Logo BeritaSatu

Nus Kei dan Kelompoknya Mengaku Jadi Target Pembunuhan

Rabu, 24 Februari 2021 | 22:04 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Nus Kei dan kelompoknya mengaku menjadi target operasi pembunuhan. Hal itu terungkap dalam dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (24/2/2021).

Persidangan ini beragenda pemeriksaan saksi kasus penganiayaan dan pembunuhan oleh terdakwa John Kei dan anak buahnya.

Advertisement

Perihal target operasi pembunuhan itu terkuak saat Ketua Hakim Hakim Yulisar menanyakan apakah ada ancaman kepada Nus Kei dan kelompoknya.

“Ancamannya yang penghianat harus dibunuh. Yang dimaksud, saya tidak tahu, karena itu buat Bung Nus,” ujar anak buah Nus Kei, Angkie.

Angkie menerangkan, sebelumnya mendapat informasi dari rekannya ada nama-nama target operasi pembunuhan, termasuk di dalamnya ada namanya. “Nama-nama kami ada yang siap untuk dibunuh, tetapi orang yang bunuh tidak tahu,” kata dia.

Informasi
Dia menyebutkan tidak secara langsung mendapatkan informasi tersebut dari John Kei maupun kelompoknya. Dia juga mengatakan tidak punya masalah apa pun dengan John Kei dan kelompoknya.

Nus Kei mengatakan, pada Sabtu (20/6/2020) mendapat telepon dari anak buahnya yang mengatakan dia berada dalam bahaya karena namanya masuk dalam target pembunuhan.

“Telepon saya, dia bilang 'jangan pergi, tinggal di rumah, karena nama kamu sudah ditulis di papan white board, brader. Namanya di nomor satu,” ujar dia.

Nus Kei tidak tahu persis berapa banyak orang yang masuk dalam daftar itu. Namun, katanya, ada belasan orang dari anak buahnya di dalam daftar itu.

Selain itu, Nus Kei juga pernah merasa mendapat ancaman saat pamannya itu telah bebas dari Lapas Nusakambangan. Dia didatangi oleh para pengacara John Kei dan sempat merasa diintai.

Membantah
Nus Kei tetap pada keterangannya, tetapi John Kei dan anggotanya membantah kesaksian tersebut secara virtual dari Rutan Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, John Kei dan 29 anak buahnya ditangkap lantaran diduga terlibat pengeroyokan dengan senjata tajam yang berujung tewasnya Yustus Corwing Rahakbau (46) dan seorang pria berinisial ME alias A menderita luka berat pada Minggu (21/6/2020) siang.

Jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa terdakwa kasus pembunuhan dan penganiayaan, John Kei, dengan lima pasal berlapis di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Pasal dakwaan tersebut meliputi pembunuhan berencana, pengeroyokan hingga adanya korban meninggal serta kepemilikan senjata api dan senjata tajam. Dakwaan disiapkan oleh jaksa dengan Ketua JPU R Bagus Wisnu.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Putusan MK soal Pernikahan Beda Agama, Menko PMK: Agar Terang Benderang

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy berharap putusan MK soal pernikahan beda agama jadi yang terbaik.

NEWS | 1 Februari 2023

Cak Imin Peringati 1 Abad NU Bersama Tuan Guru Turmudzi dan Ulama se-NTB

Cak Imin menghadiri Ijtima' Ulama Nusantara bersama Ulama se NTB yang dirangkai dengan peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama di Lombok Tengah.

NEWS | 1 Februari 2023

Jenazah Personel Polres Metro Kepulauan Seribu Dibawa ke Rumah Duka di Sunter

Polisi yang meninggal di Polres Metro Kepulauan Seribu di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, dibawa ke rumah duka di Sunter Agung.

NEWS | 1 Februari 2023

Ridwan Kamil Beri Lampu Hijau Istri Maju Pilwalkot Bandung

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memberi lampu hijau kepada istrinya, Atalia Praratya, maju dalam Pilwalkot Bandung.

NEWS | 1 Februari 2023

Polda Metro Selidiki Polisi Tewas di Polres Kepulauan Seribu

Polda Metro menyelidiki tewasnya anggota polisi didug berinisial Aipda I di Kantor Perwakilan Polres Metro Kepulauan Seribu, Selasa (31/1/2023).

NEWS | 1 Februari 2023

Disembunyikan di Kotak Buah, Polda Metro Jaya Sita Sabu 40 Kg

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu seberat 40 kilogram.

NEWS | 31 Januari 2023

Dua Menteri Partai Nasdem Tidak Hadiri Ratas di Istana, Ini kata Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi dua menteri dari Partai NasDem yang tidak hadir dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Negara hari ini.

NEWS | 31 Januari 2023

Lagi, Kecelakaan Sungai Rengut Nyawa Anggota TNI di Papua

Letda Inf Rian Alfeiro Putra Perdana dilaporkan tewas setelah terpeleset dan hanyut di Kali Yambi, Papua.

NEWS | 1 Februari 2023

Tertangkap Basah, Jambret HP Dihakimi Massa di Karawang

Seorang pemuda dihakimi warga setelah tertangkap basah menjambret HP atau ponsel di Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang.

NEWS | 1 Februari 2023

Menparekraf Ubah Pembuangan Sampah Jadi Taman Wisata Kreatif

Menparekraf Sandiaga Uno berkolaborasi dengan Laskar Krukut Luhur (Laskaru) menggelar program menciptakan kampung kreatif.

NEWS | 1 Februari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Putusan MK soal Pernikahan Beda Agama, Menko PMK: Agar Terang Benderang

Putusan MK soal Pernikahan Beda Agama, Menko PMK: Agar Terang Benderang

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE