Logo BeritaSatu

Moeldoko Tegaskan Adanya Gugatan Tak Jadi Dasar Ambil Alih TMII

Jumat, 9 April 2021 | 19:40 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, adanya gugatan hukum yang dilayangkan Mitora Pte, Ltd, perusahaan asal Singapura kepada Yayasan Harapan Kita, tidak menjadi dasar keputusan pemerintah untuk mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Advertisement

Terutama pada saat penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) 19/2021 tentang TMII yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam perpres tersebut, pengelolaan TMII diambil alih dari Yayasan Harapan Kita yang sudah mengelola selama 44 tahun kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg).

“Pertimbangan itu secara eksplisit tidak masuk ke dalam Perpres,” kata Moeldoko saat memberikan keterangan, di Gedung Bina Graha, komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Kendati demikian, Moeldoko menyampaikan tim transisi pengambilalihan TMII akan mengkaji gugatan tersebut. “Mungkin ada itu, nanti akan dilihat ya. Tapi dari Perpres yang ada, tidak ada pertimbangan itu,” ujar Moeldoko.

Ditegaskan Moeldoko, pengambilalihan TMII baru dilakukan sekarang, karena pemerintah ingin ada perubahan dalam pengelolaan ikon wisata Indonesia tersebut. Pemerintah ingin ada optimalisasi aset negara yang belum teroptimalkan dengan baik.

“Pasti semuanya melalui evaluasi. Untuk itulah ada 2016, Pak Mensesneg sudah lakukan pendampingan kepada TMII. Apa persoalannya, bagaimana kinerjanya. Tapi sepertinya sampai dengan sekarang tidak ada perubahan kinerja yang baik. Itulah kenapa kira-kira baru sekarang (diambil alih), terang Moeldoko.

Ia memastikan, manajemen baru TMII akan melakukan langkah-langkah perbaikan internal manajemen. Moeldoko belum bisa mengungkapkan langkah atau kebijakan baru yang akan dilakukan. Namun yang pasti kebijakan efisiensi akan menjadi prioritas dalam perbaikan internal manajemen.

“Diberi waktu tiga bulan. Mulai kerja setelah dibentuk ini (tim transisi). Pembentukannya sudah ada, jadi langsung kerja,” tukas Moeldoko.

Seperti diketahui, Mitora menggugat Yayasan Harapan Kita yang merupakan milik keluarga Cendana atau keluarga Presiden RI ke-2 Soeharto atas pengelolaan TMII. Mitora meminta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyita Museum Purna Bhakti Pertiwi yang berada di dalam TMII dan menggugat anak-anak Soeharto senilai Rp 584 miliar. Dalam gugatan perdata itu, Mitora menyertakan lima pihak tergugat yang merupakan anggota keluarga Soeharto.

Mereka adalah Tutut Soeharto, Bambang Trihatmodjo, Titiek Soeharto, Sigit Harjojudanto, dan Mamiek Soeharto, serta Yayasan Purna Bhakti Pertiwi, lembaga yang didirikan keluarga Cendana pada masa Orde Baru, juga turut digugat.

Mitora merupakan perusahaan penggarap proyek pengembangan TMII. Belum ada alasan rinci perihal alasan perusahaan ini mengajukan gugatan.

Mitora juga pernah menggugat keluarga Cendana pada 2018 ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Perusahaan itu menggugat semua anak Soeharto dan dua yayasan, yaitu Yayasan Purna Bhakti Pertiwi dan Yayasan Harapan Kita. Saat itu, Mitora menggugat keluarga Cendana Rp 1,1 triliun. Proses gugatan berakhir dengan mediasi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pesta Rakyat Cap Go Meh di Bogor Digelar hingga 2 Februari 2023

Bazar Pesta Rakyat, salah satu kegiatan dari rangkaian acara Cap Go Meh (CGM)-Bogor Street Fest (BSF) 2023 digelar sejak 26 Januari hingga 2 Februari 2023.

NEWS | 30 Januari 2023

2 Pelajar di Sukabumi Jadi Korban Pembacokan

Dua pelajar di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menjadi korban pembacokan di dua lokasi berbeda, yakni Kecamatan Cicurug dan Palabuhanratu.

NEWS | 30 Januari 2023

Soal Perayaan Imlek, Ini Kata DPP PITI

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PITI Denny Sanusi menyatakan, Imlek bukan suatu perayaan agama tertentu.

NEWS | 30 Januari 2023

Permabudhi: Imlek Momentum Perayaan Sukacita Kebangsaan

Ketua Umum Permabudhi Philip Kuntjoro Widjaja mengatakan, Tahun Baru Imlek merupakan momentum perayaan sukacita kebangsaan.

NEWS | 30 Januari 2023

Besok, PM Malaysia Anwar Ibrahim Gelar Kunjungan Resmi ke Singapura

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim akan menggelar kunjungan resmi ke Singapura pada Senin (30/1/2023) besok.

NEWS | 29 Januari 2023

Soal Isu Reshuffle Kabinet, PKB: Belum Pasti Terjadi

Ketua DPP PKB Daniel Johan menyebutkan bahwa reshuffle kabinet yang dikabarkan dilakukan pada Rabu Pon 1 Februari 2023, belum pasti terjadi.

NEWS | 30 Januari 2023

Reshuffle Kabinet: PPP Sebut Mardiono Sudah Dipanggil Jokowi

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menyatakan bahwa Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono sudah dipanggil Presiden Joko Widodo terkait isu reshuffle kabinet.

NEWS | 30 Januari 2023

Reshuffle Dipandang Tak Terlalu Berpengaruh Terhadap Konstelasi Politik

Langkah reshuffle atau perombakan kabinet tidak akan terlalu mempengaruhi konstelasi perpolitikan di Tanah Air.

NEWS | 30 Januari 2023

Pria Tukang Parkir Bantah Sekap Istri dan 5 Anak di Dalam Rumah

Seorang pria yang berprofesi sebagai tukang parkir membantah telah menyekap istri dan 5 anaknya di dalam sebuah rumah di Lampung.

NEWS | 29 Januari 2023

Heru Budi: Imlek 2023 Jadi Momentum Kebangkitan Ibu Kota

Heru Budi menyebut Tahun baru Imlek 2023 menjadi momentum bagi DKI Jakarta untuk kembali bangkit dari keterpurukan setelah diterpa badai pandemi Covid-19.

NEWS | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menang Tipis atas Roma, Napoli Kian Kukuh di Puncak Klasemen Serie A

Menang Tipis atas Roma, Napoli Kian Kukuh di Puncak Klasemen Serie A

BOLA | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE