Logo BeritaSatu

Penyidik Gelar Perkara Hentikan Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik BTP

Selasa, 29 September 2020 | 05:03 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / WBP

Jakarta, Beritasatu.com -Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, berencana melakukan gelar perkara terkait pencabutan laporan kasus dugaan pencemaran nama baik Basuki Tjahaja Purnama (BTP). Setelah gelar perkara, penyidikan kasus dihentikan.

"Dibuatkan berita acara pencabutan, kemudian digelarkan dulu bersama Wasidik Krimsus, baru setelah itu dihentikan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Senin (28/9/2020).

Sebelumnya, Basuki melalui kuasa hukumnya mencabut laporan kasus dugaan pencemaran nama baik setelah memaafkan dua orang tersangka yang telah ditangkap Polda Metro Jaya, hari ini.

Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum Basuki menyampaikan, dirinya secara resmi telah menandatangani surat pencabutan. Kliennya mempertimbangkan untuk mencabut laporan karena tersangka KS (67) dan EJ (47) sudah mengakui, menyesali dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Kedua tersangka sudah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Basuki.

Diketahui, Polda Metro Jaya menangkap dua perempuan paruh baya berinisial KS dan EJ terkait kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias BTP, dan keluarganya.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum Basuki, tentang kasus pencemaran nama baik yang dilakukan dua akun Instagram @ito.kurnia milik KS dan @an7a_s679 punya EJ. Aduan Basuki, tercatat dengan nomor laporan polisi LP/2885/V/YAN.2.5/2020/SPKT, tertanggal 17 Mei 2020 yang lalu.

Setelah memeriksa pelapor, saksi serta ahli, penyidik melakukan gelar perkara dan hasilnya kasus dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan setelah dinilai memenuhi unsur Pasal 27 ayat (3) Juncto Pasal 45 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE, dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP, pada tanggal 17 Juli.

Sejurus kemudian, penyidik menelusuri provider dua akun itu dan mendapati akun @ito@kurnia berada di Denpasar, Bali. Tanggal 20 Juli 2020 tim berangkat ke sana, kemudian mengamankan tersangka KS.

Sejurus kemudian, penyidik melacak akun Instagram @an7a_s679 dan terdeteksi berada di Medan, Sumatera Utara. Penyidik Subdit Kejahatan Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, selanjutnya berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara dan melakukan penangkapan terhadap tersangka EJ.

Salah satu contoh pencemaran nama baik yang dilakukan tersangka KS adalah menyandingkan foto Puput Nastiti Devi -istri Basuki- dan anaknya dengan gambar binatang, kemudian ditulis dengan kata-kata tidak pantas. Sementara, tersangka EJ memposting foto keluarga Basuki, istri, anak, dan ibunya dengan ditambah kalimat mencaci maki.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bocoran Pertanyaan di Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Yudo Margono

Anggota Komisi I DPR Dave Laksono mengatakan akan menggali sejumlah persoalan kepada Laksamana Yudo Margono saat fit and proper test calon panglima TNI. 

NEWS | 2 Desember 2022

Transformasi Pembelajaran melalui Sekolah Responsif Gender

Program kolaboratif, kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia di bidang pendidikan bersama dengan UMSIDA (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo). 

NEWS | 2 Desember 2022

Disiplin Prajurit Jadi Materi Fit and Proper Test Calon Panglima TNI

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan akan mendalami soal disiplin prajurit TNI saat fit and proper test calon panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

NEWS | 2 Desember 2022

Bareskrim Segera Tetapkan Tersangka Kasus Mafia Tanah di Surabaya

Bareskrim Polri tengah mengusut kasus mafia tanah di Surabaya. Terkini, Bareskrim segera menetapkan tersangka kasus mafia tanah tersebut.

NEWS | 2 Desember 2022

Rumah Roboh Akibat Gempa Cianjur Mulai Diratakan

Rumah rumah roboh akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, mulai diratakan dengan menggunakan alat berat.

NEWS | 2 Desember 2022

BNPT: Istilah Jihad Sering Disalahartikan untuk Memecah Bangsa

BNPT menegaskan, saat ini istilah jihad sering disalahartikan oleh oknum yang sengaja ingin memecah persatuan bangsa.

NEWS | 2 Desember 2022

Komisi I DPR Verifikasi Administrasi Calon Panglima TNI Yudo Margono

Komisi I DPR memverifikasi administrasi berkas Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI sebelum menjalani fit and proper test.

NEWS | 2 Desember 2022

Ini 5 Pesan Penting Jokowi untuk KPU Jelang Pemilu 2024

Presiden Jokowi menyampaikan lima pesan penting kepada KPU menjelang Pemilu 2024. Mulai dari hal teknis, kesiapan SDM, hingga soal pendidikan politik. 

NEWS | 2 Desember 2022

Bareskrim Polri Gelar Perkara Kasus Tambang Ilegal Kaltim Hari Ini

Bareskrim Polri akan melakukan gelar perkara kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim) pada hari ini, Jumat (2/12/2022).

NEWS | 2 Desember 2022

KPK Pastikan Segera Panggil Hakim Agung Gazalba Saleh

KPK memastikan segera memanggil Hakim Agung Gazalba Saleh yang sudah menjadi tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di MA.

NEWS | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tiba di DPR, Yudo Margono Didampingi Kasau, Kasad, dan Kapolri

Tiba di DPR, Yudo Margono Didampingi Kasau, Kasad, dan Kapolri

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE