Logo BeritaSatu

Teror KKB di Papua, Veronica Koman Bagian dari Proksi?

Minggu, 9 Mei 2021 | 18:24 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Aksi teror oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua berulang kali terjadi. Masyarakat diharapkan dapat mewaspadai kelompok proksi yang memanfaatkan situasi konflik. Aktivis Veronica Koman pun dianggap sebagai bagian dari proksi tersebut.

“Kelompok proksi ini kan bukan rahasia lagi. Beberapa kelompok, aktivis, dan NGO tertentu itu boleh jadi, baik secara sadar maupun tidak disengaja masuk dalam perangkap kepentingan asing,” kata Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute, Karyono Wibowo kepada Beritasatu.com, Minggu (9/5/2021).

Advertisement

“Saya melihat Veronica Koman dan kawan-kawan, boleh jadi sebagai agen proksi secara sadar, tetapi bisa juga secara tidak sadar masuk dalam perangkap strategi perang proksi. Masyarakat harus sadar, tahu, dan hati-hati dengan sepak terjang Veronica Koman dan kawan-kawan,” tegas Karyono.

Menurut Karyono, sangat tidak menutup kemungkinan Veronica bagian dari proksi yang digunakan oleh kekuatan asing, karena memiliki kepentingan di Papua.

“Sekali lagi, publik perlu tahu soal ini. Ada kekuatan asing yang sengaja menggunakan kelompok masyarakat tertentu di Papua. Dalam kasus yang lain juga begitu. Kerap kali kekuatan asing yang berkepentingan terhadap suatu negara, menggunakan kelompok masyarakat sebagai proksi,” ucapnya.

Karyono menambahkan perang proksi sudah menjadi tren dalam beberapa tahun belakangan, termasuk pada masa mendatang.

“Karena lebih efisien mengendalikan satu negara, salah satunya adalah menggunakan strategi perang proksi,” kata Karyono.

Sementara itu, Direktur Civil Society Watch (CSW) Ade Armando pun meyakini, kelompok-kelompok bersenjata hanya menempati kelompok kecil dari masyarakat Papua. Selama ini, justru kelompok-kelompok itu yang terus mengorbankan masyarakat Papua untuk misi-misi politik terselubung.

“Sangat mungkin didanai oleh kekuatan-kekuatan asing atau mereka yang selama ini sudah berhasil menghisap kekayaan Papua untuk kepentingan mereka,” kata Ade dalam keterangannya.

Ade menepis tuduhan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan yang menyebut pelabelan teroris terhadap KKB dan perang terbuka melawan KKB sebagai jalan pintas melegitimasi kekerasan, mengabaikan pendekatan keamanan manusi, memperpanjang pelanggaran HAM, menghambat perdamaian, rawan disalahgunakan, serta pelembagaan rasisme dan diskriminasi.

Menurut Ade berbagai tuduhan itu justru menghambat tercapainya stabilitas dan perdamaian di Papua. Dengan kata lain, pembangunan ketidakpercayaan pada pemerintah semacam ini bisa menghambat tercapainya kesejahteraan rakyat Papua.

“Kami berharap masyarakat sipil Indonesia bisa terus terlibat dalam upaya bersama menjadikan rakyat Indonesia hidup sejahtera, damai dan terlindungi hak asasi manusianya,” demikian Ade.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Satu Abad NU, Denny Malik Tertantang Buat Koreografi untuk 12.000 Anggota Banser

Denny Malik mengaku tertantang menjadi koreografer bagi 12.000 anggota Banser saat puncak peringatan Harlah Satu Abad NU atau Nahdlatul Ulama. 

NEWS | 28 Januari 2023

Tempat Penimbunan BBM di Cilegon Kebakaran, Terdengar Suara Ledakan

Kebakaran melanda tempat penimbunan BBM di Kota Cilegon, Jumat (27/1/2023) malam. Terdengar beberapa kali suara ledakan. Sebanyak 2 mobil dan 6 motor hangus.

NEWS | 28 Januari 2023

Angkot Terbalik dan Tabrak 2 Motor di Mandailing Natal, 1 Orang Tewas

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Mandailing Natal. Sebuah angkot menabrak motor yang menyebabkan satu orang meninggal dan tiga lainnya terluka. 

NEWS | 28 Januari 2023

Puncak Peringatan Harlah Satu Abad NU Digelar 7 Februari 2023

Puncak Peringatan Harlah Satu Abad NU atau Nahdlatul bakal digelar meriah dan diramaikan sejumlah musisi ternama Tanah Air pada 7 Februari 2023. 

NEWS | 28 Januari 2023

29 Rumah di Lumajang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Sebanyak 29 rumah warga di Dusun Krajan, Desa Barat, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang rusak diterjang angin puting beliung, Jumat (27/1/2023). 

NEWS | 28 Januari 2023

KLHK Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan yang Adil dan Nyata

KLHK memperkuat kerja sama dan kolaborasi antar pihak guna mendorong penegakan hukum lingkungan yang adil dan berdampak nyata.

NEWS | 28 Januari 2023

Ibu Mahasiswa UI: Anak Saya Ditabrak dan Dilindas, Mungkinkah Jadi Tersangka?

Ira Adi Saputra, ibu almarhum Hasya Atallah mahasiswa UI yang tewas ditabrak mengaku kecewa sang anak justru ditetapkan polisi sebagai tersangka.

NEWS | 27 Januari 2023

Jurusan Bisnis Masih Pilihan Favorit Calon Mahasiswa

Rektor IBI Kwik Kian Gie, Hisar Sirait mengatakan belajar di jurusan bisnis menjadi investasi masa depan karena membuka kesempatan di pasar kerja global.

NEWS | 28 Januari 2023

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi III Dorong Humas Perguruan Tinggi Kolaborasi

Dikti mendorong agar Humas perguruan tinggi dapat berkolaborasi antarperguruan tinggi maupun dengan media massa.

NEWS | 27 Januari 2023

Sopir Audi A8 Bantah Tabrak Mahasiswi Cianjur Selvi Amalia

Yudi Junadi, kuasa hukum keluarga Selvi Amalia Nuraini menyatakan, sopir mobil Audi A8 sudah membantah jadi pelaku tabrak lari mahasiswi Cianjur itu. 

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
29 Rumah di Lumajang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

29 Rumah di Lumajang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

NEWS | 37 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE