Logo BeritaSatu

Bobol BNI Rp 1,2 Triliun, Maria Lumowa Dituntut 20 Tahun Penjara

Senin, 10 Mei 2021 | 20:09 WIB
Oleh : Fana F Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pembobol kas Bank BNI cabang Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Maria Pauline Lumowa dituntut 20 tahun pidana penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan. Maria diyakini memperkaya diri sebesar Rp 1,2 triliun dalam mengajukan pencairan berupa letter of credit (LC) dengan melampirkan dokumen ekspor fiktif Bank BNI 46 cabang Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Jaksa penuntut umum meminta majelis hakim yang mengadili perkara memutuskan, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah secara berlanjut melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung, Sumidi membacakan surat tuntutan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (10/5/2021).

Selain itu, Maria yang sempat menjadi daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Agung selama 17 tahun ini dituntut membayar uang pengganti senilai Rp 185 miliar. Apabila tidak dibayarkan, maka diganti dengan kurungan penjara selama 10 tahun.

"Membayar uang pengganti Rp 185.822.422.331,43 jika tidak membayar uang pengganti paling lama sesudah putusan yang peroleh hukum tetap maka harta bendanya disita jaksa dan dilelang untuk emnutup uang pengganti. Dalam hal terpidana tak punya harta maka diganti pidana 10 tahun," ucap jaksa Sumidi.

Dalam menjatuhkan tuntutan, jaksa mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Hal yang memberatkan, Maria dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa berlaku sopan selama persidangan, aset perusahaan milik terdakwa dibawah Gramindo Group dan PT Sagared Team telah dilakukan penyitaan," ungkap jaksa Sumidi.

Jaksa meyakini, Maria terbukti melakukan perbuatan merugikan negara kasus ini sebesar Rp 1.214.648.422.331,43, atau Rp 1,2 triliun. Perbuatannya diyakini memperkaya diri karena beberapa uang LC kredit masuk ke rekening peibadinya dan rekening perusahaan miliknya yang dinilai sebagai rekening fiktif.

Maria dituntut melanggar Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 UU 31/1999 Tentang Tipikor sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 tentang Tipikor juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Selain itu melanggar Pasal 3 Ayat 1 huruf a UU 15/2002 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU sebagaimana diubah dengan UU 25/2003 tentang perubahan atas UU 15/2002 tentang tindak pencegahan dan pemberantasan TPPU.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kemenkes Pantau Subvarian Omicron BN.1 yang Muncul di Indonesia

Selain Amerika Serikat, Omicron BN.1 juga terdeteksi di lebih 30 negara lainnya, termasuk Australia, Inggris, India, hingga Austria

NEWS | 8 Desember 2022

Hari Ini, 2 Gempa Lebih dari 5,0 M Guncang Tanah Air

Hari ini, Kamis (8/12/2022) wilayah Indonesia diguncang dua gempa berkekuatan lebih besar dari magnitudo 5.

NEWS | 8 Desember 2022

Publik Puas dengan Kinerja Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno

Publik mengaku puas dengan kinerja tiga menteri, yakni Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno.

NEWS | 8 Desember 2022

Jokowi Tinjau Rumah Contoh Tahan Gempa di Cianjur

Jokowi meninjau rumah contoh yang tahan gempa di Yonif Raider 300, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (8/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Korban Bom Bunuh Diri, Aipda Sofyan Dapat Kenaikan Pangkat

Korban bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Aipda Sofyan mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa dari Aipda menjadi Aiptu Anumerta.

NEWS | 8 Desember 2022

Survei Poltracking: Kepuasan Kinerja Jokowi Kembali Naik

Berdasarkan survei Poltracking, kepuasan mayoritas publik terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf meningkat.

NEWS | 8 Desember 2022

Pemeriksaan Genomik Tumor Tentukan Terapi Kanker yang Optimal

Pemeriksaan DNA tumor bisa membantu menentukan opsi terapi pengobatan kanker bagi para pasien.

LIFESTYLE | 8 Desember 2022

Ferdy Sambo Urung Bersaksi di Sidang Hendra dan Agus

Ferdy Sambo urung menyampaikan kesaksian terhadap dua terdakwa perkara obstruction of justice atau perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 8 Desember 2022

Bom Bunuh Diri di Bandung, Polisi Periksa 18 Saksi

Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan, sebanyak 18 orang diperiksa terkait peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

NEWS | 8 Desember 2022

Pelaku Bom Bunuh Diri Gunakan Bom Panci Berisi Paku

Pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), Rabu (7/12/2022), menggunakan bom rakitan dalam panci berisi paku.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kemenkes Pantau Subvarian Omicron BN.1 yang Muncul di Indonesia

Kemenkes Pantau Subvarian Omicron BN.1 yang Muncul di Indonesia

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE