Logo BeritaSatu

22 Anak Buah John Kei Divonis Bersalah

Kamis, 21 Januari 2021 | 16:47 WIB
Oleh : Chairul Fikri / JAS

Tangerang, Beritasatu.com - Kasus perusakan rumah dan pembunuhan anak buah Agrapinus Rumatora alias Nus Kei di Cluster Australia, Green Lake City, Cipondoh, Tangerang pada Minggu (21/6/2021) akhirnya diputus oleh Hakim Pengadilan Negeri Tangerang, Banten. Sebanyak 22 anak buah John Kei diputus bersalah oleh tim majelis hakim.

Dalam sidang putusan yang digelar secara virtual, Ketua Majelis Hakim Sutarjo menyatakan 22 anak buah John Kei terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan merusak kediaman Nus Kei di Cluster Australia, Green Lake City, Cipondoh, Tangerang dan melakukan aksi pengeroyokan hingga menyebabkan meninggal dunia Yustus Corwing alias Erwin yang merupakan anak buah Nus Kei.

Advertisement

"Dalam kasus ini ada dua register kasus di mana ada 13 orang dalam satu register dan 9 orang lainnya dalam register lainnya. Sebanyak 22 orang tersebut telah terbukti dan sah melanggar pasal berlapis sesuai Pasal 340 KUHP, Pasal 460 KUHP, Pasal 170 ayat 2 KUHP, dan Pasal 412 KUHP. Di mana 13 orang terdakwa kita jatuhi dengan hukuman 24 bulan atau 2 tahun penjara. Sedangkan 9 orang lainnya kita jatuhi hukuman 18 bulan atau 1,8 tahun penjara," ungkap kuasa hukum dari 22 anak buah John Kei, Isti Novita usai persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (21/1/2021).

Vonis hukuman kepada para terdakwa jauh lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 3 tahun penjara dan 2,8 bulan terhadap 22 anak buah Jhon Kei tersebut.

"Sejauh ini, kami masih pikir-pikir apakah mau ajukan banding atau tidak atas putusannya," tambah Isti.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diwakili Kasie Pidum Kejari Kota Tangerang, Dapot Dariarma juga mengaku masih pikir-pikir terkait vonis terhadap 22 terdakwa anak buah John Kei oleh Majelis Hakim.

"Atas vonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri tersebut, kita menyatakan pikir-pikir. Kita akan buat laporan terkait putusan PN kota Tangerang. Itu lebih 2/3 dari tuntuan kita, memang kalau dari pengacara menyatakan banding, kita banding," tandas Dapot.

Sementara itu, Nus Kei yang menjadi korban dari aksi pengerusakan rumahnya di Cluster Australia, Green Lake City, Cipondoh, Tangerang memandang sinis putusan yang dihasilkan dalam persidangan ini.

"Saya datang ke sini karena saya berkepentingan dalam kasus ini. Dan Majelis Hakim sudah memutuskan. Mau gimana lagi?," pungkas Nus Kei.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 
BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus KSP Indosurya, Bareskrim Terus Buru Tersangka Suwito Ayub

Dittipideksus Bareskrim Polri terus memburu tersangka Suwito Ayub terkait kasus penipuan investasi dana nasabah KSP Indosurya.

NEWS | 3 Februari 2023

Tepis Pembatasan, Panitia Satu Abad NU: Semua Boleh Datang ke Sidoarjo

Wasekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan menegaskan, acara puncak resepsi Satu Abad NU dipastikan terbuka untuk semua golongan masyarakat.

NEWS | 3 Februari 2023

Pertama di Indonesia, Bendungan Tamblang Gunakan Teknologi Inti Aspal

Presiden Jokowi meresmikan proyek Bendungan Tamblang yang dikerjakan oleh PTPP di Kabupaten Buleleng, Bali, dengan anggaran dari APBN senilai Rp 820 miliar.

NEWS | 3 Februari 2023

Duloh Mengaku Bersetubuh dengan Noneng Mertua Wowon Sebelum Membunuhnya

Solihin alias Duloh mengaku bahwa dirinya bersetubuh terlebih dahulu dengan Noneng Suryati, mertua Wowon sebelum akhirnya dibunuh.

NEWS | 3 Februari 2023

Menko Airlangga Apresiasi Progres Konstruksi Smelter Manyar

Menko Airlangga optimis konstruksi smelter Manyar milik PT Freeport Indonesia rampung tepat waktu pada Desember 2023.

NEWS | 3 Februari 2023

Toko Material di Pondok Labu Ludes Terbakar

Sebuah toko penjual material bangunan di Jalan Wijaya Kusuma, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, ludes terbakar, Jumat (3/2/2023) pagi.

NEWS | 3 Februari 2023

Lukas Enembe Tagih Janji Firli, KPK: Suratnya Masih di Bagian Persuratan

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan surat Lukas Enembe kepada Ketua KPK Firli Bahuri masih di bagian persuratan lembaga antikorupsi.

NEWS | 3 Februari 2023

Soal Kasus Formula E, KPK Klaim Tak Ragu Jerat Siapa pun

KPK mengeklaim tidak ragu menjerat pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi Formula E.

NEWS | 3 Februari 2023

Bukan karena Formula E, Ini Alasan Direktur Penuntutan KPK Kembali ke Kejagung

KPK membantah Direktur Penuntutan Fitroh Rohcahyanto kembali ke Kejagung karena kasus dugaan korupsi Formula E

NEWS | 3 Februari 2023

IPK Indonesia Merosot 4 Poin, KPK Tak Ingin Disalahkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak ingin disalahkan atas merosotnya corruption perception index (CPI) atau indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia.

NEWS | 3 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Mutasi Perwira


# Ganjar


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPU Pastikan Warga Binaan di Lapas Gunakan Hak Pilih pada Pemilu 2024

KPU Pastikan Warga Binaan di Lapas Gunakan Hak Pilih pada Pemilu 2024

BERSATU KAWAL PEMILU | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE