Logo BeritaSatu

Marak Eksploitasi Seksual Anak, KPAI Minta Perketat Peraturan Hotel

Jumat, 19 Maret 2021 | 20:44 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai maraknya kasus eksploitasi seksual terhadap anak di hotel perlu mendapatkan perhatian khusus. Peraturan hotel harus lebih diperketat dalam aspek perlindungan anak.

Ketua KPAI Susanto mengatakan, kasus eksploitasi seksual anak di hotel, seperti yang baru diungkap Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Hotel Alona, Kreo, Larangan, Kota Tangerang, bukan kali pertama terjadi.

Advertisement

“Tentu belajar dari maraknya kasus-kasus eksploitasi anak di perhotelan ini, kami berharap mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Pariwisata. Karena di Peraturan Menteri Pariwisata tahun 2013 yang direvisi tahun 2019 itu di antaranya adalah standar hotel itu harus memuat, satu produk layanan dan pengelolaan,” kata Susanto, Jumat (19/3/2021).

“Hemat kami dengan marak kasus-kasus anak di perhotelan, kita harapkan dapat memasukan aspek perlindungan anak di dalam Peraturan Menteri Pariwisata. Kenapa ini penting? Semangatnya adalah untuk memperketat. Hotel tetap kita dorong bisa tumbuh, tapi pihak lain anak-anak kita tidak boleh jadi korban kepentingan operasional (hotel),” tegas Susanto.

Lebih lanjut menanggapi pengungkapan kasus prostitusi online di Hotel Alona, Susanto menyampaikan, media platform yang digunakan sebagai alat transaksi juga harus menunjukan tanggung jawab.

“Kita harapkan karena ini kasusnya dari komunikasi MiChat, tentu kita harapkan pengelola dan manajemen MiChat juga memperhatikan agar proteksi terkait kasus dugaan kejahatan terhadap anak bisa diproteksi sedemikian rupa. Sehingga komunikasi trafficking melalui MiChat bisa dicegah sedini mungkin,” ungkapnya.

Susanto menyampaikan, berdasarkan survei KPAI di 34 provinsi pada tahun 2020, sekitar 42 % anak bermedia sosial.

“Ini tentu jumlah yang sangat tinggi. Artinya potensi anak terpapar konten-konten negatif bisa saja terjadi. Apapun itu, apakah konten pornografi, kekerasan, sadisme, termasuk juga bujukan rayuan melalui kata-kata kepentingan prostitusi anak dan lainnya. Ini tentu hemat kami penting menjadi perhatian juga,” kata Susanto.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 melanda Maluku, Sabtu (28/1/2023) malam pukul 22.47 WIB, menurut BMKG, gempa itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

NEWS | 28 Januari 2023

Legislator Minta BPKH Susun Peta Jalan Pola Pembiayaan Haji

Legislator meminta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menyusun peta jalan atau roadmap pola pembiayaan haji.

NEWS | 28 Januari 2023

Soal Kemungkinan Biaya Haji Turun, Ini Respons Komnas

Komnas Haji mengatakan bahwa masih ada kemungkinan biaya haji tahun ini turun dari angka yang diusulkan oleh Kementerian Agama.

NEWS | 28 Januari 2023

Panel DPR AS Bakal Pemungutan Suara untuk Blokir Aplikasi TikTok

Sebuah panel DPR AS Komite Urusan Luar Negeri berencana untuk mengadakan pemungutan suara bulan depan yang bertujuan memblokir penggunaan TikTok

NEWS | 29 Januari 2023

Pernikahan Dini Penyumbang Angka Stunting di NTB

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)  melakukan pencegahan stunting pada aspek pernikahan dini atau muda.

NEWS | 28 Januari 2023

Banjir Manado dan Tanah Longsor Menewaskan 5 Warga

Banjir Manado dan tanah longsor mengakibatkan 3.866 keluarga yang terdampak dan lima orang meninggal dunia.

NEWS | 28 Januari 2023

Malaysia Keluarkan Peringatan Potensi Banjir Bandang

Peringatan potensi banjir bandang di tiga negara bagian dalam tempo 12 jam untuk tiga negara bagian di Malaysia.

NEWS | 28 Januari 2023

Komnas Harapkan Masalah Biaya Haji Tidak Dipolitisasi

Ketua Komisi Nasional Haji dan Umrah (Komnas Haji) Mustolih Siradj berharap isu biaya haji 2023 tidak dipolitisasi.

NEWS | 28 Januari 2023

Ganjar Tanam 1.500 Pohon di Area Rawan Longsor-Banjir Bandang

Penanaman pohon di lahan kritis yang berada di Desa Nyemoh, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang juga dilakukan Ganjar Pranowo untuk mencegah banjir bandang.

NEWS | 29 Januari 2023

Aksi Pembakaran Al-Quran, Gus Yahya: Rasmus Paludan Orang Putus Asa

Gus Yahya menyangkan sikap Rasmus Paludan, ekstremis sayap kanan, dan politisi rasialis Swedia-Denmark, yang kembali melakukan aksi pembakaran Al-Quran.

NEWS | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Indonesia Masters: Lolos ke Final, Leo/Daniel Akui Suporter Bikin Ciut Hoki/Kobayashi

Indonesia Masters: Lolos ke Final, Leo/Daniel Akui Suporter Bikin Ciut Hoki/Kobayashi

SPORT | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE