Logo BeritaSatu

Pancasila dan Bahasa Indonesia Tak Masuk Mapel Wajib, Pemerintah Diminta Rombak PP 57/2021

Jumat, 16 April 2021 | 17:46 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo, meminta Pemerintah meninjau ulang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standardisasi Nasional Pendidikan, yang tidak mencantumkan Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah atau mata pelajaran (mapel) wajib.

"Kami meminta pemerintah mengkaji kembali PP tersebut," kata Bamsoet, sapaan akrab Ketua MPR, Jumat (16/4/2021).

Pihaknya meminta Pemerintah memberikan penjelasan mengenai isi PP yang bertentangan dengan pasal 35 ayat (3) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Di UU itu, disebutkan bahwa kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat mata kuliah Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia.

Sementara di dalam pasal 40 ayat (2) PP No 57/2021, disebutkan kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Seni dan Budaya, Pendidikan Jasmani dan Olahraga, Keterampilan/Kejuruan, dan muatan lokal.

"MPR berpendapat, dikarenakan PP tersebut secara hierarki sudah bertentangan dengan ketentuan yang lebih tinggi, yaitu UU, dan tidak memenuhi asas perundang-undangan, maka PP tersebut secara yuridis cacat hukum dan harus segera direvisi atau dicabut agar sesuai dan sejalan dengan UU yang berlaku," urai Bamsoet.

MPR meminta Pemerintah, agar dalam membuat suatu regulasi atau kebijakan terkait pendidikan, hendaknya membuka ruang dialog dengan akademisi. Artinya, guru dan dosen sebagai pengampu materi, dimintai pendapat.

Sehingga seluruh regulasi maupun kebijakan, dapat memenuhi unsur keberlakuan sosiologis dan menjadi pegangan. Khususnya untuk menghormati dasar negara, yaitu Pancasila, dan bahasa pemersatu bangsa yaitu bahasa Indonesia.

Karenanya, MPR meminta pemerintah untuk segera membahas ulang, mengevaluasi, dan merevisi PP tersebut.

"MPR berpendapat bahwa Pancasila dan bahasa Indonesia hendaknya wajib ditanamkan kepada seluruh anak bangsa, agar tumbuh rasa nasionalisme dan cinta Tanah Air sejak dini," pungkas Bamsoet.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal Jadi 331 Jiwa

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengungkapkan bahwa korban gempa Cianjur, Jawa Barat bertambah menjadi 331 orang, Jumat (2/12/2022).

NEWS | 2 Desember 2022

Komisi I DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Komisi I DPR memutuskan untuk menyetujui Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI, Jumat (2/12/2022).

NEWS | 2 Desember 2022

Mentan: Rakyat Bisa Tanam Buah dan Sayur, Kenapa Impor?

Mentan mengkritik banyaknya sayur dan buah impor yang membanjiri pasar Indonesia, padahal sebetulnya buah dan sayur lokal punya kualitas yang sama baiknya.

NEWS | 2 Desember 2022

Mentan Dorong Buah dan Sayur Lokal Tembus Pasar Ekspor

Mentan Syahrul Yasin Limpo mendorong lebih banyak lagi produk pertanian Indonesia untuk bisa menembus pasar ekspor, terutama sayuran dan buah-buahan.

NEWS | 2 Desember 2022

Pembangunan SDM TNI Jadi Prioritas Pertama Yudo Margono

Pembangunan SDM di internal TNI menjadi prioritas pertama Laksamana Yudo Margono jika terpilih menjadi Panglima TNI.

NEWS | 2 Desember 2022

Ini Pendapat Yudo Margono Soal Alutsista Modern TNI

Yudo Margono meyakini alat utama sistem senjata (alutsista) yang modern bisa membuat TNI siap menghadapi semua kemungkinan ancaman terhadap Indonesia.

NEWS | 2 Desember 2022

Yudo Margono Tegaskan Prajurit TNI Harus Tampil Sederhana

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menegaskan prajurit TNI harus menampilkan diri dan memberi contoh ke rakyat banyak mengenai sikap sederhana.

NEWS | 2 Desember 2022

Pembunuhan Keluarga di Magelang, Pelaku Belajar dari Kasus Sianida

Penyidikan pembunuhan keluarga di Magelang mengungkap fakta baru. DDS yang tega meracuni keluarganya hingga tewas menyebut belajar dari kasus sianida. 

NEWS | 2 Desember 2022

Buktikan Sinergisitas TNI-Polri, Yudo Margono Pamer Foto dengan Istri

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memamerkan foto dirinya dengan sang istri, AKBP Veronica Yulis Prihayati untuk membuktikan sinegisitas TNI-Polri.

NEWS | 2 Desember 2022

Visi Yudo Margono: TNI sebagai Patriot NKRI

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memaparkan visinya yaitu mewujudkan institusi TNI sebagai patriot Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

NEWS | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tolak UMP DKI 2023, Apindo: Kami Butuh Kepastian Hukum

Tolak UMP DKI 2023, Apindo: Kami Butuh Kepastian Hukum

EKONOMI | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE