Logo BeritaSatu

Kualitas Pendidikan Masih Rendah, Pakar: Pemerintah Harus Fokus Perbaiki Mutu Guru

Selasa, 21 Juli 2020 | 20:22 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Pendidikan Vox Point Indonesia, Indra Charismiadji mengatakan, dalam program pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul, guru dan tenaga kependidikan menjadi ujung tombak paling penting dalam kemajuan suatu bangsa. Oleh karena itu, pemerintah perlu fokus memperbaiki kualitas dan mutu guru Indonesia untuk memperbaiki keseluruhan mutu pendidikan di Tanah Air.

Berdasarkan data Programme for International Student Assessment (PISA) 2018, performa Indonesia masih di bawah rata-rata untuk kemampuan matematika, sains, dan membaca. Bahkan, dalam 15 tahun terakhir, posisi Indonesia tidak banyak berubah.

Hal ini, menurut Indra, dipengaruhi oleh mutu guru yang berdasarkan data neraca pendidikan daerah (NPD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) 2019, masih rendah. Ini didukung oleh rata-rata nilai uji kompetensi guru (UKG) 2019 yang masih rendah.

Untuk tingkat SD, nilainya 54,8%, SMP 58,6%, SMA 62,3%, dan SMK 58,4%.

“Ini potret guru kita, dengan kondisi ini kita harus cari cara untuk memperbaiki ke depannya,” ujar Indra pada diskusi daring “Transformasi Pabrik Guru Dalam Cetak Biru Pendidikan Indonesia” di Jakarta, Selasa (21/7/2020) petang.

Selanjutnya, Indra juga menyebutkan, rendahnya mutu pendidikan Indonesia ini juga menjadi sorotan Bank Dunia. Bahkan kajian Bank Dunia 2019 menunjukkan kurva pendidikan Indonesia abnormal.

Dijelaskan Indra, kajian Bank Dunia ini menerjemahkan data PISA. Misalnya, untuk kemampuan membaca anak Indonesia dibandingkan dengan Vietnam dan negara lain yang tergabung pada Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) saat jauh untuk setiap level.

“Untuk level 1 (level terendah), Indonesia 55,4%, Vietnam 13,9%, dan rata-rata negara OECD 20,1%. Padahal untuk negara lain, persentase anak paling tinggi itu berada di level 3 yakni kemampuannya biasa-biasa saja sehingga kurvanya normal. Sedangkan Indonesia, hasil PISA menunjukkan bahwa anak yang lahir normal, saat sekolah malah jadi abnormal. Sebab, level yang kurang pintar lebih banyak daripada level yang bagus atau yang biasa-biasa saja,” ujar Indra.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah untuk segera memprioritaskan peningkatan SDM, terutama guru. Kata dia, guru adalah produk dari lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK). Dengan kondisi ini, tentu yang harus diperbaiki terlebih dahulu adalah LPTK. Pasalnya, meski era teknologi terus berkembang, peran guru tidak dapat digantikan.

Guru adalah pemimpin yang mengarahkan tujuan pembelajaran. Selain itu, guru juga harus dapat menjadi fasilitator, yakni orang yang dapat memfasilitasi proses belajar serta menjadi motivator yang memberi motivasi proses belajar agar anak berubah.

Cambuk
Sementara itu, Dekan Fakultas Pendidikan dan Bahasa Unika Atma Jaya Jakarta, Luciana mengatakan, paparan data kondisi pendidikan Indonesia saat ini menjadi cambuk bagi LPTK untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia menjadi lebih baik.

Luciana mengatakan, LPTK harus berubah. Tidak hanya fokus mencetak guru, tetapi juga harus ada keterkaitan antara LPTK dan komunitas yakni sekolah. Dengan begitu, tidak ada pemisahan persepsi, tetapi ada kolaborasi terstruktur antara dosen dan guru, sehingga LPTK menjadi konsep yang utuh.

“LPTK bisa melihat peranannya, tidak hanya mencetak guru tetapi menciptakan satu generasi anak bangsa yang bisa menjadi global citizen di negara kita sendiri dan lalu berperan lebih banyak. Oleh karena itu, perlu mengubah paradigma ketika LPTK tidak hanya mengajar dan menyiapkan sarjana pendidikan, tetapi juga bisa melihat ruang melalui kebijakan diberikan oleh Kemdikbud bahwa keterkaitan LTPK dan komunitas sangat berharga,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Bentuk Tim Khusus Percepatan Pembangunan Tol Semarang-Demak

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membentuk tim untuk membereskan persoalan pembebasan lahan pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak.

NEWS | 29 November 2022

Jokowi Akan Hadiri Midodareni, Tetangga Erina Diminta Tak Inapkan Tamu

Jokowi akan menghadiri midodareni di kediaman calon menantunya, Erina Gudono di Purwosari RT 03/RW 59, Sinduadi, Mlati, Sleman.

NEWS | 30 November 2022

Menilik Rumah Bantuan Ganjar, Hanya Bayar Rp 355 Ribu per Bulan

“Tuku Lemah Oleh Omah” adalah program bantuan yang membantu banyak masyarakat hasil inisiasi dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

EKONOMI | 29 November 2022

Penyaluran Bantuan Dana Bansos Terus Dipantau

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menegaskan penyaluran dana BLT BBM, BPNT/Sembako dan PKH terus dipantau tiap hari.

NEWS | 30 November 2022

Jokowi Dinilai Contoh Pemimpin yang Berani Tegakkan Kebenaran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai contoh pemimpin yang berani menegakkan kebenaran.

NEWS | 30 November 2022

Bupati: Pencarian Korban Gempa Cianjur Diperpanjang 3 Hari

Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman mengatakan, proses pencarian korban gempa Cianjur diperpanjang tiga hari.

NEWS | 30 November 2022

MK Tambahkan Syarat Baru Ini Bagi Caleg Mantan Koruptor di Pemilu

Mahkamah Konstitusi atau MK menambahkan syarat baru bagi caleg mantan terpidana termasuk terpidana kasus korupsi yang akan ikut menjadi Pemilu 2024.

NEWS | 30 November 2022

Naik Helikopter, Lesti Kejora dan Rizky Billar Kunjungi Korban Gempa Cianjur

Pasangan artis Lesti Kejora dan Rizky Billar mengunjungi para korban gempa di daerah kelahirannya Cianjur dengan helikopter.

NEWS | 30 November 2022

Setelah Tembak Brigadir J, Bharada E Mimpi Buruk Selama 3 Pekan

Bharada E mengalami mimpi buruk selama tiga pekan setelah menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 30 November 2022

Bharada E: Brigadir J Selalu Dampingi Putri Candrawathi

Bharada E menyebut, Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, selalu mendampingi Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menjadi Andalan Masyarakat, Volume Transaksi BRImo Tembus Rp 2,000 Triliun

Menjadi Andalan Masyarakat, Volume Transaksi BRImo Tembus Rp 2,000 Triliun

EKONOMI | 1 jam yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE