Logo BeritaSatu

Pilkada 4 Daerah di Sumut Lawan Kotak Kosong

Senin, 7 September 2020 | 13:05 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JAS

Medan, Beritasatu.com - Empat dari 23 kabupaten maupun kota yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara (Sumut), hanya diikuti oleh pasangan tunggal. Empat pasangan calon kepala daerah itu dipastikan menjadi kepala daerah karena melawan kotak kosong saat pesta demokrasi, 9 Desember 2020.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Herdensi Adnin mengatakan, empat daerah yang menyelenggarakan pilkada dan hanya diikuti oleh pasangan tunggal itu, terdapat di Kota Gunung Sitoli, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Advertisement

"Sesuai dengan mekanisme dan peraturan tentang pemilu, maka penyelenggaraan pilkada oleh KPU kabupaten/kota di daerah yang disebutkan itu, tetap dilaksanakan meski pasangan calon akan melawan kotak kosong. Kita hanya menjalankan proses demokrasi," ujar Herdensi Adnin kepada Beritasatu.com di Medan, Senin (7/9/2020).

Disebutkan, pasangan tunggal yang melawan kotak kosong di di Kota Gunung Sitoli adalah petahana, Lakhomizaro Zebua - Sowaa Laoli. Pasangan ini didukung oleh delapan partai politik (Parpol) dengan total jumlah 23 kursi dari 25 kursi di DPRD Kota Gunung Sitoli. Hanya Partai Nasdem yang memiliki dua kursi yang belum memberikan dukungan.

Adapun jumlah kursi dukungan parpol di DPRD Gunung Sitoli itu meliputi PDI Perjuangan enam kursi, Golkar dua kursi, Perindo dua kursi, Demokrat empat kursi, PKPI satu kursi, Gerindra tiga kursi, PAN satu kursi dan Hanura empat kursi. Sementara untuk pengusungan pasangan calon kepala daerah untuk kontestasi pilkada di daerah itu, partai koalisi harus memiliki suara minimal lima kursi.

Untuk pilkada di Kabupaten Humbahas diikuti pasangan tunggal dari petahana, Dosmar Banjarnahor (bupati) - Oloan Paniaran Nababan. Pasangan ini diusung oleh seluruh partai pemilik 25 kursi di DPRD Kabupaten Humbahas yakni, PDI Perjuangan (PDIP) tujuh kursi, Partai Golkar lima kursi, Partai Hanura empat kursi, Partai Nasdem tiga kursi, Partai Gerindra dua kursi, Perindo dua kursi, Partai Demokrat satu kursi dan PSI satu kursi.

Pilkada di Kota Pematang Siantar, hanya diikuti pasangan tunggal, Asner Silalahi-Susanti Dewayani. Pasangan ini didukung oleh seluruh parpol pemilik kursi parlemen di DPRD Siantar yakni PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, Hanura, Demokrat, PKPI, dan PAN yang menguasai total 30 kursi yang ada di DPRD Siantar.

Begitu juga dengan pilkada di Kabupaten Serdang Bedagai, petahana Soekirman - Tengku Ryan, akhirnya tersingkir karena dianggap tidak memenuhi persyaratan kursi dari partai pendukung untuk mengikuti kontestasi saat mendaftar ke KPU Kabupaten Serdang Bedagai. Untuk pilkada di Kabupaten Sergai, yang seharusnya memiliki dukungan partai koalisi dengan minimal sembilan kursi tersebut, hanya diikuti oleh pasangan tunggal, Darma Wijaya - Adlin.

Pasangan ini diusung oleh delapan parpol dengan jumlah kursi 33 di DPRD Serdang Bedagai. Partai koalisi pendukung pasangan Darma Wijaya - Adlin adalah PAN empat kursi, Gerindra tujuh kursi, PKB empat kursi, PDIP lima kursi , Demokrat tiga kursi, PPP tiga kursi, Hanura lima kursi dan Partai Golkar lima kursi. Sementara itu, Soekirman - Tengku Ryan hanya didukung oleh Nasdem empat kursi dan PKS dua kursi.

Koordinator Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI), Gandi Parapat mengatakan, ada dua kepala daerah yang tidak bisa mengikuti kembali kontestasi karena adanya aksi memborong partai oleh pasangan pilkada. Kedua kepala daerah yang tidak bisa lagi bertarung dalam pilkada adalah Wali Kota Pematang Siantar Hefriansyah dan Bupati Sergai Soekirman.

"Adanya aksi memborong partai ini merupakan bukti bahwa proses demokrasi belum berjalan sesuai harapan. Masyarakat tidak diberikan kesempatan untuk memilih pasangan calon terbaik dari proses pilkada yang ditawarkan. Hal ini membuat miris, elite partai politik seakan memberikan dukungan atas proses pilkada melawan kotak kosong," kata Gandi Parapat.

Gandi menduga, ada unsur sesuatu di balik dukungan partai ketika memberikan dukungan kepada pasangan calon yang melakukan aksi memborong partai. Pasangan calon tunggal di daerah yang melaksanakan pilkada diduga dengan sengaja melakukan aksi memborong partai. Ini dilakukan untuk mempermudah langkahnya menjadi kepala daerah terpilih.

Untuk di Sumut, sebanyak 23 daerah dari 33 kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan kan pilkada serentak. Daerah yang melaksanakan pilkada adalah Kota Binjai, Medan, Pematangsiantar, Tanjungbalai, Sibolga, Gunungsitoli, Kabupaten Serdang Bedagai, Simalungun, Asahan, Karo, Pakpak Bharat, Labuhan Batu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Samosir, Humbahas, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Nias, Nias Utara, Nias Barat, dan Nias Selatan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mutasi Jabatan 84 Perwira Tinggi, Danpaspampres Termasuk

Terjadi mutasi 84 jabatan di TNI, termasuk untuk posisi komandan Pasukan Pengamanan Presiden atau Danpaspampres.

NEWS | 2 Februari 2023

Kemenkes Sebut Ada 400.000 Anak di Dunia Menderita Kanker

Berdasarkan data Globocan 2020, terdapat sekitar 400.000 anak usia 0-15 tahun di dunia termasuk dari Indonesia yang menderita kanker.

NEWS | 2 Februari 2023

Gusuran IKN Nusantara Minta Ganti Rugi Rp 1 Juta, Ini Kata Pemkab PPU

Masyarakat menuntut agar nilai ganti rugi lahan yang terdampak IKN minimal adalah Rp 1 juta per meter.

NEWS | 2 Februari 2023

Kemenkes: Kanker Masih Sebabkan Kematian Tertinggi di Dunia

Kemenkes mengatakan bahwa kanker masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Tercatat, ada 10 juta kematian akibat kanker pada tahun 2020.

NEWS | 2 Februari 2023

Turunkan Stunting, Ganjar Libatkan Ahli Gizi dan Kader Kesehatan di Puskesmas

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memaksimal upaya penurunan stunting dengan melibatkan ahli gizi dan kader kesehatan hingga ke tingkat puskesmas.

NEWS | 2 Februari 2023

Kasus Brigadir J, Eks Jubir KPK Tuding Jaksa Sudutkan Kaum Perempuan

Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah menuding JPU menyudutkan kaum perempuan. Hal itu tak lepas dari tudingan jaksa soal Putri mengenakan baju seksi.

NEWS | 2 Februari 2023

Sempat Terpapar Covid-19 Varian Kraken, Warga Tangsel Kini Sudah Sehat

Pasien tersebut diketahui terpapar Covid 19 subvarian kraken usai pulang dari perjalanan luar negeri bersama ketiga anaknya pada 15 Januari 2023 lalu.

NEWS | 2 Februari 2023

Jaksa Sebut Khadijah hingga Bunda Maria, Pengacara Putri Candrawathi: Kamuflase

Pihak pengacara Putri Candrawathi menilai replik jaksa yang menyebut sosok Khadijah hingga Bunda Maria hanyalah sebuah kamuflase.

NEWS | 2 Februari 2023

Soal Replik Jaksa, Pengacara Putri Candrawathi: Menyedihkan dan Sia-sia

Pengacara Putri Candrawathi, Arman Hanis memandang replik jaksa seperti tengah tersesat dalam rimba fakta serta argumentasi.

NEWS | 2 Februari 2023

Putri Candrawathi Akan Divonis Hakim pada 13 Februari

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) akan menjatuhkan vonis terhadap Putri Candrawathi pada Senin (13/2/2023).

NEWS | 2 Februari 2023


TAG POPULER

# Harga Bawang


# Koalisi Indonesia Bersatu


# Bunda Corla


# Serial Killer


# Penculikan Anak


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ada Format Baru, Ini Jadwal MotoGP 2023

Ada Format Baru, Ini Jadwal MotoGP 2023

SPORT | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE