Logo BeritaSatu

Bahasa Indonesia dan Pancasila Hilang dari Mata Kuliah Wajib, Hidayat Nur Wahid: Kecerobohan yang Berulang

Minggu, 18 April 2021 | 13:34 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, menyatakan pihaknya menilai ada sejumlah kecerobohan yang dilakukan secara berulang oleh jajaran pemerintahan terkait pembuatan peraturan terkait isu pendidikan.

Hidayat menunjuk pada hilangnya frasa "Agama” dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035. Kemudian yang terkini adalah hilangnya Pancasila dan Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Wajib untuk Perguruan Tinggi dalam Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021.

"Kami menyayangkan terulangnya kecerobohan dalam pembuatan peraturan itu," ungkap Hidayat, Minggu (18/4/2021).

Tentu saja pihaknya mendukung jika Pemerintah segera mencabut dan mengevaluasi secara menyeluruh berbagai aturan dimaksud. Sebab, PP Nomor 57 Tahun 2021 yang sudah ditandatangani Presiden dan diundangkan oleh Menkumham, jelas tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal 35 ayat (3) UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi.

Hidayat melanjutkan, hilangnya Pancasila dan Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah wajib, tak sejalan dengan gencarnya Pemerintah memerintahkan rakyat untuk melaksanakan Pancasila serta memerangi terorisme dan radikalisme.

“Peristiwa bermasalah itu tentu bukan hal yang biasa saja dan bisa menjadi sangat serius,” ujarnya.

Pihaknya juga mendesak bahwa siapapun yang bertanggung jawab atas kecerobohan itu sebaiknya diberikan sanksi. Pasalnya, masalah itu bukan hanya sekadar mispersepsi, tetapi bisa dicurigai bahwa ada proses penyiapan suatu PP yang isinya tidak sesuai dengan Undang-Undang dan dibiarkan sampai ke meja Presiden.

"Kalau kesalahan fatal soal aturan resmi terkait pendidikan ini tidak dikoreksi dengan serius, maka ini akan menjadi teladan buruk dan pembelajaran negatif bagi mahasiswa, dunia pendidikan dan bahkan masyarakat pada umumnya,” tuturnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sikat Tambang Galian Ilegal, Ganjar Inisiasi Pembuatan Aplikasi Khusus

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, membuka seminar bertajuk “Penataan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan Provinsi Jawa Tengah dan DIY”.

NEWS | 28 November 2022

Kasal Yudo Margono Dipilih Jokowi Jadi Calon Panglima TNI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI.

NEWS | 28 November 2022

Arif Rachman Ungkap Momen Dimarahi Ferdy Sambo, Dituding Apatis

Arif Rachman Arifin mengungkapkan momen saat dirinya dimarahi oleh Ferdy Sambo. Dia mengaku dituding apatis oleh Sambo.

NEWS | 28 November 2022

Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta Jadi Rp 4,9 Juta

UMP DKI Jakarta tahun 2023 naik sebesar 5,6 persen. Kenaikan itu menjadi Rp 4.900.798 dari yang sebelumnya sebesar Rp 4.641.854.

NEWS | 28 November 2022

Anak Tega Bunuh Ayah Kandung di Indramayu

Seorang anak tega bunuh ayah kandungnya sendiri di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

NEWS | 28 November 2022

Ini Pertimbangan Organisasi Profesi Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law

Sejumlah organisasi profesi mempunyai beragam alasan untuk menolak penyusunan RUU Kesehatan Omnibus Law oleh Badan Legislasi DPR.

NEWS | 28 November 2022

Prabowo Subianto Pastikan Jokowi Pilih Calon Panglima TNI secara Profesional

Prabowo Subianto memastikan calon Penglima TNI pengganti Jenderal TNI Andika Perkasa telah dipilih oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara profesional.

NEWS | 28 November 2022

Diresmikan Jokowi Besok, AMN Libatkan BIN untuk Persiapan

Peresmian Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada besok Selasa, 29 November 2022.

NEWS | 28 November 2022

Fraksi PDIP: Draf RUU Kesehatan yang Beredar Bukan dari DPR

Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR menerima para perwakilan organisasi kesehatan yang berdemontrasi di depan gedung DPR untuk menolak RUU Kesehatan.

NEWS | 28 November 2022

Agus Nurpatria Minta Peti Jenazah Terbaik Buat Brigadir J

Arif Rachman Arifin mengungkap soal permintaan Agus Nurpatria kepadanya. Agus meminta kepasa Arif agar dicarikan peti jenazah terbaik untuk Brigadir J.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tok! Ganjar Pranowo Naikkan UMP Jawa Tengah Naik 8,01%

Tok! Ganjar Pranowo Naikkan UMP Jawa Tengah Naik 8,01%

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE