Logo BeritaSatu

Pengamat: Mencurigakan, Kuota Belajar Kemdikbud Rekomendasikan Aplikasi Berbayar dan Tidak Populer

Selasa, 29 September 2020 | 01:46 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menegaskan, adanya pembagian kuota umum dan belajar disebabkan karena pemerintah ingin memastikan kuota tersebut benar-benar digunakan untuk pembelajaran, bukan untuk fungsi-fungsi lainnya. Namun, keputusan ini menuai kontroversi sebab, aplikasi belajar yang direkomendasikan Kemdikbud dalam http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/ banyak yang berbayar dan tidak populer.

Pengamat pendidikan, Indra Charismiadji menuturkan, setelah ditelusuri, beberapa aplikasi yang dirujuk Kemdikbud ternyata berbayar. Misalnya Quipper, Ruang Guru, dan Sekolah.Mu.

“Setelah saya melihat aplikasi untuk kuota belajar ternyata ada aplikasi-aplikasi yang harus berbayar. Itu sama saja bohong. Artinya, kuota dikasih tapi seperti siswa didorong untuk membeli program-program tersebut,” kata Indra kepada Suara Pembaruan, Senin (28/9/2020).

Indra pun meminta Kemdikbud untuk tidak menjadi makelar aplikasi. Indra menyebutkan, adanya aplikasi berbayar ini menimbulkan kesan bahwa pemerintah memberikan gimmick agar masyarakat berlangganan aplikasi tersebut. Masyarakat digiring untuk belanja daring yang nanti bisa mengarah ke APBN atau APBD untuk belanja yang sama.

Untuk menghindari pemberian bantuan tidak efektif, Kemdikbud sebaiknya memberi keleluasaan penggunaan kuota. Sebab, Indra meyakini, ketika mengajar, seorang pendidik memiliki metode pembelajaran yang telah dipersiapkan dan tidak membutuhkan aplikasi pendamping.

Kalau pun menggunakan sumber lain, lanjut Indra, para pendidik selama ini lebih menyarankan siswa untuk menggunakan aplikasi tidak berbayar seperti Youtube yang juga menawarkan berbagai bahan ajar gratis.

Sementara itu, Wasekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Fahriza Marta Tanjung mengatakan, rata-rata aplikasi yang ada pada kuota belajar tidak populer, kecuali Whatsapp. Ia pun menilai, ada upaya Kemdikbud mengarahkan penggunaan aplikasi tertentu yang akan memberikan keuntungan finansial bagi perusahaan pengembang aplikasi.

“Berdasarkan penelusuran FSGI melalui Google Play Store, dari 19 aplikasi yang tersedia pada kuota belajar, setidaknya ada lima aplikasi yang diragukan eksistensi dan kapasitasnya sebagai aplikasi yang akan digunakan di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Salah satu aplikasi yang diragukan adalah Birru, aplikasi video konferensi berbahasa Inggris yang dikembangkan oleh Nativ Global Int. Aplikasi itu baru diunduh sekitar 100 kali.

“Sedikitnya jumlah unduhan bisa menggambarkan bahwa aplikasi ini baru dikembangkan. Hal ini juga bisa tergambar dari belum adanya review yang diberikan terhadap aplikasi ini. Patut dipertanyakan, mengapa aplikasi yang tidak populer dan belum jelas kualitas serta rekam jejaknya bisa masuk sebagai aplikasi pada kuota belajar,” ucap Fahriza.

Selain Birru, ada juga Eduka, aplikasi ujian daring yang dikembangkan oleh Media Eduka yang juga baru diunduh sekitar 1.000 kali. Aplikasi ini terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2019.

Kemudian ada pula Ganeca Digital, aplikasi perpustakaan dan toko e-book yang dikembangkan oleh Ganeca Digital dan baru diunduh 1.000 kali.

“Jika kebutuhan pembelajaran daring tidak ter-cover maka bantuan kuota internet berpotensi tersisa dan tidak terpakai. Karena kuota sisa akan hangus bersamaan dengan habisnya masa aktif kuota. Kami memprediksi ada sekitar 15 GB pada kuota belajar yang tidak akan terpakai,” ucap Fahriza.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Pranowo: Pembangunan IKN Amanat Undang-undang

Ganjar Prawono mengatakan bahwa pembangunan IKN sesuai undang-undang tentu akan tetap dilaksanakan karena menjadi amanah undang-undang.

NEWS | 10 Desember 2022

Ganjar: Kawasan Industri Kendal Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Ganjar Prawono menyebutkan Kawasan Industri Kendal saat ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

NEWS | 10 Desember 2022

5.000 Petugas Gabungan Bersihkan Material Bangunan Akibat Gempa Cianjur

5.000 petugas gabungan diterjunkan untuk membantu membersihkan puing dan material rumah yang rusak akibat gempa Cianjur,

NEWS | 10 Desember 2022

Ganjar Sebut Pernikahan Kaesang Jadi Ajang Pertunjukan Budaya

Ganjar Pranowo mengatakan, momen pernikahan Kaesang dengan Erina bakal menjadi ajang pertunjukan budaya. 

NEWS | 10 Desember 2022

Forensik Patahkan Teori Keluarga Tewas di Kalideres Akibat Mogok Makan

Tim forensik mematahkan teori yang menyebut satu keluarga tewas di Kalideres akibat mogok makan.

NEWS | 10 Desember 2022

Soal Hubungan dengan Jokowi, Ini Pengakuan Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo mengaku menjalin hubungan baik dengan Presiden Joko Widodo sejak ia masih menjabat sebagai anggota DPR.

NEWS | 9 Desember 2022

Mengenal Taman Pracima yang Jadi Lokasi Resepsi Pernikahan Kaesang-Erina

Taman Pracima, Solo, menjadi lokasi resepsi pernikahan Kaesang-Erina pada Minggu 11 Desember 2022.

NEWS | 9 Desember 2022

Panitia Siapkan Layar untuk Saksikan Akad Nikah Kaesang-Erina

Layar itu untuk masyarakat yang ingin menyaksikan prosesi akad nikah Kaesang-Erina di Mal Plaza Ambarrukmo, Sleman.

NEWS | 9 Desember 2022

BNPT: Masyarakat Harus Cerdas Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus diberikan pemahaman ada oknum yang melakukan tindak kejahatan terorisme tapi dibalut dengan bahasa keagamaan.

NEWS | 9 Desember 2022

Cianjur Revisi Rencana Pembangunan Sesuai Analisis BMKG

Pemkab Cianjurmerevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sesuai hasil analisa BMKG terkait Patahan atau Sesar Cugenang.

NEWS | 10 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Argentina Ungguli Belanda pada Babak I

Piala Dunia 2022: Argentina Ungguli Belanda pada Babak I

SEMESTA BOLA 2022 | 14 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE