Logo BeritaSatu

Penyelenggara Olimpiade Tokyo Akan Sebar 150.000 Alat Kontrasepsi untuk Atlet

Rabu, 10 Februari 2021 | 18:13 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Tokyo, Beritasatu.com - Penyelenggara Olimpiade Tokyo telah meluncurkan buku peraturan untuk menggarisbawahi aturan ketat yang diberlakukan bagi para atlet selama Olimpiade berlangsung di tengah pandemi virus corona. Peserta yang melanggar aturan ini dapat dikeluarkan dari acara tersebut.

Buku peraturan setebal 33 halaman itu menyatakan bahwa para atlet harus menahan diri dari bersosialisasi, berjabat tangan, bahkan berpelukan. Waktu mereka di Jepang akan diminimalkan untuk mengurangi risiko infeksi dan mereka yang tinggal di perkampungan atlet diharapkan untuk menghindari bentuk kontak fisik yang tidak perlu dan membatasi kontak dengan orang lain sebanyak mungkin.

Namun yang bertentangan dengan aturan ini adalah keputusan penyelenggara untuk mendistribusikan alat kontrasepsi (kondom) di perkampungan atlet. Laporan mengatakan bahwa penyelenggara Olimpiade Tokyo akan memberikan 150.000 alat kontrasepsi kepada para atlet.

Olimpiade Tokyo, yang ditunda satu tahun karena Covid-19, akan berlangsung mulai 23 Juli 2021. Estafet obor Olimpiade nasional akan dimulai pada 25 Maret.

Sekitar 6.000 atlet diharapkan hadir untuk upacara pembukaan dan sekitar 11.000 atlet akan berkompetisi.

Para atlet akan menjalani tes Covid-19 setidaknya sekali setiap empat hari selama berada di Jepang. Peserta yang hasil tesnya positif akan dilarang berkompetisi. Tidak akan ada karantina bagi atlet, dan mereka masih diizinkan menghadiri kamp pelatihan sebelum Olimpiade dimulai.

Selain itu, atlet dilarang mengunjungi gym, kawasan wisata, toko, restoran, atau bar dan hanya boleh pergi ke tempat resmi Olimpiade dan lokasi tambahan terbatas.

Mengenakan masker adalah wajib kecuali saat atlet berkompetisi, berlatih, makan, tidur, atau di luar ruangan terbuka.

Jepang telah menghabiskan setidaknya USD 25 miliar untuk Olimpiade. Negara ini telah melaporkan peningkatan kasus Covid-19 yang mengkhawatirkan. Sekitar 80% publik Jepang berpendapat bahwa Olimpiade harus dibatalkan atau ditunda, tetapi penyelenggara mengesampingkan kemungkinan tersebut.

Dalam sejarah Olimpiade, acara empat tahunan telah dibatalkan hanya lima kali: Olimpiade musim panas 1916, 1940 dan 1944, dan Olimpiade Musim Dingin pada tahun 1940 dan 1944.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: The Week

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan ribuan pengungsi  erupsi Semeru tersebut saat ini ditampung di 12 tempat.

NEWS | 5 Desember 2022

7 Jenazah Korban Bus Jatuh ke Jurang di Magetan Dipulangkan ke Semarang

Tujuh jenazah korban bus jatuh ke jurang di Magetan, Jawa Timur dipulangkan ke Semarang, Minggu (4/12/2022) malam.

NEWS | 5 Desember 2022

Kaesang-Erina Menikah, Jokowi Minta Maaf ke Warga Yogya dan Solo

Jokowi memohon maaf jika pernikahan putranya, Kaesang dengan Erina Gundono nantinya menganggu aktivitas warga Yogyakarta dan Sol.

NEWS | 5 Desember 2022

Bahlil Lahadalia: Stabilitas Politik Jadi Kunci Keberhasilan Investasi 2023

Bahlil Lahadalia menekankan langkah pemerintah untuk mencapai target investasi hanya bisa terjadi bila terjadi stabilitas politik dan ekonomi.

NEWS | 4 Desember 2022

2 Orang Terluka Dampak Gempa Garut Sudah Ditangani Tim Medis

Dua orang yang terluka tertimpa material bangunan akibat gempa Garut sudah mendapatkan penanganan medis dengan kondisi mulai membaik

NEWS | 4 Desember 2022

Polda Metro Tetapkan 2 Tersangka Pinjol Ilegal di Manado

Polda Metro Jaya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pinjaman daring atau pinjaman online/pinjol ilegal di Manado, Sulawesi Utara.

NEWS | 4 Desember 2022

Kasal Baru Harus Memiliki Kemampuan Diplomasi Tingkat Tinggi

Calon Kasal pengganti Laksamana Yudo Margono harus sosok memiliki kemampuan diploasi tingkat tinggi dan paham tentang geopolitik maritim Indonesia.

NEWS | 4 Desember 2022

Hingga 4 Desember, Cianjur Diguncang 384 Kali Gempa Susulan

BMKG mencatat total gempa susulan di Cianjur hingga 4 Desember 2022 pukul 15.00 WIB mencapai 384 kali.

NEWS | 4 Desember 2022

Rem Blong Diduga Penyebab Bus Masuk Jurang di Magetan

Bus masuk jurang yang menewaskan tujuh orang di Magetan, Jawa Timur, diduga karena rem blong, Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022

Pemkab: Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Cianjur Jadi 8.151 Unit

Jumlah rumah yang rusak berat akibat gempa Cianjur bermagnitudo 5,6 bertambah menjadi 8.151 rumah hingga Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE