Logo BeritaSatu

Angka Kehamilan Meningkat, Pemkab Tangerang Bagikan 7.000 Alat Kontrasepsi Gratis

Selasa, 30 Juni 2020 | 18:28 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAH

Tangerang, Beritasatu.com - Pandemi covid-19 yang terjadi beberapa bulan ini berdampak pada peningkatan angka kehamilan di wilayah Kabupaten Tangerang. Hal tersebut yang kemudian mendorong Pemkab Tangerang untuk membagikan alat kontrasepsi (akseptor) gratis kepada 7.000 warga Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Arsyad Husain mengatakan peningkatan angka kehamilan ini terutama untuk wanita di usia subur dampak adanya work from home (bekerja dari rumah) yang kemarin diberlakukan Pemerintah.

"Kami membagikan 7.000 akseptor gratis yang dibagikan dan bisa dimanfaatkan masyarakat khususnya wanita diusia subur di 200 layanan kesehatan masyarakat mulai dari layanan kesehatan berupa klinik, bidan desa, Puskesmas hingga RSUD milik pemerintah," ungkap Arsyad dalam keterangan pers, Selasa (30/6/2020).

Untuk bisa mendapatkan pelayanan pemasangan akseptor KB tersebut, masyarakat hanya cukup membawa bukti diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga yang berlaku. Dimana layanan pemasangan akseptor itu berupa layanan suntik spiral.

"Kita mendapat kuota 7.000 akseptor dari pemerintah pusat dan belum ini di tutup jam 15.00 WIB sudah terdapat lebih dari 7.000 warga yang terlayani. Sejauh ini masyarakat dapat berkonsultasi dengan gratis tentang alat kontrasepsi yang biasa digunakan untuk mencegah kehamilan dimasa pandemi covi-19 ini," lanjutnya.

Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, layanan bagi akseptor KB di Kabupaten Tangerang merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meredam laju pertumbuhan penduduk selama pandemi Covid-19 di wilayahnya.

"Ini bagian dari upaya kita menekan laju pertumbuhan penduduk selama musim Pandemi corona, sehingga dampak kesehatan dan pendidikan akibat laju pertumbuhan penduduk bisa diminimalisir. Selain itu, ini juga bagian kesinambungan antara pusat dan daerah pelayanan diberikan secara gratis selama pandemi ini yang masih tetap berjalan meski fokus pemerintah menangani pandemi Covid-19," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan ribuan pengungsi  erupsi Semeru tersebut saat ini ditampung di 12 tempat.

NEWS | 5 Desember 2022

7 Jenazah Korban Bus Jatuh ke Jurang di Magetan Dipulangkan ke Semarang

Tujuh jenazah korban bus jatuh ke jurang di Magetan, Jawa Timur dipulangkan ke Semarang, Minggu (4/12/2022) malam.

NEWS | 5 Desember 2022

Kaesang-Erina Menikah, Jokowi Minta Maaf ke Warga Yogya dan Solo

Jokowi memohon maaf jika pernikahan putranya, Kaesang dengan Erina Gundono nantinya menganggu aktivitas warga Yogyakarta dan Sol.

NEWS | 5 Desember 2022

Bahlil Lahadalia: Stabilitas Politik Jadi Kunci Keberhasilan Investasi 2023

Bahlil Lahadalia menekankan langkah pemerintah untuk mencapai target investasi hanya bisa terjadi bila terjadi stabilitas politik dan ekonomi.

NEWS | 4 Desember 2022

2 Orang Terluka Dampak Gempa Garut Sudah Ditangani Tim Medis

Dua orang yang terluka tertimpa material bangunan akibat gempa Garut sudah mendapatkan penanganan medis dengan kondisi mulai membaik

NEWS | 4 Desember 2022

Polda Metro Tetapkan 2 Tersangka Pinjol Ilegal di Manado

Polda Metro Jaya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pinjaman daring atau pinjaman online/pinjol ilegal di Manado, Sulawesi Utara.

NEWS | 4 Desember 2022

Kasal Baru Harus Memiliki Kemampuan Diplomasi Tingkat Tinggi

Calon Kasal pengganti Laksamana Yudo Margono harus sosok memiliki kemampuan diploasi tingkat tinggi dan paham tentang geopolitik maritim Indonesia.

NEWS | 4 Desember 2022

Hingga 4 Desember, Cianjur Diguncang 384 Kali Gempa Susulan

BMKG mencatat total gempa susulan di Cianjur hingga 4 Desember 2022 pukul 15.00 WIB mencapai 384 kali.

NEWS | 4 Desember 2022

Rem Blong Diduga Penyebab Bus Masuk Jurang di Magetan

Bus masuk jurang yang menewaskan tujuh orang di Magetan, Jawa Timur, diduga karena rem blong, Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022

Pemkab: Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Cianjur Jadi 8.151 Unit

Jumlah rumah yang rusak berat akibat gempa Cianjur bermagnitudo 5,6 bertambah menjadi 8.151 rumah hingga Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

NEWS | 36 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE