Logo BeritaSatu

Hakim Tolak Permohonan Brigjen Prasetijo Utomo Jadi JC

Rabu, 10 Maret 2021 | 15:55 WIB
Oleh : Fana F Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menolak permohonan menjadi Justice Collaborator (JC) yang diajukan mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo.

Majelis Hakim menyatakan Prasetijo tidak memenuhi syarat untuk menjadi saksi pelaku yang bekerja sama sebagaimana yang tercantum dalam Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2011 tentang Perlakuan Bagi Pelapor Tindak Pidana (Whistleblower) dan Saksi Pelaku yang Bekerja Sama (Justice Collaborator) di dalam Perkara Tindak Pidana Tertentu.

Advertisement

"Sehingga permintaan terdakwa sebagai Justice Collaborator tidak dapat dipertimbangkan," kata Hakim Joko Soebagyo saat membacakan amar putusan Prasetijo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (10/3/2021).

SEMA Nomor 4 Tahun 2011 menyebutkan syarat untuk mendapat status JC, yakni merupakan pelaku tindak pidana tertentu, mengakui kejahatan yang dilakukannya dan bukan pelaku utama, memberikan keterangan dan bukti yang signifikan sehingga penyidik dan atau penuntut umum dapat mengungkap tindak pidana tersebut secara efektif, mengungkap pelaku lain yang berperan lebih besar dan atau mengembalikan aset-aset atau hasil suatu tindak pidana. Dengan status JC seorang terpidana kemungkinan mendapat berbagai keringanan saat menjalani hukuman seperti remisi.

Namun, Majelis Hakim menilai Prasetijo hanya mengakui penerimaan uang sebesar US$ 20.000 dari Djoko Tjandra melalui Tommy Sumardi, padahal dalam persidangan, Prasetijo terbukti menerima US$ 100.000 untuk membantu mengurus penghapusan nama Djoko Tjandra dari Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dicatatkan di Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen imigrasi).

Atas tindak pidana tersebut, Prasetijo dihukum 3 tahun 6 bulan pidana penjara dan denda sebesar Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan. Hukuman yang dijatuhkan Majelis Hakim lebih berat satu tahun ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Prasetijo untuk dihukum 2,5 tahun penjara.

Usai mendengar amar putusan Majelis Hakim, Prasetijo menyatakan menerima putusan Hakim. Sementara jaksa penuntut umum menyatakan akan memanfaatkan waktu selama tujuh hari untuk pikir-pikir menanggapi amar putusan tersebut.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bencana Hidrometeorologi Basah Tak Lepas dari Faktor Populasi

Menurut BNPB, dengan populasi tinggi, pasti di situ bencana hidrometeorologi basah cukup dominan

NEWS | 31 Januari 2023

5 Top News: Kabar Reshuffle, Tuntutan Bharada E hingga Tewasnya Mahasiswi Ditabrak

Selain berita mengenai perombakan kabinet atau reshuffle, berita soal tuntutan Bharada E dan juga tewasnya mahasiswi ditabrak di Cianjur mendapat perhatian besar,

NEWS | 31 Januari 2023

PKB Tunggu Parpol Pilihan Kaesang

Wakil Sekjen PKB itu berharap rencana Kaesang terjun ke politik menjadi momentum bagi para generasi Z dan milenial mengambil pilihan masuk di politik praktis.

NEWS | 31 Januari 2023

Polresta Malang Pulangkan Puluhan Aremania

Dari 107 orang yang sebelumnya diamankan, setelah diperiksa ternyata mereka mengaku tidak ikut dalam aksi demonstrasi di kantor Arema FC.

NEWS | 31 Januari 2023

Pemkot Jakpus Bangun 4 Embung Cegah Banjir di Cempaka Putih

Pemkot Jakpus membangun embung di Kecamatan Cempaka Putih untuk menampung air hujan. Selain itu, untuk mencegah potensi banjir.

NEWS | 31 Januari 2023

Covid-19 Subvarian Kraken, Pemerintah: Disiplin Prokes Diperlukan

Kemunculan Covid-19 subvarian Omicron XBB 1.5 atau Kraken mengingatkan masih perlunya memperkuat disiplin penerapan protokol kesehatan.

NEWS | 31 Januari 2023

Polda Metro Respons Pengakuan Wanita dalam Audi yang Tabrak Mahasiswi di Cianjur

Polda Metro Jaya merespons pengakuan penumpang wanita di sedan Audi A6 yang menabrak mahasiswi Selvi Amalia Nuraeni di Cianjur, hingga tewas.

NEWS | 30 Januari 2023

Politeknik Tridaya Virtu Morosi Selenggarakan Studi Vokasi Industri

Politeknik Tridaya Virtu Morosi menyelenggarakan program studi vokasi industri dan bertekad mencetak serta membentuk SDM unggul dan berkompeten.

NEWS | 31 Januari 2023

Siap-siap, Rekrutmen Calon ASN 2023 Bakal Segera Dibuka

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2023 bakal segera dibuka.

NEWS | 31 Januari 2023

BPJS Kesehatan Diprediksi Kembali Defisit tahun 2024

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) memprediksi aset bersih dana jaminan sosial atau DJS kembali defisit pada tahun 2024.

NEWS | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
JD.ID Tutup, Bagaimana Nasib Voucher dan JD Points?

JD.ID Tutup, Bagaimana Nasib Voucher dan JD Points?

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE