Logo BeritaSatu

Sidang Rizieq, Pengacara Singgung Jenderal Polisi

Selasa, 16 Maret 2021 | 14:32 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kuasa hukum Rizieq Syihab, Aziz Yanuar, menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap proses sidang virtual yang digelar untuk mengadili kliennya

Azis bersikeras jika sidang untuk mengadili kliennya bisa digelar secara langsung. Seperti halnya sidang dalam kasus Djoko S Tjandra yang menyeret Irjen Napoleon Bonaparte dan kawan kawan.

Advertisement

“Saya bukan bicara tidak bisa (sidang online), tetapi tidak maksimal. dan kita tidak mau tidak maksimal untuk HRS dan ini kan kasus nasional, jadi sorotan. Tidak sepantasnya seperti itu. Sedangkan kemarin sidang Pak Irjen Napoleon juga dihadirkan semua,” kata Azis di Mabes Polri, Selasa (16/3/2021).

Sidang Rizieq yang digelar Selasa pagi memang digelar secara virtual dengan alasan pandemi Covid-19. Rizieq mengkuti sidang dari Rutan Bareskrim Polri sementara para pihak terkait berada di PN Jakarta Timur.

”Banyak kendala teknisnya. Suara gak kedengar, visual kurang baik sehingga kami dari penasehat hukum tetap konsisten sebagaimana surat yang kami layangkan sebelumnya ke MA dan KY dan majelis hakim supaya terdakwa (Rizieq) dihadirkan di muka persidangan karena inilah satu-satunya kesempatan terdakwa mencari keadilan,” sambung Azis.

Karena kendala teknis itulah maka sidang ditunda hingga Jumat 19 Maret pukul 09.00.

“Sekali lagi, ini baru permulaan, nanti kalau ada saksi, ada keterangan ahli akan repot. Kita minta sebagaimana sidang lain, seperti sidang Napoleon itu dihadirkan. Kita minta equality before the law kepada majelis hakim dan MA,” sambungnya.

Permintaan yang sama, masih kata Azis, juga disampaikan Rizieq untuk langsung dihadirkan ke persidangan.

Ada tiga jerat yang saat ini menunggu Rizieq. Yaitu kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat; kerumunan di Megamendung, Bogor, dan pelanggaran protokol kesehatan di Rumah Sakit Ummi Kota Bogor.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Korban Gempa Cianjur Diminta Pastikan Termasuk Penerima Bantuan Perbaikan Rumah

Warga korban gempa di Cianjur diminta memastikan rumahnya masuk dalam penerima bantuan perbaikan rumah yang sudah diumumkan di sejumlah desa terdampak.

NASIONAL | 4 Februari 2023

Kesehatan Lukas Enembe, Komnas HAM dan KPK Lakukan Koordinasi

Guna memastikan diperhatikannya hak-hak tahanan dalam hal ini Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe, Komnas HAM melakukan koordinasi dengan KPK.

NASIONAL | 3 Februari 2023

Bakamla RI Berpartisipasi Latihan Sea Lion SAR Avitex

Bakamla RI berpartisipasi dalam latihan yang digelar Turkish Coast Guard karena kedua negara menghadapi tantangan serupa dalam menjaga keamanan wilayah

NASIONAL | 16 Mei 2022

Kepala BNPT Apresiasi Upaya ESQ Jaga Pancasila dan NKRI

Upaya ESQ guna menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mendapatkan apresiasi.

NASIONAL | 16 Mei 2022

Kapolda Jatim: Sopir Bus Maut Berpotensi Tersangka

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta  menyatakan, sopir bus maut berpotensi menjadi tersangka karena diduga mengantuk.

NASIONAL | 16 Mei 2022

Gelombang Tinggi Hantam Puluhan Warung di Pantai Bagedur

Gelombang tinggi kembali menerjang objek wisata Pantai Bagedur di Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten.

NASIONAL | 16 Mei 2022

Bencana Tanah Bergerak Robohkan Rumah Warga di Lebak

Rumah warga di Jampang Cikoneng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, roboh hingga rata dengan tanah akibat terdampak tanah bergerak.

NASIONAL | 16 Mei 2022

KSPSI Salurkan Paket Bantuan Kapolri untuk Buruh di Maluku Utara

KSPSI menyalurkan 1.000 paket bantuan sembako dari Kapolri untuk buruh di Maluku Utara di site PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

NASIONAL | 16 Mei 2022

Gunung Merapi Tercatat Alami 77 Kali Gempa Guguran

Gunung Merapi mengalami 77 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Minggu (15/5/2022) pukul 00.00-24.00 WIB.

NASIONAL | 16 Mei 2022

Margarito Kamis: Sekda Jadi Pj Rentan Conflict of Interest

Pakar hukum tata negara Margarito Kamis menegaskan sekretaris daerah (sekda) yang menjadi penjabat (pj) kepala daerah akan rentan conflict of interest.

NASIONAL | 16 Mei 2022


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Eksekusi Penalti, Ronaldo Cetak Gol untuk Al Nassr di Liga Arab Saudi

Eksekusi Penalti, Ronaldo Cetak Gol untuk Al Nassr di Liga Arab Saudi

BOLA | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE