemungkinan biaya haji tahun ini turun dari angka yang diusulkan oleh Kementerian Agama.

NEWS | 28 Januari 2023

Panel DPR AS Bakal Pemungutan Suara untuk Blokir Aplikasi TikTok

Sebuah panel DPR AS Komite Urusan Luar Negeri berencana untuk mengadakan pemungutan suara bulan depan yang bertujuan memblokir penggunaan TikTok

NEWS | 29 Januari 2023

Pernikahan Dini Penyumbang Angka Stunting di NTB

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)  melakukan pencegahan stunting pada aspek pernikahan dini atau muda.

NEWS | 28 Januari 2023

Banjir Manado dan Tanah Longsor Menewaskan 5 Warga

Banjir Manado dan tanah longsor mengakibatkan 3.866 keluarga yang terdampak dan lima orang meninggal dunia.

NEWS | 28 Januari 2023

Malaysia Keluarkan Peringatan Potensi Banjir Bandang

Peringatan potensi banjir bandang di tiga negara bagian dalam tempo 12 jam untuk tiga negara bagian di Malaysia.

NEWS | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Top 5 News: Penipuan Undangan Digital hingga Mahasiswa UI Ditabrak

Top 5 News: Penipuan Undangan Digital hingga Mahasiswa UI Ditabrak

NEWS | 25 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE