Logo BeritaSatu

Perubahan Lingkungan Berkorelasi dengan Munculnya Penyakit

Jumat, 31 Juli 2020 | 22:34 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / FER

Depok, Beritasatu.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 memberikan imbas secara struktural terhadap hampir semua sektor kehidupan manusia. Perubahan itu, sangat terasa di setiap komponen sosial ekonomi budaya hingga lingkungan fisik alami dan hayati.

Baca Juga: Menjaga Ekosistem Hutan, Mencegah Wabah di Masa Depan

Advertisement

Sayangnya, saat ini masih banyak masyarakat yang belum paham bahwa perubahan lingkungan memiliki korelasi yang kuat terhadap munculnya berbagai penyakit.

Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Haryoto Kusnoputranto, mengatakan, masyarakat belum paham bahwa lingkungan memiliki korelasi kuat terhadap munculnya berbagai penyakit. Fenomena perubahan iklim turut memicu munculnya penyakit baru yang belum pernah ada sebelumnya.

"Salah satu pemicu perubahan iklim adalah deforestasi. Peningkatan deforestasi telah menimbulkan dampak pada perubahan iklim global yang mempercepat pola persebaran penyakit menular seperti Covid-19, SARS, MERS. Deforestasi juga menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati sebagai penyeimbang alam," kata Haryoto dalam seminar daring Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL UI), Kamis (30/7/2020).

Baca Juga: Presiden Setuju Segera Diatur Nilai Ekonomi Karbon

Ketua Komite SIL UI ini menambahkan, deforestasi juga memiliki andil akan hilangnya bahan baku berpotensi untuk obat-obatan yang mampu memperkuat kekebalan atau imunitas pada tubuh manusia. Selain itu, deforestasi juga dapat merusak habitat hewan mampu menyebarkan penyakit ke lokasi lain, sehingga pola penyebaran penyakit menjadi semakin meluas.

"Untuk itu, diperlukan upaya meminimalisasi dampak pandemi melalui sistem pembangunan berkelanjutan. Perubahan lingkungan harus mengacu pada pola pembangunan berkelanjutan, sehingga mampu mengurangi risiko penyakit, meningkatkan produksi pangan dan konservasi keanekaragaman hayati," tegas Haryoto.

Menteri Kesehatan RI Kabinet Reformasi Pembangunan 1998, Farid Anfasa Moeloek, memaparkan, ketidakstabilan dalam lingkungan bisa menimbulkan penyakit pada manusia dan makhluk hidup lainnya.

Baca Juga: Kebutuhan Homecare Tenaga Medis Kian Meningkat

"Ketika lingkungan mengalami ketidakseimbangan maka dapat menyebabkan isi bumi ini sakit. Saya berharap para anak didik SIL UI mampu menjadi sumber daya manusia yang dapat menyeimbangkan lingkungan," kata Farid.

Sementara, Menteri Kesehatan RI Kabinet Kerja 2014-2019, Nila Moeloek, menjelaskan, pembangunan kesehatan di era Covid-19, mengingatkan kepada sumber daya manusia (SDM) Indonesia pada masa sebelum Covid-19 yang tengah gencar menggerakkan program perbaikan gizi masyarakat, khususnya program penanganan stunting.

"Penanganan stunting sangat penting jika kita menginginkan suatu human capital index yang berkualitas, bisa mendapatkan manusia cerdas yang kelak menjadi seorang dewasa muda yang sehat hingga usia lansia juga sehat. Untuk menggapai itu semua, dibutuhkan kolaborasi holistik, diantaranya pendidikan, masalah gender, dan lingkungan," tandas Nila Moeloek.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Brigadir J, Baiquni Wibowo Dituntut 2 Tahun Penjara

JPU menuntut hukuman 2 penjara terhadap Baiquni Wibowo dalam kasus perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Smelter Freeport di Gresik Direncanakan Rampung Akhir 2023

PT Freeport Indonesia tengah membangun proyek smelter di Gresik, Jawa Timur dan ditargetkanrampung pada akhir 2023.

NEWS | 27 Januari 2023

UTBK SBMPTN 2023 Jadi SNBT 2023, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Berikut jadwal dan cara daftar SNMPTN 2023 yang berubah menjadi SNBP 2023. Perubahan SBMPTN 2023 menjadi SNBP 2023 telah diputuskan oleh Kemendikbudristek.

NEWS | 27 Januari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening, BCA Tegaskan Sudah Lakukan Verifikasi Transaksi

Menanggapi kasus tukang becak membobol rekening nasabah bank BCA senilai Rp 320 juta, pihak BCA menegaskan telah melakukan verifikasi transaksi 

NEWS | 27 Januari 2023

Alasan Dituntut Ringan 2 Tahun, Chuck Putranto Sopan dalam Memberikan Kesaksian

JPU menuntut dua tahun pidana penjara terhadap Chuck Putranto terdakwa perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Mahasiswa UI Hasya Tewas Ditabrak Malah Tersangka, Polda Metro: Kelalaian Korban Sendiri

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan ditetapkannya tersangka mahasiswa UI M Hasya Athalah yang tewas diduga ditabrak oleh pensiunan polisi.

NEWS | 27 Januari 2023

Agar Tidak Dibobol Tukang Becak, Lakukan Ini untuk Jaga Keamanan Rekening Bank

OJK mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menjaga kerahasiaan data pribadi demi keamanan rekening bank.

NEWS | 27 Januari 2023

Pengurus Soksi Siap Menangkan Partai Golkar di Pemilu 2024

Ketua Umum Soksi Ali Wongso Sinaga menegaskan komitmen Soksi untuk memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2024 mendatang.

NEWS | 27 Januari 2023

Tuntut Agus Nurpatria 3 Tahun Penjara, Jaksa: Coreng Institusi Polri

JPU menuntut Agus Nurpatria dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena merintangi penyidikan pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Dituntut 2 Tahun Penjara, Ini Hal yang Memberatkan Chuck Putranto

JPU menuntut Chuck Putranto dipenjara dua tahun karena terlibat dalam perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Debut Perdana di BEI, Saham LAJU Lansung Mentok ARA

Debut Perdana di BEI, Saham LAJU Lansung Mentok ARA

EKONOMI | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE