Logo BeritaSatu

Dituntut 2 Tahun Atas Perkara Surat Jalan Palsu, Ini Pledoi Djoko Tjandra

Jumat, 11 Desember 2020 | 16:14 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Djoko Soegiarto Tjandra menilai perkara surat jalan palsu yang menjeratnya sebagai terdakwa hingga dituntut 2 tahun pidana penjara oleh Jaksa Penuntut Umum merupakan titik nadir penderitaannya sebagai warga negara. Djoko Tjandra merasa menjadi korban atas ketidakadilan dan pelanggaran hak asasi manusia.

Hal itu disampaikan Djoko Tjandra saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi perkara dugaan pemalsuan surat jalan, surat keterangan pemeriksaan Covid-19 dan surat rekomendasi kesehatan untuk dapat masuk ke Indonesia di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Jumat (11/12/2020).

Advertisement

"Sejujurnya, saya harus mengakui bahwa dengan perkara ini saya merasa seperti orang yang sudah jatuh dan ditimpa tangga pula. Ini menjadi titik nadir penderitaan saya sebagai warga negara Indonesia," kata Djoko Tjandra dalam pleidoinya.

Untuk itu, Djoko Tjandra meminta Majelis Hakim PN Jaktim membebaskannya dari segala tuntutan. Djoko mengatakan masih memiliki tanggungan atas kelangsungan hidup keluarga.

"Sekali pun begitu, di titik nadir penderitaan saya ini, saya tetap menaruh harapan kepada Majelis Hakim Yang Mulia yang memeriksa dan mengadili saya dalam perkara ini. Saya percaya Dewi Keadilan itu tidak mati," katanya.

Djoko Tjandra menyebut, proses hukum yang menjeratnya saat ini menjadi penghambatnya untuk menghabiskan waktu bersama anak cucu di rumah. Bahkan, Djoko Tjandra menyebut permasalahan ini telah membebani dirinya dan keluarga secara psikologis.

"Ketidakadilan dalam permasalahan hukum ini sangat membebani saya dan keluarga secara psikologis," katanya.

Dalam pleidoinya, Djoko Tjandra mengklaim bukanlah pelaku tindak pidana sebagamans dalam surat dakwaan dan tuntutan JPU.

"Saya bukanlah pelaku tindak pidana membuat surat palsu, atau memalsukan surat sebagaimana surat tuntutan penuntut umum. Dan saya bukanlah pelaku tindak pidana pemakai surat palsu atau surat yang dipalsukan sebagaimana dakwaan penuntut umum sehingga harus dibebaskan," katanya.

Djoko Tjandra menjelaskan maksud kepulangannya ke Indonesia meski saat itu masih berstatus buronan perkara korupsi hak tagih Bank Bali. Djoko Tjandra mengakui, kepulangan ke Indonesia untuk mengajukan permohonan Peninjauan Kembali (PK) atas Putusan Mahkamah Agung R.I Nomor: 12/PK/Pid.Sus/2009 tanggal 11 Juni 2009.

Atas kepentingan itu, Djoko Tjandra kemudian meminta bantuan pada Anita Kolopaking untuk menjadi kuasa hukumnya. Selain Anita, Djoko Tjandra juga mengaku meminta bantuan kepada rekannya sesama pengusaha, Tommy Sumardi untuk mengurus kepulangannya ke Indonesia. Namun, Djoko Tjandra mengklaim tidak mengetahui dengan siapa Anita dan Tommy mengurus persiapan kepulangannya tersebut. Baginya, kembali ke Indonesia dan mengajukan PK adalah hal yang paling penting.

"Saya juga tidak tahu bagaimana serta dengan siapa mereka urus segala sesuatu yang diperlukan untuk kepulangan saya guna kepentingan mengajukan PK tersebut," katanya.

Djoko menyebut tidak pernah bertemu dan mengenal Brigjen Prasetijo Utomo yang saat itu menjabat Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri.

"Fakta-fakta dalam persidangan menunjukkan dan membuktikan sebelum saya pulang ke Indonesia, saya tidak pernah dan bertemu saksi Brigjen Prasetijo, selain bertemu Anita Kolopaking dan Tommy Sumardi," katanya.

Diketahui, Jaksa menutut Djoko Soegiarto Tjandra dijatuhi hukuman 2 tahun pidana penjara lantaran diyakini terbukti bersalah telah menyuruh membuat surat jalan, surat keterangan pemeriksaan Covid-19 dan surat rekomendasi kesehatan untuk dapat masuk ke Indonesia



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Alami Curah Hujan Rendah Mulai Februari

prediksi cuaca hujan bulanan 2023, beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami curah hujan rendah sejak bulan Februari-Juli 2023.

NEWS | 27 Januari 2023

Ferdy Sambo CS Jalani Sidang Pembacaan Replik

PN Jakarta Selatan menggelar sidang kasus pembunuhan Brigadir J, dengan terdakwa mantan kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

NEWS | 27 Januari 2023

Jadi Polisi Gadungan, Oknum ASN Dibekuk Tim Puma

Polisi gadungan ditangkap Tim Puma Polresta Mataram saat sedang memeras korbannya.

NEWS | 27 Januari 2023

Kasus Brigadir J, Baiquni Wibowo Dituntut 2 Tahun Penjara

JPU menuntut hukuman 2 penjara terhadap Baiquni Wibowo dalam kasus perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Smelter Freeport di Gresik Direncanakan Rampung Akhir 2023

PT Freeport Indonesia tengah membangun proyek smelter di Gresik, Jawa Timur dan ditargetkanrampung pada akhir 2023.

NEWS | 27 Januari 2023

UTBK SBMPTN 2023 Jadi SNBT 2023, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Berikut jadwal dan cara daftar SNMPTN 2023 yang berubah menjadi SNBP 2023. Perubahan SBMPTN 2023 menjadi SNBP 2023 telah diputuskan oleh Kemendikbudristek.

NEWS | 27 Januari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening, BCA Tegaskan Sudah Lakukan Verifikasi Transaksi

Menanggapi kasus tukang becak membobol rekening nasabah bank BCA senilai Rp 320 juta, pihak BCA menegaskan telah melakukan verifikasi transaksi 

NEWS | 27 Januari 2023

Alasan Dituntut Ringan 2 Tahun, Chuck Putranto Sopan dalam Memberikan Kesaksian

JPU menuntut dua tahun pidana penjara terhadap Chuck Putranto terdakwa perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Mahasiswa UI Hasya Tewas Ditabrak Malah Tersangka, Polda Metro: Kelalaian Korban Sendiri

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan ditetapkannya tersangka mahasiswa UI M Hasya Athalah yang tewas diduga ditabrak oleh pensiunan polisi.

NEWS | 27 Januari 2023

Agar Tidak Dibobol Tukang Becak, Lakukan Ini untuk Jaga Keamanan Rekening Bank

OJK mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menjaga kerahasiaan data pribadi demi keamanan rekening bank.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hasil Indonesia Masters: Tekuk Ganda Jepang, The Babbies Rebut Tiket Semifinal

Hasil Indonesia Masters: Tekuk Ganda Jepang, The Babbies Rebut Tiket Semifinal

SPORT | 15 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE