Logo BeritaSatu

Nadiem Makarim: Kekerasan Seksual Harus Dibasmi di Institusi Pendidikan

Rabu, 28 April 2021 | 20:32 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) sedang menyiapkan Permendikbudristek tentang Pencegahan dan Penanganan Kasus Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.

Advertisement

Terkait hal itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyatakan, tidak akan menoleransi kekerasan seksual di unit pendidikan.

“Kekerasan seksual harus dibasmi dari institusi pendidikan kita. Bagaimana mau merdeka belajar kalau murid-murid kita tidak bisa merdeka dari kekerasan seksual?” kata Nadiem dalam dialog untuk menutup Bulan Kepedulian dan Pencegahan Kekerasan Seksual serta menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dikutip dari siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Rabu (28/4/2021).

Nadiem menegaskan, peserta didik dan pengajar harus bebas dari kekerasan seksual dan harus merasa aman untuk melaporkan isu-isu yang ada.

“Kita akan sangat hipokrit kalau kita mengajarkan Pancasila, tapi aspek-aspek Ketuhanan Yang Maha Esa dan moralitas tidak kita junjung tinggi,” ujar Nadiem.

Mendikbudristek menegaskan, semua pihak harus melindungi mereka yang terkena pelecehan dan kekerasan seksual. Menurutnya, jika pemerintah tidak hadir untuk menciptakan ruang publik untuk mengeradikasi (memusnahkan) hal-hal negatif tersebut, maka masyarakat tidak akan bisa melaporkan kasus karena tidak adanya dukungan.

“Guru, murid, dosen, dan mahasiswa harusnya merdeka melaporkan kekerasan seksual yang terjadi,” lanjut Nadiem.

Nadiem mengaku berupaya menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk menghapus tiga dosa besar di dunia pendidikan, yaitu intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan. Mendikbudristek mengakui bahwa tiga topik di atas kelihatannya berbeda.

“Tetapi ujungnya ini adalah gejala krisis moral dalam institusi pendidikan dan masyarakat kita. Jadi, agar anak-anak kita bisa Merdeka Belajar, mereka harus bisa merdeka dari intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan,” katanya.

Dia menambahkan Merdeka Belajar juga berarti bisa menjelajah potensi dan kesehatan mental. “Karena itulah merdeka belajar tidak dapat dipisahkan dari upaya kita mendobrak tiga dosa ini,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kuasa Hukum Bantah Eliezer Tembak Yosua karena Loyalitas ke Ferdy Sambo

Kuasa hukum Richard Eliezer atau Bharada E membantah tudingan jaksa yang menyebut Eliezer menembak Yosua atau Bharada E karena loyalitas kepada Ferdy Sambo.

NEWS | 2 Februari 2023

Hujan Deras, Terjadi Longsor di Jalur Wisata Kawasan Pacet dan Trawas Mojokerto

Hujan deras yang melanda Mojokerto, Jawa Timur, pada Rabu (1/2/23) sore kemarin, menyebabkan terjadinya sejumlah tanah longsor.

NEWS | 2 Februari 2023

Bank Jago Syariah Luncurkan Produk Deposito Berbasis Aplikasi

PT Bank Jago Tbk melalui unit usaha syariah (Jago Syariah) meluncurkan produk Deposito Jago Syariah dengan menggunakan akad mudharabah muthlaqah.

NEWS | 2 Februari 2023

Soal Peluang Richard Eliezer Bebas, sang Ibu: Kalau Tuhan Berkenan

Rynecke Alma Pudihang, ibu Richard Eliezer atau Bharada E, angkat bicara soal peluang anaknya divonis bebas dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Yosua. 

NEWS | 2 Februari 2023

Hotman Paris Sebut Sidang Teddy Minahasa Prematur

Hotman Paris Hutapea menyebut sidang dugaan peredaran narkoba dengan terdakwa Irjen Teddy Minahasa prematur dan belum saatnya digelar. 

NEWS | 2 Februari 2023

Australia Bakal Ganti Gambar Ratu Elizabeth di Pecahan Uang Kertas 5 Dolar

Australia akan mengganti gambar Ratu Elizabeth II dari pecahan uang kertas 5 dolar A$ 5 dengan desain baru mencerminkan dan menghormati sejarah budaya Pribumi.

NEWS | 2 Februari 2023

Ibu Richard Eliezer Harap Anaknya Divonis Seringan-ringannya

Rynecke Alma Pudihang, ibu Bharada Richard Eliezer atau Bharada E berharap anaknya dapat divonis seringan-ringannya dalam kasus pembunuhan Brigadir J. 

NEWS | 2 Februari 2023

Polda Libatkan Tim TAA dalam Rekonstruksi Ulang Kecelakaan yang Tewaskan Mahasiswa UI

Polda Metro Jaya melibatkan tim TAA Korlantas Polri dalam rekonstruksi ulang kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI M Hasya Atalla Saputra.

NEWS | 2 Februari 2023

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Ungkap Ada 11 Asumsi Jaksa Penuntut

Febri Diansyah, kuasa hukum Putri Candrawathi mengungkap ada 11 asumsi jaksa penuntut umum dalam menyusun tuntutan dan replik perkara Brigadir J. 

NEWS | 2 Februari 2023

Pembuat APK Undangan Nikah Palsu untuk Kuras Saldo Korban Ditangkap di Sulsel

Tim Cyber Mabes Polri menangkap pria berinisial IA yang membuat APK 99 dalam bentuk aplikasi undangan pernikahan palsu di Sulsel.

NEWS | 2 Februari 2023


TAG POPULER

# Harga Bawang


# Koalisi Indonesia Bersatu


# Bunda Corla


# Serial Killer


# Penculikan Anak


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Setelah Tutup Tujuh Gerai, Ini Rencana Bisnis Transmart

Setelah Tutup Tujuh Gerai, Ini Rencana Bisnis Transmart

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE