Logo BeritaSatu

Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja BNPT Tangani Bom Makassar

Jumat, 2 April 2021 | 09:01 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Makassar, Beritasatu.com - Komisi III DPR mengapresiasi kinerja aparat keamanan dan pemerintah yang bertindak cepat atas kejadian Bom Makassar serta penyerangan ke Mabes Polri. Hal itu diutarakan oleh Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni. Dalam kunjungan kerja spesifik Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia ke kota Makassar pada Kamis (1/4/2021), Komisi III menggelar rapat dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Boy Rafli Amar guna menindaklanjuti penanganan kasus pemboman di Gereja Katedral Makassar yang terjadi pada Minggu (28/3/2021).

Sahroni menjelaskan, tujuan dari rapat ini adalah untuk menjelaskan kondisi terkini dari ketiga instansi mengenai penanganan kasus terorisme di Makassar, serta munculnya pola baru dimana pelaku terorisme berasal dari generasi milenial, melihat dari kasus yang terjadi di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan di Mabes Polri.

“Apresiasi yang besar dari Partai Golkar atas kesigapan aparat. Kami bangga kepada Kepala BNPT dan Kapolda yang turun langsung memetakan situasi dan sudah banyak yang telah diamankan. Kedua, terkait milenial yang direkrut menjadi bagian dari kegiatan teror. Ini yang menjadi tanda tanya. Saya melihat pesan-pesan teroris menjadi tanda bagi kelompoknya untuk melanjutkan perjuangan. Ini menjadi tantangan,” ujar Supriansa dari Partai Golkar.

Berlokasi di Polda Sulawesi Selatan, Kepala BNPT turut didampingi oleh Deputi bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Irjen Pol. Budiono Sandi serta Direktur Penindakan Hukum BNPT, Brigjen Pol. Eddy Hartono. Tidak hanya BNPT, rapat ini juga dihadiri oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Merdisyam beserta jajaran dan Wadensus 88 Polri Kombes Sentot Prasetyo beserta jajaran.

Dalam rapat tersebut, Kepala BNPT menjelaskan mengenai latar belakang pelaku serta aliran kelompok teror tersebut di hadapan peserta rapat. Boy Rafli mengidentifikasi adanya keterkaitan kedua kasus teror yang terjadi di Gereja Katedral Makassar dan aksi penyerangan yang terjadi di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).

"Bersadarkan fakta yang didapat, surat wasiat pelaku penyerangan Mabes Polri mencontoh surat wasiat yg ditulis oleh pelaku bom suami istri di Makassar seperti meminta maaf ke keluarga dan jangan pakai bank. Ini adalah hasil proses radikalisasi oleh radikal intoleran terorisme melalui media sosial," ujar Komjen Pol. Boy Rafli Amar.

Menyadari hal ini sebagai tantangan baru, BNPT ungkap Boy Rafli akan menindaklanjuti dan berupaya melakukan upaya pencegah lebih mendalam kepada generasi milenial. Dengan kemajuan dunia digital saat ini yang membuat maraknya konten-konten proganda serta narasi ujaran kebencian yang tidak dapat terhindarkan.

Untuk itu, peran keluarga juga diharapkan dapat terlibat untuk mengawasi anak-anak mereka dalam menggunakan sosial media secara baik dan benar. Tidak hanya itu, Langkah preventif dan represif baik soft maupun hard approach juga akan diterapkan oleh pemerintah dan aparat kemanan untuk upaya pencegahan yang lebih menyeluruh dan mendalam.

Pendapat senada juga dikatakan Rano Al Fath dari PKB. Kedatangannya ke Makassar membuktikan bahwa dirinya tidak merasa takut. "Kami di komisi III merasa aman karena kerja keras Polri. Apa yang dilakukan jaringan teroris menimbulkan rasa takut pada masyarakat. Masuk di Mabes hanya 1 orang saja ingin menyampaikan pesan bahwa mereka berani. Ini akan jadi bahasan kita dengan BNPT," ungkap Rano.

Dengan jumlah milenial yang sangat besar dan secara umum mereka bermain medsos. Rano melihat ada korelasinya jika jaringan teroris juga bermain medsos dalam mempengaruhi pola pikir milenial.

Menyikapi bom Makassar, Romo Syafii dari PKS menegaskan bahwa dirinya mengutuk keras aksi teror bom yang dapat memecah belah persatuan dan mendorong terbentuknya kelompok intoleran.

"Dengan disahkannya UU No. 5/2018 ada kewenangan yang lebih luas kepada pihak kepolisian, Densus dan BNPT untuk menangani terorisme. Kedua ingin saya sampaikan ke Pak Boy, JAD ini makin populer. Apa dasar berdirinya kelompok ini? Seperti apa profilnya Salah satu yang melahirkan terorisme karena faktor kesejahteraan," tutup Romo Syafii.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Update Korban Gempa Cianjur: 323 Meninggal Dunia dan 9 Orang Hilang

BNPB mencatat 323 korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur, per Senin 28 November 2022. Sementara itu sebanyak 9 orang masih dinyatakan hilang.

NEWS | 28 November 2022

Cegah Politik Uang, Bawaslu Kerja Sama dengan Gopay dan OVO

Bawaslu akan lakukan kerja sama dengan platform digital seperti Gopay dan OVO untuk mencegah terjadinya politik uang.

NEWS | 28 November 2022

Calon Panglima TNI Yudo Margono Punya Harta Rp 17,9 Miliar

Kasal Laksamana Yudo Margono yang diusulkan oleh Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI memiliki harta Rp 17,9 miliar.  

NEWS | 28 November 2022

DPR Bakal Gali 5 Hal Ini kepada Yudo Margono Saat Fit and Proper Test

DPR akan menggali lima hal utama kepada Kasal Laksamana Yudo Margono saat fit and proper test calon Panglima TNI nanti. 

NEWS | 28 November 2022

Puan Ungkap Alasan Kasal Yudo Margono Dipilih Jadi Calon Panglima TNI

Ketua DPR, Puan Maharani mengungkapkan alasan Kasal Laksamana Yudo Margono menjadi calon panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa. 

NEWS | 28 November 2022

Solidaritas Guru, Alumni UPI Himpun Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

56 guru tewas akibat gempa Cianjur, Alumni UPI serentak bergerak menggalang bantuan untuk para korban.

NEWS | 28 November 2022

Tilang Manual Masih Diberlakukan terhadap Sejumlah Pelanggaran

Polda Metro Jaya masih melakukan tilang manual terhadap sejumlah pelanggaran di jalan raya, seperti kendaraan tanpa pelat nomor.

NEWS | 28 November 2022

Menangis, Ferdy Sambo Sebut Sia-sia Pangkat Jenderal jika Tak Bisa Jaga Istri

Ferdy Sambo menangis karena menilai sia-sia bagi dirinya sudah berpangkat jenderal jika tidak mampu menjaga istrinya, Putri Candrawathi.

NEWS | 28 November 2022

Putri Terus Menangis Saat Beberkan Skenario Ferdy Sambo

Putri Candrawathi terus menangis saat membeberkan skenario Ferdy Sambo terkait peristiwa tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 28 November 2022

UMP DKI Naik 5,6% Jadi Rp 4,9 Juta, Ini Penjelasan Disnaker

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan upah minimum provinsi (UMP) naik 5,6% menjadi sebesar Rp 4,9 juta pada 2023.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
<em>Update</em> Korban Gempa Cianjur: 323 Meninggal Dunia dan 9 Orang Hilang

Update Korban Gempa Cianjur: 323 Meninggal Dunia dan 9 Orang Hilang

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE