Logo BeritaSatu

Pakar: Putusan MA Tidak Membatalkan Kemenangan Jokowi-Amin

Rabu, 8 Juli 2020 | 13:50 WIB
Oleh : Robertus Wardi / JAS

Jakarta,Beritasatu.com - Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Pierre Suteki mengemukakan putusan Mahkamah Agung (MA) tanggal 28 Oktober 2019 dan keterlambatan upload di direktori MA tidak dapat menjadi alasan secara hukum untuk membatalkan hasil Pilpres 2019. Alasannya, keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap pemenang Pilpres didasarkan pada Putusan MK 2019 tentang Sengketa Hasil Pilpres 2019.

“Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2019-2024 dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” kata Suteki di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Sebagaimana diketahui, Rahmawati dan kawan-kawan menggugat PKPU No 5 Tahun 2019 ke MA tanggal 14 Mei 2019. MA memutus perkara tersebut pada tanggal 28 Oktober 2019 dan memenangkan Rahmawati dan kawan-kawan. Putusan MA itu baru dipublikasikan tanggal 3 Juli 2020. Sementara tanggal 21 Mei 2019, KPU telah menetapkan Capres terpilih berdasarkan hasil sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi.

Suteki melihat keputusan KPU yang memenangkan pasangan Jokowi-Amin tidak menjadi batal, lantaran MA mengabulkan gugatan Rahmawati dan ada keterlambatan upload di direktori MA, yakni baru dilakukan tanggal 3 Juli 2020.

Menurutnya, Pasal 416 ayat (1) UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, junto Pasal 6A ayat (3) UUD Tahun 1945 disebutkan pemenang pasangan capres terpilih memperoleh suara lebih dari 50 persen jumlah suara dengan sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia. Artinya, selain syarat 50 persen jumlah suara, ada syarat 20 persen suara dan melebihi 50 persen jumlah provinsi di Indonesia.

Sementara pada Ayat 4 Pasal 6 A UUD 1945 dinyatakan bahwa dalam hal tidak ada pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih, dua pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan umum dipilih oleh rakyat secara langsung dan pasangan yang memperoleh suara rakyat terbanyak dilantik sebagai presiden dan wakil presiden.

Dari dua ketentuan UU itu, kemenangan Jokowi-Amin terpenuhi. Dari total suara sah nasional yang mencapai 154 juta, Jokowi-Amin mendapatkan 55,50 persen suara (85,6 juta). Adapun Paslon Paslon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno hanya mendapatkan 44,50 persen (68,6 juta).

Kemudian, Jokowi-Amin menang di 21 provinsi dengan perolehan suara lebih dari 50 persen di setiap provinsi. Sementara Prabowo-Sandi hanya menang di 13 provinsi dengan perolehan suara lebih dari 50 persen di setiap provinsi.

“Bila kita percaya kepada penyelenggara pemilu, yakni KPU maka aturan main penetapan pemenang Pilpres 2019 yang hanya diikuti dua pasangan capres-cawapres mesti merujuk Putusan MK No. 50/PUU-XII/2014 yang keberlakuannya setara dengan undang-undang (UU). Kita berharap aturan penetapan pemenang Pilpres 2019 yang hanya diikuti dua pasangan capres cawapres tidak perlu lagi diperdebatkan,” jelas Suteki.

Dia mengharapkan ke depan, untuk menghindari polemik berkepanjangan terkait penetapan calon presiden dan wapres terpilih, seharusnya UU Pemilu harus tetap (fix). Tentu saja mengadopsi juga Putusan MK terkait, khususnya jika peserta pilpres hanya 2 pasang calon presiden dan wakil presiden.

“Kita juga perlu evaluasi atas ketidakcermatan DPR dan Pemerintah ketika menyusun UU Pemilu 2017, mengapa tidak mengadopsi Putusan MK 2014 tentang pilpres yang hanya diikuti oleh 2 paslon. Berikutnya, seharusnya MA juga memiliki kepekaan hukum terkait dengan putusan MK tersebut sehingga tidak serta merta mengabulkan gugatan para pemohon terkait dengan inkonsistensi PKPU terhadap UU Pemilu 2017 dalam perkara a quo,” tutup Suteki.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan ribuan pengungsi  erupsi Semeru tersebut saat ini ditampung di 12 tempat.

NEWS | 5 Desember 2022

7 Jenazah Korban Bus Jatuh ke Jurang di Magetan Dipulangkan ke Semarang

Tujuh jenazah korban bus jatuh ke jurang di Magetan, Jawa Timur dipulangkan ke Semarang, Minggu (4/12/2022) malam.

NEWS | 5 Desember 2022

Kaesang-Erina Menikah, Jokowi Minta Maaf ke Warga Yogya dan Solo

Jokowi memohon maaf jika pernikahan putranya, Kaesang dengan Erina Gundono nantinya menganggu aktivitas warga Yogyakarta dan Sol.

NEWS | 5 Desember 2022

Bahlil Lahadalia: Stabilitas Politik Jadi Kunci Keberhasilan Investasi 2023

Bahlil Lahadalia menekankan langkah pemerintah untuk mencapai target investasi hanya bisa terjadi bila terjadi stabilitas politik dan ekonomi.

NEWS | 4 Desember 2022

2 Orang Terluka Dampak Gempa Garut Sudah Ditangani Tim Medis

Dua orang yang terluka tertimpa material bangunan akibat gempa Garut sudah mendapatkan penanganan medis dengan kondisi mulai membaik

NEWS | 4 Desember 2022

Polda Metro Tetapkan 2 Tersangka Pinjol Ilegal di Manado

Polda Metro Jaya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pinjaman daring atau pinjaman online/pinjol ilegal di Manado, Sulawesi Utara.

NEWS | 4 Desember 2022

Kasal Baru Harus Memiliki Kemampuan Diplomasi Tingkat Tinggi

Calon Kasal pengganti Laksamana Yudo Margono harus sosok memiliki kemampuan diploasi tingkat tinggi dan paham tentang geopolitik maritim Indonesia.

NEWS | 4 Desember 2022

Hingga 4 Desember, Cianjur Diguncang 384 Kali Gempa Susulan

BMKG mencatat total gempa susulan di Cianjur hingga 4 Desember 2022 pukul 15.00 WIB mencapai 384 kali.

NEWS | 4 Desember 2022

Rem Blong Diduga Penyebab Bus Masuk Jurang di Magetan

Bus masuk jurang yang menewaskan tujuh orang di Magetan, Jawa Timur, diduga karena rem blong, Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022

Pemkab: Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Cianjur Jadi 8.151 Unit

Jumlah rumah yang rusak berat akibat gempa Cianjur bermagnitudo 5,6 bertambah menjadi 8.151 rumah hingga Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Harry Kane: Mentalitas Jadi Modal Utama Inggris Lawan Prancis

Harry Kane: Mentalitas Jadi Modal Utama Inggris Lawan Prancis

SEMESTA BOLA 2022 | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE