Logo BeritaSatu

Satgas Covid-19 Tak Berdaya Cegah Kerumunan

Sabtu, 14 November 2020 | 14:59 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa, Yustinus Paat, Dina Manafe, Yeremia Sukoyo / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 tidak berdaya mencegah kerumunan yang melibatkan jumlah massa cukup besar di Jakarta. Contohnya pada saat massa menyambut kedatangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Selasa (10/11) dan kegiatan selanjutnya.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan, satgas dibentuk untuk melakukan penanganan, dan pengawasan, serta penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan yang dijalankan oleh masyarakat.

“Kami berharap, kejadian kemarin (di Bandara Soekarno Hatta) adalah kejadian terakhir karena ini berimplikasi terhadap potensi penularan dan peningkatan kasus yang sangat besar. Jangan egois, kita harus ingat jika kita berkerumun maka dapat membawa malapetaka di masa pandemi ini,” kata Wiku dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (12/11).

Harapan Wiku tidak terwujud. Kerumunan serupa tetap terjadi, yakni pada kegiatan peringatan Maulid Nabi di Tebet, maupun kunjungan Rizieq ke Markas Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jumat (13/11) .

Pada kesempatan konferensi pers, Wiku juga menyatakan bahwa satgas daerah perlu mempertimbangkan dalam hal pembukaan sektor-sektor, utamanya yang menciptakan kerumunan. Satgas daerah yang dimaksud adalah DKI Jakarta karena Wiku menjawab pertanyaan dalam konteks PSBB transisi di Jakarta yang memperbolehkan resepsi pernikahan di gedung.

Terkait kerumunan masa pendukung Rizieq Syihab, Wiku yang dihubungi Jumat (13/11) malam, mengatakan, bukan kewenangan Satgas Pusat untuk melarang atau membubarkannya. “Coba tanyakan pada Gubernur DKI Jakarta atau Satgas Covid-19 DKI. Mereka yang punya kewenangan,” kata Wiku.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menghadiri acara Maulid Nabi di Tebet, Jaksel, Jumat (13/11). Sebagaimana dilansir YouTube Front TV, Wagub dan Rizieq Syihab menyampaikan sambutan di hadapan jemaah perayaan Maulid.

Terlihat dalam tayangan tersebut kerumunan yang tidak menerapkan protokol kesehatan, menjaga jarak. Sebagian jemaah terlihat tidak menggunakan masker. Padahal, DKI Jakarta masih menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Pada masa PSBB transisi ini, kegiatan keagamaan sudah diizinkan namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Pelanggaran terhadap protokol kesehatan tersebut dikenakan sanksi mulai dari teguran, sanksi kerja sosial hingga sanksi denda.

Namun saat ditemui di Balai Kota dan dimintai tanggapan terkait kerumunan di acara tersebut, Ahmad Riza Patria alias Ariza malah menyampaikan imbauan dan harapannya agar dalam kegiatan-kegiatan termasuk kegiatan keagamaan masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Ariza tidak spesifik menyinggung kerumunan di acara yang dihadirinya. Dia juga tidak menyebutkan penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan. “Di setiap kegiatan kami selalu mengimbau untuk meminta melaksanakan protokol kesehatan, melaksanakan 3M, yakni memakai masker, cuci tangan, jaga jarak. Kami pemerintah selalu menyampaikan dan memberi contoh,” kata Ariza.

Ariza mengakui bahwa masih ada masyarakat yang belum melaksanakan 3M. Menurut dia, kehadiran pemerintah adalah mengingatkan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan dalam beraktivitas.

“Untuk itulah kami selalu hadir melaksanakan tugas kami, mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker. Penting masyarakat harus hati-hati, menggunakan masker kapan pun, di mana pun, termasuk saat bicara. Apalagi saat ini banyak kegiatan keagamaan, apalagi Maulid, kami minta masyarakat dalam melaksanakan kegiatan apa pun, kami minta gunakan masker dan laksanakan protokol kesehatan,” katanya.

Secara terpisah Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono menyatakan jumlah ptugas yang dikerahkan dalam operasi yustisi sebanyak 70.608 personel terdiri dari Polri, TNI, satpol PP. Disebutkan juga jumlah ribuan teguran lisan dan tertulis. Namun tidak disebutkan soal pelanggaran tekait kerumunan massa. Hal itu disampaikan Awi kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (13/11)

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo menyesalkan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa. Kondisi itu dikhawatirkan bisa berdampak pada semakin bertambahnya kasus Covid-19. "Ini suasana dan masa pandemi sangat berbahaya dan masih jauh dari yang kita bisa kendalikan," kata Rahmad, Jumat (13/11).

Politikus PDI-P ini berharap agar Rizieq Syihab menahan diri dari keinginan yang mengundang banyak orang. Semua itu berpotensi menimbulkan kerumunan dan sangat berbahaya di masa pandemi. "Menyepelekan pandemi dengan mengadakan kegiatan semacam ini sangat berbahaya buat umat. Bila sayang umat, bila ingin membuat umat selamat dari Covid-19 hentikan apapun bentuknya kegiatan yang mengundang atau berdampak kepada berkumpul kerumunan," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Pranowo: Pembangunan IKN Amanat Undang-undang

Ganjar Prawono mengatakan bahwa pembangunan IKN sesuai undang-undang tentu akan tetap dilaksanakan karena menjadi amanah undang-undang.

NEWS | 10 Desember 2022

Ganjar: Kawasan Industri Kendal Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Ganjar Prawono menyebutkan Kawasan Industri Kendal saat ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

NEWS | 10 Desember 2022

5.000 Petugas Gabungan Bersihkan Material Bangunan Akibat Gempa Cianjur

5.000 petugas gabungan diterjunkan untuk membantu membersihkan puing dan material rumah yang rusak akibat gempa Cianjur,

NEWS | 10 Desember 2022

Ganjar Sebut Pernikahan Kaesang Jadi Ajang Pertunjukan Budaya

Ganjar Pranowo mengatakan, momen pernikahan Kaesang dengan Erina bakal menjadi ajang pertunjukan budaya. 

NEWS | 10 Desember 2022

Forensik Patahkan Teori Keluarga Tewas di Kalideres Akibat Mogok Makan

Tim forensik mematahkan teori yang menyebut satu keluarga tewas di Kalideres akibat mogok makan.

NEWS | 10 Desember 2022

Soal Hubungan dengan Jokowi, Ini Pengakuan Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo mengaku menjalin hubungan baik dengan Presiden Joko Widodo sejak ia masih menjabat sebagai anggota DPR.

NEWS | 9 Desember 2022

Mengenal Taman Pracima yang Jadi Lokasi Resepsi Pernikahan Kaesang-Erina

Taman Pracima, Solo, menjadi lokasi resepsi pernikahan Kaesang-Erina pada Minggu 11 Desember 2022.

NEWS | 9 Desember 2022

Panitia Siapkan Layar untuk Saksikan Akad Nikah Kaesang-Erina

Layar itu untuk masyarakat yang ingin menyaksikan prosesi akad nikah Kaesang-Erina di Mal Plaza Ambarrukmo, Sleman.

NEWS | 9 Desember 2022

BNPT: Masyarakat Harus Cerdas Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus diberikan pemahaman ada oknum yang melakukan tindak kejahatan terorisme tapi dibalut dengan bahasa keagamaan.

NEWS | 9 Desember 2022

Cianjur Revisi Rencana Pembangunan Sesuai Analisis BMKG

Pemkab Cianjurmerevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sesuai hasil analisa BMKG terkait Patahan atau Sesar Cugenang.

NEWS | 10 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Statistik Menarik dari Sukses Kroasia Singkirkan Brasil

Statistik Menarik dari Sukses Kroasia Singkirkan Brasil

SEMESTA BOLA 2022 | 26 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE