Logo BeritaSatu

Imunisasi Mampu Mencegah Pneumonia dan Kematian pada Anak

Selasa, 12 Januari 2021 | 13:43 WIB
Oleh : Stefy Thenu / EAS

Semarang, Beritasatu.com - Pneumonia atau peradangan paru akibat infeksi masih menjadi ancaman serius bagi bayi dan balita di Indonesia. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Tengah Dr dr Fitri Hartanto mengatakan, pneumonia berbahaya karena menyerang saluran napas.

"Langkah pencegahannya tentu bisa dilakukan secara umum melalui ASI, makanan pendamping ASI dan perbaikan gizi, serta pencegahan spesifik lewat vaksin imunisasi,” kata Fitri, dalam webinar berjudul “Edukasi Media dan Penyebaran Komunikasi Publik Peran Ayah dan Pencegahan Pneumonia pada Anak dengan Imunisasi’’, Selasa (12/1/2021).

Dikatakan, imunisasi pneumonia yang harus dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam setahun, bisa menjadi pertahanan bagi anak-anak untuk terhindar dari serangan bakteri maupun virus yang membuat anak terpapar pneumonia. Selain imunisasi wajib, ada juga imunisasi pilihan yang dibutuhkan masyarakat, termasuk imunisasi pneumonia ini.

Menurut hasil survei Sosial Demografi Dampak Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah pada 2020 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, tercatat sekitar 18,4% dari 10.570 responden warga di Jawa Tengah saat ini memiliki pendapatan rumah tangga di atas Rp 4,8 juta. Dengan kemampuan ekonomi tersebut, artinya imunisasi pilihan seperti pneumonia pelaksanaannya memungkinkan dilakukan secara mandiri.

Diungkapkan, profil kesehatan Indonesia pada 2019 mencatat 468.172 kasus pneumonia balita, di mana 551 meninggal dunia. Namun balita yang terpapar risiko pneumonia diperkirakan berjumlah 885.551 atau 3,55 % dari jumlah balita di Indonesia.

Sementara untuk Provinsi Jawa Tengah sendiri mencatat 2.652.751 jumlah balita dan prevalensi pneumonia pada balita diperkirakan 3,61%. Realisasi penemuan penderita pneumonia pada 2019 sebanyak 50.263 balita.

Ketua Tim Pengerak PKK Provinsi Jawa Tengah Atikoh Suprianti Ganjar Pranowo mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, kesehatan menjadi anugerah yang harus terus dijaga. Atikoh menekankan pentingnya para orang tua mengenali gejala pneumonia pada anak dan jangan abai.

“Jangan sampai menunggu anak terkulai lemas untuk memastikan bahwa anak memang sakit,” kata Atikoh Ganjar Pranowo.

Ditambahkan Psikolog dari Unika Soegijapranata Semarang Lita Widyo Hastuti, kesehatan menjadi kebutuhan utama pada kehidupan anak, sehingga menjadi prioritas bagi orang tua. Peran ayah sebagai bagian integral dalam perkembangan anak memiliki ruang lapang untuk terlibat dalam masalah-masalah kesehatan anak.

Ia menambahkan, para ayah juga bisa terlibat dalam kesehatan anak dengan mendorong pola makan dan olahraga, memantau kesejahteraan dan perkembangan anak, dan memahami kebiasaan-kebiasaan anak sehingga tahu kapan anak sehat dan kapan anak sakit.

Sementara Medical Manager PT Pfizer Indonesia, Dr Carolina Halim menuturkan, peran dari seorang ayah dalam mengambil keputusan yang cepat dan tepat, sangat menentukan fondasi sebuah keluarga, termasuk dalam hal menjaga kesehatan. Di mana imunisasi bayi dan balita juga termasuk di dalamnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan ribuan pengungsi  erupsi Semeru tersebut saat ini ditampung di 12 tempat.

NEWS | 5 Desember 2022

7 Jenazah Korban Bus Jatuh ke Jurang di Magetan Dipulangkan ke Semarang

Tujuh jenazah korban bus jatuh ke jurang di Magetan, Jawa Timur dipulangkan ke Semarang, Minggu (4/12/2022) malam.

NEWS | 5 Desember 2022

Kaesang-Erina Menikah, Jokowi Minta Maaf ke Warga Yogya dan Solo

Jokowi memohon maaf jika pernikahan putranya, Kaesang dengan Erina Gundono nantinya menganggu aktivitas warga Yogyakarta dan Sol.

NEWS | 5 Desember 2022

Bahlil Lahadalia: Stabilitas Politik Jadi Kunci Keberhasilan Investasi 2023

Bahlil Lahadalia menekankan langkah pemerintah untuk mencapai target investasi hanya bisa terjadi bila terjadi stabilitas politik dan ekonomi.

NEWS | 4 Desember 2022

2 Orang Terluka Dampak Gempa Garut Sudah Ditangani Tim Medis

Dua orang yang terluka tertimpa material bangunan akibat gempa Garut sudah mendapatkan penanganan medis dengan kondisi mulai membaik

NEWS | 4 Desember 2022

Polda Metro Tetapkan 2 Tersangka Pinjol Ilegal di Manado

Polda Metro Jaya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pinjaman daring atau pinjaman online/pinjol ilegal di Manado, Sulawesi Utara.

NEWS | 4 Desember 2022

Kasal Baru Harus Memiliki Kemampuan Diplomasi Tingkat Tinggi

Calon Kasal pengganti Laksamana Yudo Margono harus sosok memiliki kemampuan diploasi tingkat tinggi dan paham tentang geopolitik maritim Indonesia.

NEWS | 4 Desember 2022

Hingga 4 Desember, Cianjur Diguncang 384 Kali Gempa Susulan

BMKG mencatat total gempa susulan di Cianjur hingga 4 Desember 2022 pukul 15.00 WIB mencapai 384 kali.

NEWS | 4 Desember 2022

Rem Blong Diduga Penyebab Bus Masuk Jurang di Magetan

Bus masuk jurang yang menewaskan tujuh orang di Magetan, Jawa Timur, diduga karena rem blong, Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022

Pemkab: Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Cianjur Jadi 8.151 Unit

Jumlah rumah yang rusak berat akibat gempa Cianjur bermagnitudo 5,6 bertambah menjadi 8.151 rumah hingga Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Hantam Senegal, Inggris Tantang Prancis di Perempat Final

Piala Dunia 2022: Hantam Senegal, Inggris Tantang Prancis di Perempat Final

SEMESTA BOLA 2022 | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE